Analisis Nilai Tambah Produksi Minyak Atsiri Serai Wangi Dalam Perekonomian Masyarakat Di Jorong Hulu Pasaman Kecamatan Dua koto Kabupaten Pasaman

Authors

  • Ikhsanul Majid Universitas Islam Sumatera Utara
  • Zulkifli Siregar Universitas Islam Sumatera Utara
  • M.Sahnan Universitas Islam Sumatera Utara

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2379

Keywords:

Variabel X1, X2 dan Y

Abstract

Penelitian Skripsi ini di latar belakangi serai wangi sebagai nilai tambah perekonomian masyarakat, serai wangi atau sering disebut dalam dunia perdagangan Citronella Oil adalah bagian dari tipe tumbuhan minyak atsiri, yang termasuk telah berkembang. Sereh wangi atau Cymbopogon Nardus merupankan bagian dari tumbuhan yang mempunyai beberapa kegunaan. Adanya hasil pemindahan daunnya diperoleh minyak sereh wangi. Saat ini perkembangan minyak tersebut menjadi perhatian yang cukup besar dari pemerintah Indonesia, terutama di Jorong Hulu Pasaman Kecamatan Dua Koto, KabupatenPasaman. Dari berbagai sasaran dasar produksi Minyak Atsiri, yang mencakup tumbuhan komposisi minyak atsiri di Indonesia yang cocok agar berkembang yaitu Sereh Wangi. Fokus dari penelitian ini ialah untuk mengetahui biaya produksi tertentu yang signifikan, seperti atsiri sereh wangi, dalam rangka mendukung perekonomian lokal di Jorong Hulu Pasaman Kecamatan Dua Koto, Kabupaten Pasaman. Teknik pengumpulan informasi yang diperlukan yaitu kuisioner, yaitu kuisioner yang menggunakan Google.

References

Abd. Rahim dan Diah Retno Dwi Hastuti (2007), Ekonomi Pertanian, Pengantar Teori Ekonom Dan Kasus, Penebar Swadaya.

Arifin Noor, (1987). Ilmu Sosial Dasar Untuk IAIN semua Fakultas dan Jurusan Komponen MKU, (Bandung : CV Pustaka Setia), 8

Avizka bella, dkk.(2022). Pengembangan Serai Wangi Sebagai Minyak Alami Serta Manajemen Limbah Pasca Produksi Di Desa Pendalian.

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian. (2015). Serai Wangi, Tanaman Penghasil Minyak Atsiri. Aceh : Departemen Pertanian.

Fachri Yasin dkk, (2022). Petani, Usaha Kecil dan Koperasi Berwawasan Ekonomi Kerakyatan,(Pekanbaru : Unri Perss), 2-3

Hannum, Khopipah, (2022). Yang berjudul Tinjauan Hukum Islam Tentang Pemberdayaan Upah Penyulingan Minyak Serai Wangi Di Jorong Bandar Mas Kecamatan Dua Koto Kabupaten Pasaman.

Hayami, Y, (1987), Agrucultural Marketing and Processing in Upland Java: A Perspective from A Sunda Village, Bogor: CGPRT Bogor. H 49.

Hidayat,T. Ryan, “Analisis Nilai Tambah Pisang Awak (Musa Paradisiaca, L) Dan Distribusinya Pada Perusahaan “Na Raseuki” Dan “Berkah” Di Kabupaten Bireun, Pemerintah Aceh”, Skripsi, Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. 2009, http://repository.ipb.ac.id/ bitstream/handle/123456789/44869/A09trh.pdf diakses pada 5 Oktober 2013. H 16

Hieronymus,Budi Santosa. (1992). Bertanam Dan Penyulingan Serai Wangi. Yogyakarta. H 82

Kasmir dan Jakfar. (2009). Studi Kelayakan Bisnis. Kencana, Jakarta.

Ketaren, S., (1985), Pengantar Teknologi Minyak Atsiri, Balai Pustaka, Jakarta, H 21.

Lipsey, G. R., Peter, O. S. dan Douglas, D. P. (1990). Pengantar Mikroekonomi 1 Jilid I. Diterjemahkan oleh Jaka, A. W dan Kirbrandoko. Jakarta : Erlangga.

Lutony, T. L., & Yeyet, R. (2002). Produksi dan perdagangan minyak atsiri. Edisi 4. Depok: Penebar Swadaya. H 37

Mac Tavish dan D.Haris, 2002

Nadianti, (2008). Pengaruh Harga Modal Kerja Luas Lahan Dan Tenaga Kerja Terhadap Pendapatan Petani Minyak Serai Wangi Dalam Perspektif Ekonomi Islam

Nicholson, W. (1992). Mikroekonomi Intermediate Dan Penerapannya. Jakarta: Erlangga.

Nurdjanah et al. (1991). Produksi dan perdagangan minyak atsiri. Edisi 4. Depok: Penebar Swadaya H 46

Nurmansyah., (2010). Efektivitas Minyak Serai Wangi dan Fraksi Sitronellal terhadap Pertumbuhan Jamur Phytophthora palmivora Penyebab Penyakit Busuk Buah Kakao. Litro, 21(1), 43 – 52.

Nur, ML Aminah. (2013). Analisis Nilai Tambah dalam Pengolahan Susu Kedelai pada Skala Industri Rumah Tangga Di Kota Medan. Medan : Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara.

Ravianto et al (1988). Dasar-Dasar Produktivitas. Karunika. Jakarta. H 30

Soekanto, Soerjono, (2014).,PengantarMetode penelitian Hukum, (Jakarta, Sinar Grafika)

Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D,(2010). h.80

Siregar, Syofian, (2014). Statistik Parametrik Untuk Penelitian Kuantiatif, (Jakarta : PT Bumi Aksara) h75

Valentina,Oxy. (2009). Analisis Nilai Tambah Ubi Kyu Sebagai Bahan Baku Keripik Singkong Di Kabupaten Karanganyar (Kasus Pada Kub Wanita Tani Makmur). Surakarta, Fakultas Pertanian , Universitas Sebelas Maret.

Downloads

Published

24-08-2025

How to Cite

Ikhsanul Majid, Zulkifli Siregar, & M.Sahnan. (2025). Analisis Nilai Tambah Produksi Minyak Atsiri Serai Wangi Dalam Perekonomian Masyarakat Di Jorong Hulu Pasaman Kecamatan Dua koto Kabupaten Pasaman. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 5(2), 11682–11692. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2379

Issue

Section

Articles