Pelaksanaan Pembelajaran Kriya Kayu Pada Anak Tunagrahita Di SLB Negeri Pembina Yogyakarta
Implementation Of Wood Craft Learning For Intellectual Disability Children At SLB Negeri Pembina Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2432Keywords:
Pembelajaran, kriya kayu, tunagrahitaAbstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya keterampilan pendidikan bagi anak tunagrahita sebagai bekal hidup mandiri dan produktif di masa depan. Anak tunagrahita memiliki hambatan dalam perkembangan intelektual yang memerlukan pendekatan pembelajaran khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran kriya kayu dan mengidentifikasi faktor penghambat serta pendukung dalam proses pembelajaran tersebut di SLB Negeri Pembina Yogyakarta. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal terpancang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kriya kayu dilaksanakan dengan penyesuaian tujuan, materi, metode seperti ceramah interaktif, pemaparan lambat dan berulang, tanya jawab sederhana, serta penggunaan media sederhana. Evaluasi dilakukan melalui penilaian proses dan hasil karya siswa. Faktor pendukung meliputi pengalaman guru, interaksi antara guru dan siswa, serta sarana pembelajaran yang memadai. Faktor penghambatnya mencakup keterbatasan konsentrasi dan karakteristik siswa yang beragam. Simpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan pembelajaran kriya kayu berjalan dengan baik terhadap kebutuhan siswa yang dapat meningkatkan keterampilan serta kemandirian anak tunagrahita.
References
Adisel, A., Aprilia, Z. U., Putra, R., & Prastiyo, T. (2022). Komponen-Komponen Pembelajaran dalam Kurikulum 2013 Pada Mata Pelajaran IPS. Journal of Education and Instruction (JOEAI), 5(1), 298–304. https://doi.org/10.31539/joeai.v5i1.3646
Afrizal, Hasrul, S., & Fikri, A. (2023). Proses Pelaksanaan Pembelajaran Pendidikan Jasmani Adaptif Pada Anak Tuna Grahita Di SLB Negeri Banda Aceh. Gelanggang Olahraga: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga (JPJO), 6(2), 236–244. https://doi.org/10.31539/jpjo.v6i2.6507
Djamaluddin, A., & Wardana. (2019). Belajar dan Pembelajaran. Parepare: CV. Kaaffah Learning Center.
Faizah, S. N. (2017). Hakikat Belajar Dan Pembelajaran. At-Thullab: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 1(2), 175–185.
Haida, W. I., Sukmanasa, E., & Irdiyansyah, I. (2023). Analisis Gaya Belajar Visual pada Siswa Tunagrahita Kategori Sedang. Jurnal Pendidikan Kebutuhan Khusus, 7, 167–172.
Kemis, & Rosnawati, A. (2013). Pendidikan Anaka Berkebutuhan Khusus Tunagrahita. Jakarta Timur: Luxima.
Khuluqo, I. El. (2017). Belajar dan Pembelajaran. Yogyakarya: Pustaka Pelajar.
Rispul. (2012). Seni Kriya Antara Tekhnik Dan Ekspresi. Corak Jurnal Seni Kriya, 1(1), 91–100. https://doi.org/10.24821/corak.v1i1.2315
Satori, D., & Komariah, A. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif (6 ed.). Bandung: Alfabeta, cv.
Sugiyono. (2013). Memahami Penelitian Kualitatif (8 ed.). Bandung: Alfabeta, cv.
Winanda, M. B., Hasibuan, A. F., & Bara, M. I. M. B. (2022). Analisis Faktor Pendukung Dan Penghambat Pembelajaran Terhadap Siswa/I Min 1 Labuhanbatu Selatan. Effect: Jurnal Kajian Konseling, 1(1), 92–95. Diambil dari https://ejournal.yana.or.id/index.php/effect/article/view/135
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Viona Aura Sukma Anugerah, Lili Hartono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







