Analisis Faktor Risiko Preeeklamsia pada Kehamilan Kajian Retrospektif di TPMB Nur Sofi

Authors

  • Friska Oktaviana D3 Kebidanan, STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Ria Anggraini Keperawatan, STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung
  • Oktaviana Manda Putri D3 Kebidanan, STIKES Hutama Abdi Husada Tulungagung

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2315

Keywords:

Preeklamsia, faktor risiko, usia ibu, status gizi, kontrasepsi hormonal

Abstract

Angka Kematian Ibu (AKI) di Indonesia masih tergolong tinggi, dengan salah satu penyebab utamanya adalah preeklamsia. Preeklamsia merupakan komplikasi kehamilan yang ditandai dengan hipertensi dan proteinuria, serta dapat mengancam keselamatan ibu dan janin. Identifikasi faktor risiko preeklamsia sangat penting guna melakukan deteksi dini dan pencegahan yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko dominan yang berkontribusi terhadap kejadian preeklamsia pada ibu hamil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kohort retrospektif. Data diperoleh melalui telaah buku KIA dan rekam medis di TPMB Nur Sofi pada bulan Mei 2025. Sampel sebanyak 25 ibu hamil yang mengalami preeklamsia dipilih dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara univariat menggunakan uji chi-square dengan bantuan software SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor risiko dominan preeklamsia pada ibu hamil meliputi usia >35 tahun (60%), status pekerjaan (60% bekerja), status gizi overweight dan obesitas (76%), status multigravida (60%), jarak kehamilan tidak ideal (52%), penggunaan kontrasepsi hormonal (60%), serta adanya riwayat hipertensi kronik (40%). Meskipun sebagian besar responden tidak memiliki riwayat hipertensi, mereka tetap mengalami preeklamsia akibat pengaruh faktor lain seperti stres kerja, perubahan hormonal, obesitas, dan ketidakseimbangan sistem vaskular selama kehamilan. Preeklamsia dipengaruhi oleh berbagai faktor risiko yang saling berkaitan. Oleh karena itu, deteksi dini, edukasi kesehatan, dan pemantauan kehamilan secara berkala sangat penting dilakukan terutama pada ibu hamil dengan karakteristik risiko tinggi, guna menurunkan angka kejadian preeklamsia dan mendukung tercapainya kehamilan yang sehat.

References

Aouache, R., Biquard, L., Vaiman, D., & Miralles, F. (n.d.). Oxidative Stress in Preeclampsia and Placental Diseases. https://doi.org/10.3390/ijms19051496

Bakrania, B. A., Spradley, F. T., Drummond, H. A., Ryan, M. J., & Granger, J. P. (2021). HHS Public Access. 11(1), 1315–1349. https://doi.org/10.1002/cphy.c200008.Preeclampsia

Eka, D. (2023). Jurnal Ilmiah Permas : Jurnal Ilmiah STIKES Kendal. 13(April), 737–750.

Iii, H. T., Nadiro, A. H., Subiastutik, E., & Sasmito, L. (2024). Hubungan Indeks Massa Tubuh ( IMT ) Dengan Resiko Preeklamsia Pada Ibu. 1(2).

Ilmiah, J., & Sandi, K. (2022). Dampak Kejadian Preeklamsia dalam Kehamilan Terhadap Pertumbuhan Janin Intrauterine Pendahuluan. 11, 445–454.

Izza, N. (2021). Gambaran karakteristik dan faktor risiko preeklampsia di puskesmas kota jambi tahun 2017-2021.

Jahanfar, S., Id, O. M., Lapidow, A., Oberoi, A. R., Steinfeldt, M., & Id, M. A. (2024). A meta-analysis into the mediatory effects of family planning utilization on complications of pregnancy in women of reproductive age. 1–16. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0294475

Khairani, F., Pratiwi, B. R., & Putri, K. M. (2024). Hubungan Status Reproduksi Ibu Hamil dengan Kejadian Komplikasi pada Persalinan di Wilayah Kerja Puskesmas Dompu Barat. 3, 113–121.

