Kompetensi Digital Perawat dalam Era Kesehatan 5.0: Tantangan, Peluang, dan Implikasi Terhadap Praktik Keperawatan

Authors

  • Noyumala STIKes Gunung Sari Makassar
  • Yona Sahalessy Poltekkes Kemenkes Maluku
  • Asrianto STIKes Yapika Makassar
  • Achmad Indra Awaluddin Universitas Sulawesi Barat
  • Rizki Andita Noviar RS Pusat Otak Nasional
  • Rahmat Pannyiwi Universitas Pertahanan RI

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2590

Keywords:

Kompetensi Digital, Perawat, Kesehatan 5.0, Praktik Keperawatan, Teknologi Kesehatan

Abstract

Era Kesehatan 5.0 menandai perubahan besar dalam pelayanan kesehatan yang mengintegrasikan teknologi digital canggih, seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), big data, dan sistem informasi kesehatan. Dalam konteks ini, kompetensi digital perawat menjadi kunci utama dalam menjamin pelayanan yang efisien, aman, dan berorientasi pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi digital perawat di Indonesia, mengeksplorasi tantangan dan peluang yang mereka hadapi, serta implikasinya terhadap praktik keperawatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam pada 20 perawat dari berbagai institusi kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kesenjangan dalam adopsi teknologi digital, sebagian besar perawat memiliki sikap positif terhadap pemanfaatan teknologi dalam praktik. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan pelatihan, infrastruktur teknologi yang belum merata, dan resistensi terhadap perubahan. Namun, terdapat peluang besar untuk peningkatan efisiensi, akurasi, dan keselamatan pasien melalui integrasi teknologi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum berbasis digital dan pelatihan berkelanjutan bagi perawat agar mampu beradaptasi secara optimal dalam era Kesehatan 5.0.

 

References

Brown, K. (2020). Digital skills gap in healthcare workforce. Health Informatics Journal, 26(3), 245–252. https://doi.org/10.1177/1460458220936936

Davis, F. D. (1989). Perceived usefulness, perceived ease of use, and user acceptance of information technology. MIS Quarterly, 13(3), 319–340. https://doi.org/10.2307/249008

Hamid, A. Y. S. (2021). Kompetensi perawat dalam era Industri 4.0 dan 5.0. Majalah Keperawatan Indonesia, 24(1), 11–17.

Harjanto, D. (2023). Healthcare 5.0 dan Masa Depan Teknologi Kesehatan. Jakarta: Gramedia.

Kurniawati, A. (2021). Transformasi digital dalam keperawatan: Antara harapan dan realita. Media Keperawatan Indonesia, 9(1), 22–28.

Latif, S., & Hartati, S. (2020). Telehealth sebagai alternatif layanan keperawatan. Jurnal Keperawatan Digital, 2(3), 109–115.

Malaha, N., Rusdi, M., Syafri, M., Pannyiwi, R., Sima, Y., & Rahmat, R. A. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Perilaku Merokok di SMA N 1 Liang Kabupaten Banggai Kepulauan. Barongko: Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 11–16. https://doi.org/10.59585/bajik.v1i1.17

Ministry of Health Republic of Indonesia. (2020). Strategi Nasional Transformasi Digital Kesehatan 2020–2024. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). Sage Publications.

Nugroho, S., & Purnama, R. (2022). Digital literacy among Indonesian nurses: Challenges and strategies. Jurnal Keperawatan Indonesia, 25(3), 145–152.

Pannyiwi, R., Zulham, Z., Rahmat, R. A., Kusumawati, I., & Yusrianto, Y. (2023). Bantuan Dana Usaha dan 1 Unit Motor Untuk Membantu Ekonomi Kesehatan Masyarakat Gowa. Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 13–20. https://doi.org/10.59585/sosisabdimas.v2i1.180

Prasetya, Y. (2023). Literasi digital dalam pendidikan keperawatan. Jurnal Pendidikan Kesehatan, 6(2), 70–79.

Putri, S. K., Salakory, J. A., Saputra, M. K. F., Kristina, Y., Ramli, R., & Pannyiwi, R. (2024). Rehabilitation of Drug Users in Makassar City. International Journal of Health Sciences, 2(1), 258–272. https://doi.org/10.59585/ijhs.v2i1.303

Sari, D. E., & Widodo, A. (2022). Penerapan artificial intelligence dalam keperawatan. Jurnal Inovasi Keperawatan, 4(1), 35–43.

Smith, J., & Jones, L. (2021). Nurse digital competency in smart healthcare. International Journal of Nursing Studies, 118, 103–110. https://doi.org/10.1016/j.ijnurstu.2021.103926

Susilo, A. P. (2020). Implementasi sistem informasi kesehatan di Indonesia. Jurnal Teknologi Informasi Kesehatan, 18(2), 67–75.

Santi, S., Yufuai, A. R., Masding, M., Hanifah, A. N., Yunus, M., Nari, J., Astuti, F., Wahyuni, R., & Pannyiwi, R. (2023). The Role of Midwives in Motivating Mothers to Initiate Early Breastfeeding at Pertiwi Mother and Child Hospital in Makassar City. International Journal of Health Sciences, 1(3), 203–216. https://doi.org/10.59585/ijhs.v1i3.88

Widyastuti, E., et al. (2021). Perception and readiness of nurses toward health technology. Nurse Media Journal of Nursing, 11(2), 98–110.

WHO. (2021). Global strategy on digital health 2020–2025. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240020924

Yusuf, A. (2022). Sistem big data dalam keperawatan komunitas. Public Health and Nursing Journal, 10(1), 80–87.

Zainuddin, M. (2021). Peran teknologi informasi dalam meningkatkan mutu layanan keperawatan. Jurnal Teknologi dan Keperawatan, 12(1), 13–21.

Downloads

Published

30-07-2025

How to Cite

Noyumala, Yona Sahalessy, Asrianto, Achmad Indra Awaluddin, Rizki Andita Noviar, & Rahmat Pannyiwi. (2025). Kompetensi Digital Perawat dalam Era Kesehatan 5.0: Tantangan, Peluang, dan Implikasi Terhadap Praktik Keperawatan. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(2), 16660–16666. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2590

Issue

Section

Articles