Kriteria Memilih Suami di Kalangan Mahasiswi Etnis Minangkabau
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.250Keywords:
Kriteria, Pasangan Hidup, MinangkabauAbstract
One of the uniqueness of Minangkabau ethnicity is the culture that is very close to Islam, as the Minangkabau philosophy of adat basandi syara syara basandi kitabullah. Phenomenology in choosing a partner is increasingly found among Minangkabau society, especially among students. Of course, the selection of a life partner cannot be separated from religion and customs, clearly the partner in question has certain criteria that make someone worthy of being a husband. In fact, this study aims to identify and analyze how the criteria for choosing a husband are among Minangkabau ethnic female students. This study uses a qualitative method with a phenomenological type. Data sources were taken through in-depth interviews with twenty-one informants selected using the purpuse sampling technique, consisting of female students at one of the state universities in Indonesia. All data were analyzed using the Miles and Huberman technique. The research findings found six criteria for choosing a husband among Minangkabau ethnic female students. The six criteria are i) Obedient to Allah, ii) Stable economy, iii) Coming from a good family, iv) Not physically disabled v) Not of the same tribe, vi) Not ajo piaman. The six criteria for choosing a husband in this finding can be used as a reference for all Minangkabau women in choosing a husband, because a husband with such criteria is based on religious teachings and customs.
Salah satu keunikan etnis Minangkabau adalah kultur budaya yang sangat erat dengan agama islam, sebagaimana falsafah Minangkabau adat basandi syara syara basandi kitabullah. Fenomenologi dalam memilih pasangan semakin banyak ditemui dikalangan Masyarakat Minangkabau, terutama dikalangan mahasiswa. Tentu pemelihan pasangan hidup tidak terlepas dari agama dan adat istiadat, jelas pasangan yang dimaksud memiliki kriteria-kriteria tertentu yang menjadikan seseorang pantas untuk dijadikan suami. Justru itu penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi serta menganalisis bagaimanakah kriteria memilih suami dikalangan mahasiswi etnis Minangkabau. Penelitian ini mengunakan metode kualitatif dengan jenis fenomenologi. Sumber data diambil melalui wawancara mendalam kepada dua puluh satu informan yang dipilih dengan Teknik porpuse sampling, terdiri dari mahasiswi di salah satu perguruan tinggi negeri di Indonesia. Seluruh data dianalisis dengan Teknik Miles and Huberman. Temuan penelitian mendapati enam kriteria memilih suami dikalangan mahasiswi etnis Minangkabau. Enam kriteria tersebut adalah i) Taat pada Allah, ii) Ekonomi stabil, iii) Berasal dari keluarga baik-baik, iv) Tidak cacat fisiknya v) Tidak sesuku, vi) Tidak ajo piaman. Enam kriteria memilih suami dalam temuan ini dapat dijadikan sebagai acuan untuk semua Perempuan Minangkabau dalam memilih suami, karena suami dengan kriteria demikian berdasarkan ajaran agama dan adat.
References
Abidin, R. A. R., & Putri, S. E. (2023). Karakteristik Memilih Pasangan Dalam Ta’aruf Sebagai Upaya Membangun Keluarga Sakinah. CLJ: Celestial Law Journal, 1(1), 27–40.
Alhazmi, A. A., & Kaufmann, A. (2022). Phenomenological qualitative methods applied to the analysis of cross-cultural experience in novel educational social contexts. Frontiers in Psychology, 13, 785134.
Amanda, A. (2024). Tinjauan Hukum Islam Mengenai Kriteria Memilih Calon Pasangan Hidup (Studi Kasus pada Mahasiswa Prodi Hukum Keluarga Islam STAI Jam’iyah Mahmudiyah Tanjung Pura. Journal Smart Law, 3(1), 143–154.
Asmelinda, N., Erlina, B., & Ainita, O. (2023). Hukum Adat Dari Tradisi Perkawinan (Uang Japuik Dan Uang Hilang) Yang Berasal Dari Daerah Padang Pariaman Sumatera Barat. Qiyas: Jurnal Hukum Islam Dan Peradilan, 8(1), 1–11.