Kovell, L. C., Meyerovitz, C. V, Skaritanov, E., Ayturk, D., Person, S. D., Kumaraswami, T., Juraschek, S. P., & Simas, T. A. M. (2023). Hypertension and contraceptive use among women of child-bearing age in the United States from 2001 to 2018. 40(4), 776–784. https://doi.org/10.1097/HJH.0000000000003077.Hypertension

Lopez-jaramillo, P., Barajas, J., Rueda-quijano, S. M., Lopez-lopez, C., Felix, C., Escudero, C. A., Martínez, N. A., & Lopez-jaramillo, P. (2018). Obesity and Preeclampsia : Common Pathophysiological Mechanisms. 9(December), 1–10. https://doi.org/10.3389/fphys.2018.01838

Meher, S., & Duley, L. (2006). Rest during pregnancy for preventing pre-eclampsia and its complications in women with normal blood pressure (Review). https://doi.org/10.1002/14651858.CD005939.www.cochranelibrary.com

Meldia, M. (2018). Laporan akhir studi.

Mirasari, N., & Jayanti, R. D. (2024). HUBUNGAN RIWAYAT PENGGUNAAN KB HORMONAL DENGAN. 8, 3841–3849.

No, V., Selong, R. R. S., & Ikhwani, D. A. (2021). Jurnal Ilmiah Kesehatan Tingkat Kejadian Preeklampsia Ditinjau Dari Jenis Pekerjaan di Jurnal Ilmiah Kesehatan. 14(2), 181–186.

Opichka, M. A., Rappelt, M. W., Gutterman, D. D., Grobe, J. L., & Mcintosh, J. J. (2021). Vascular Dysfunction in Preeclampsia.

Phipps, E. A., Thadhani, R., Benzing, T., Karumanchi, S. A., Hospital, M. G., Sciences, B., Angeles, L., & Israel, B. (2020). Pre-eclampsia : pathogenesis , novel diagnostics and therapies. 15(5), 275–289. https://doi.org/10.1038/s41581-019-0119-6.Pre-eclampsia

Rahman, brilian habib. (2023). The Relationship between Age , Parity , and Pregnancy Distance on the Incidence of Brilian Habib Rahman , Diah Eko Martini , Heny Ekawati Universitas Muhammadiyah Lamongan Penulis Korespondensi : Menurut data World Health Organization hasil dari Statistic.

Sarah, E. (2023). hubungan usia dan paritas ibu hamil dengan kejadian preeklamsia di RSKD IBU dan Anak Siti Fatimah Makassar.

Stikes, Y., & Jember, S. (2021). Hubungan Usia dan Paritas Terhadap Kejadian Pre Eklampsia di RSD Balung Jember. 2(3), 86–91.

Tendean, H. M. M., & Wagey, F. W. (2021). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Preeklampsia. 9(28), 68–80.

Utari, D., & Hamil, I. (2022). SAKIT UMUM HAJI MEDAN RELATIONSHIP BETWEEN AGE OF PREGNANT WOMEN AND INCIDENCE OF PREECLAMPSIA AT HAJI GENERAL HOSPITAL MEDAN. 11(1), 84–87.

Veri, N., Lajuna, L., Mutiah, C., Poltekkes, K., & Aceh, K. (n.d.). dan penatalaksanaan Preeclamsia : pathophysiology , diagnosis , screening , preventive and management. 283–296.

Wahyuni, S., & Rahmawati, A. (2018). Analisis faktor yang mempengaruhi kejadian pre eklampsia pada kehamilan di rsi sultan agung semarang. 6(1), 12–21.

WHO. (2025). Angka Kematian Iibu. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/maternal-mortality

Downloads

Published

05-08-2025

How to Cite

Oktaviana, F. ., Anggraini, R., & Putri, O. M. (2025). Analisis Faktor Risiko Preeeklamsia pada Kehamilan Kajian Retrospektif di TPMB Nur Sofi. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 17852–17859. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2315

Issue

Section

Articles