Pengaruh Kompetensi Pegawai Terhadap Kinerja Pada Kantor Sekretariat Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2455Keywords:
Kompetensi, kinerja, Profesionalisme ASNAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kompetensi terhadap peningkatan kinerja pegawai di Kantor Sekretariat Pemerintah Daerah Kabupaten Keerom, serta mengidentifikasi faktor kompetensi yang paling dominan memengaruhi kinerja. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui kuisioner, observasi, dan dokumentasi, mencakup data primer dan sekunder. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, tiga variabel—pendidikan dan pelatihan, pengalaman kerja, serta pangkat/golongan—berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan kinerja pegawai (nilai signifikansi 0,000 < 0,05). Secara parsial, masing-masing variabel juga menunjukkan pengaruh signifikan: pendidikan dan pelatihan (0,003 < 0,05), pengalaman kerja (0,006 < 0,05), serta pangkat/golongan (0,029 < 0,05). Di antara ketiga variabel tersebut, pengalaman kerja memiliki pengaruh paling dominan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai koefisien regresi tertinggi sebesar 1,178. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), terutama dalam menghadapi tantangan era otonomi khusus. Peningkatan tersebut harus dilakukan melalui pendidikan berjenjang, pelatihan berkelanjutan, serta pemberian dukungan material, moral, dan spiritual kepada pegawai yang ingin meningkatkan kompetensinya. Upaya ini menjadi langkah strategis untuk menciptakan aparatur pemerintahan yang profesional, kompeten, dan siap bersaing di lingkungan kerja yang dinamis dan kompleks.
References
As’ad Muh., (1997), Pendidikan dan Pelatihan Sumber Daya Manusia, Erlangga, Jakarta;
Bungin Burhan, 2010, Penelitian Kualitatif, Kencana Prenada Media Group, Jakarta
Cut Zahri Harun, 2002, Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia melalui Pendidikan Merupakan Kunci Keberhasilan Suatu Lembaga di Era Globalisasi dan Otonomi Daerah, (Online) WWW.DEPDIKNAS.GO.ID
Dessler G., 1977, Manajemen Personalia : Tehnik dan Konsep Modern, Edisi Ketiga, PT. Prenhalindo, Jakarta
Flippo E.B., 1992, Manajemen Personalia, Terjemahan Moh. Mas’ud, Erlangga, Yogyakarta
Hadi Abubakar, 1997, Cara-Cara Pengolahan Kearsipan yang Praktis dan Efisien, Djambatan, Jakarta
Handoko, 1995, Manajemen Personalia dan Sumber Daya Manajemen, Liberty, Yogyakarta
Iman Gunarto, 1997, Sistem Filing Suasana Pendekatan Aplikatif, cetakan pertama, Candra Pratama
Maryoto, 1994, Ekonomi Sumber Daya Manusia, Edisi Ketiga, BPFE-Ugm, Yogyakarta
Moenir, H.A.S., 1988, Manajemen Pelayanan Umum di Indonesia, Bumi Aksara, Jakarta
Nasution S., 2003 Metode Research, Cetakan 6, Bumu Aksara, Jakarta
Nazir Moh., 2008., Metode Penelitian, Ghalia, Indonesia
Saydam G., 2006, Manajemen Sumber Daya Manusia, Jembatan, Jakarta
Schuler & Jachson, 2011, Management of Organization and Human Resources, Dubugues Iowa : C. Brown Publishers
Sianipar J.P.G., dan Entang H.M., 2011, Tehnik-Tehnik Analisa Manajemen, LAN, Jakarta
Simamora Henry, 1997, Manajemen Sumber Daya Manusia, STIE YKPN, Yogyakarta
Singarimbun S., Masri, 1989, Metode Penelitikan Survei, LP3ES, Jakarta
Sudjana, 1997, Statistika untuk Penelitian, Tarsito, Bandung
Sugiyono, 2003, Statistika untuk Penelitian, Cetakan Kelima, ALFABETA, Bandung
Suprihanto J., 1998, Penilaian Kinerja dan Pengembangan Karyawan, BPFE-UGM, Yogyakarta
Sumarsono, H.M. Sonny. 2004, Metode Riset Sumber Daya Manusia, Edisi Pertama, Graha Ilmu, Yogyakarta
Syarif R., 1994, Tehnik Manajemen, Latihan dan Pembinaan, Aksara, Bandung
Walker, Michael R dan Frank G. Kurmitz, 1993, Personal Management of Human Resources, Ohio, C. Brown Publishers
Wursanto L.G.., 2001, Kearsipan, Jilid 2, Kanisius, Yogyakarta
Martono Budi, 1997, Penyusunan dan Pengamanan Arsikp Vital Dalam Manajemen Kearsipan, Cetakan Kedua, PT. Fajar Inter Pratama
Peraturan Perundang-Undangan :
Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2000 Tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural,
Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2002 Tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 100 Tahun 2002 Tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Struktural,
Undang-Undang Nomor 43 Tahun 1999 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1974 Tentang Pokok-Pokok Kepegawaian.
undang-undang Nomor 21 Tahun 2001, Tentang Otonomi Khusus Papua Papua.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Latif Karim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







