Pengaruh Penambahan Sari Jahe Merah Terhadap Daya Simpan Susu Sapi Pasteurisasi

Authors

  • Wilfadri Putra Jonesti Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Seftiwan Pratami Djasfar Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Dara Juliana Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Desi Purwaningsih Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2453

Keywords:

Jahe Merah, Susu Sapi, Pasteurisasi, Zingiber officinale, Antibakteri

Abstract

Susu sapi segar merupakan cairan kaya nutrisi yang menawarkan manfaat kesehatan bagi manusia. Namun, kandungan nutrisinya membuatnya rentan terhadap kontaminasi mikroba, sehingga memerlukan penanganan yang higienis. Pasteurisasi secara efektif melindungi susu dari kontaminasi mikroba, namun pertumbuhan bakteri termotoleran masih bisa dapat terjadi. Penambahan sari jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum), yang dikenal karena sifat antibakterinya, diharapkan dapat menghambat pertumbuhan bakteri dan meningkatkan umur simpan susu pasteurisasi. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengevaluasi pengaruh penambahan sari jahe merah terhadap daya simpan susu sapi pasteurisasi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan susu sapi murni yang dipasteurisasi pada suhu 70-74 °C selama 15 detik. Sari jahe merah ditambahkan ke dalam susu dengan konsentrasi 0%, 1,5%, 2,5%, dan 3,5%. Parameter berupa sifat fisik susu, termasuk pH, aroma, dan warna, diamati setiap 3 jam sekali selama 24 jam. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa sifat fisik susu yang ditambahkan sari jahe merah, daya simpannya menjadi lebih singkat, sekitar 6-9 jam pada suhu ruangan. Penurunan pH yang signifikan terjadi pada jam ke-24 selama inkubasi. Penambahan sari jahe merah pada susu pasteurisasi tidak memperpanjang daya penyimpanan susu, bahkan mempercepat koagulasi dan perubahan sifat fisik susu.

Kata kunci: Jahe Merah, Susu Sapi, Pasteurisasi, Zingiber officinale, Antibakteri

References

Borle, F., Siebert, R., & Bosset J O. (2001). Photo-oxidation and photoprotection of foods, with particular reference to dairy products. An update of a review article (1993-2000). Sciences des Aliments (France).

[BSN] Badan Standardisasi Nasional. (2011). SNI 3141.1: 2011 tentang Susu Segar Bagian 1: Sapi. Jakarta (ID): BSN.

Febriani, Y., Riasari, H., Winingsih, W., Aulifa, D. L., Permatasari, A. (2018). The Potential Use of Red Ginger (Zingiber officinale Roscoe) Dregs as Analgesic. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology. 1(1). pp.57-64.

Felfoul, I., Borchani, M., Samet-Bali, O., Attia, H., & Ayadi, M. A. (2017). Effect of ginger (Zingiber officinalis) addition on fermented bovine milk: Rheological properties, sensory attributes and antioxidant potential. Journal of New Sciences. 44(3). pp.2400-2409.

Firman, A. (2010). Agribisnis Sapi Perah. Bandung: Widya Padjadjaran.

Hadiwiyoto, S. (1994). Pengujian Mutu Susu dan Hasil Olahannya. Yogyakarta: Liberty.

Hoffman, P. M., & Jorgensen. (2008). On-Farm Pasteurization of Milk on Calves. University of Wisconsin Dairy.

Horne, D. S., & Banks, J. M. (2004). Rennet-induced coagulation of milk. Cheese: Chemistry, physics and microbiology.1. pp.47-70.

https://www.idfa.org/pasteurization#:~:text=The%20most%20common%20method%20of,seconds%2C%20followed%20by%20rapid%20cooling. [Diakses pada 26 Juni 2025]

Huang, X. W., Chen, L. J., Luo, Y. B., Guo, H. Y., & Ren, F. Z. (2011). Purification, characterization, and milk coagulating properties of ginger proteases. Journal of dairy science. 94(5). pp.2259-2269.

Ma, Y., & Barbano, D. M. (2003). Milk pH as a function of CO2 concentration, temperature, and pressure in a heat exchanger. Journal of dairy science. 86(12). pp.3822-3830.

Min, D. B., & Boff, J. M. (2002). Chemistry and reaction of singlet oxygen in foods. Comprehensive reviews in food science and food safety. 1(2), pp.58-72.

Muharini, M. R. (2003). Perbedaan Km dan V Maks Renin Berbagai Sumber pada Koagulasi Protein Susu Pasteurisasi. [Skripsi]. Institut Pertanian Bogor.

Quigley, L., McCarthy, R., O'Sullivan, O., Beresford, T. P., Fitzgerald, G. F., Ross, R. P., Stanton, C., & Cotter, P. D. (2013). The microbial content of raw and pasteurized cow milk as determined by molecular approaches. Journal of dairy science. 96(8). pp.4928-4937.

Thorning, T. K., Raben, A., Tholstrup, T., Soedamah-Muthu, S. S., Givens, I., & Astrup, A. (2016). Milk and dairy products: good or bad for human health? An assessment of the totality of scientific evidence. Food & nutrition research. 60(1). p.32527.

Downloads

Published

26-07-2025

How to Cite

Jonesti, W. P., Djasfar, S. P., Juliana, D., & Desi Purwaningsih. (2025). Pengaruh Penambahan Sari Jahe Merah Terhadap Daya Simpan Susu Sapi Pasteurisasi. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 15597–15601. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2453

Issue

Section

Articles