Dewi, N., & Nizam, A. (2023). Pernikahan Sesuku di Minangkabau. Prosiding Fakultas Ushulludin Adab Dan Dakwah, 1(2), 49–66.
Diniya, W., Alwi, Z., & Cahyani, A. I. (2023). Kriteria memilih pasangan hidup dalam membentuk keluarga sakinah. Qadauna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Hukum Keluarga Islam, 4(2), 461–475.
Fahrudin, M. (2019). Hubungan religiusitas dengan pengambilan keputusan orang tua untuk memilih sekolah dengan sistem Kuttab di pendidikan iman dan Qur’an Baitul Izzah. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 7(2), 265–273.
Fatariq, H. (2023). Perkawinan Sesuku Di Nagari Koto Padang Luar Dalam Perspektif Hukum Islam. Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Fuster Guillen, D. E. (2019). Qualitative research: Hermeneutical phenomenological method. Journal of Educational Psychology-Propositos y Representaciones, 7(1), 217–229.
Gustiana, R. (2021). Pluralitas Hukum Perwakinan Adat Pariaman. Morality: Jurnal Ilmu Hukum, 7(1), 22–51.
Harahap, N., & Arfa, F. A. (2023). Konsep Kafa’ah Dalam Pernikahan Menurut Hukum Islam. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(7), 334–341.
Ira, A. F. (2023). Pandangan Hukum Islam Terhadap Penerapan Larangan Perkawinan Sesuku Dalam Masyarakat Minangkabau Perantauan (Studi Kasus Di Nunyai Bandar Lampung). UIN RADEN INTAN LAMPUNG.
Islam, M. A., & Aldaihani, F. M. F. (2022). Justification for adopting qualitative research method, research approaches, sampling strategy, sample size, interview method, saturation, and data analysis. Journal of International Business and Management, 5(1), 1–11.
Jannah, R. R. (2021). Kriteria Memilih Pasangan Hidup Menurut Hadits Riwayat Imam Al-Bukhari Dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Pranikah. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 51–56.
Jarbi, M. (2019). Pernikahan Menurut Hukum Islam. Jurnal Pendais, 1(1), 59.
Khotimah, K. (2024). Kriteria pasangan ideal dalam tafsir al-azhar karya Buya Hamka. UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan.
Mardhiah, H., & Hidayat, M. (2023). Fungsi Tradisi Bajapuik Pada Orang Pariaman. Culture & Society: Journal Of Anthropological Research, 5(2), 114–122.
Mutmainnah, M., Ritonga, S., & Ismail, I. (2023). Praktik Pertukaran Uang Jemputan dalam Perkawinan Orang Pariaman di Kecamatan Medan Area Kota Medan. SEMAR: Jurnal Sosial Dan Pengabdian Masyarakat, 1(3), 55–68.
Nasir, A., Nurjana, N., Shah, K., Sirodj, R. A., & Afgani, M. W. (2023). Pendekatan Fenomenologi Dalam Penelitian Kualitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(5), 4445–4451.
Putri, R. Y., & Yunaldi, W. (2024). Perspektif Generasi Muda terhadap Larangan Nikah Sesuku menurut Hukum Adat Minangkabau di Kenagarian Koto Gadang. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(5), 8674–8687.
Rahmi, N. (2023). Kriteria Memilih Calon Pasangan Hidup Dalam Membentuk Keluarga Sakinah. UIN Ar-Raniry Fakultas Syariah dan Hukum.
Rini, E. F. S., & Aldila, F. T. (2023). Practicum activity: analysis of science process skills and students’ critical thinking skills. Integrated Science Education Journal, 4(2), 54–61.
Sibutar-Butar, B., & Saragih, Y. M. (2023). Tinjauan Hukum Terhadap Perkawinan Eksogami Dalam Persfektif Hukum Islam. Innovative: Journal Of Social Science Research, 3(4), 6358–6370.
Yusnia, D. (2018). Analysis the ability of students problem-solving on counting operations of algebra form. MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology, 3(1), 1–6.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hanivatul Khairat, Wilda Sari Nasution, Julfi Yanda, Syifa Wikri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







