Pembesaran Lobster Pasir (Panulirus Homarus) Dengan Sistem Shelter Di Balai Besar Perikanan Budidaya Laut Lampung
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2210Keywords:
Lobster pasir, Pembesaran, ShelterAbstract
Lobster pasir atau Panulirus homarus merupakan salah satu komoditas laut ekonomis penting di Indonesia karena permintaan yang tinggi dan harga jual yang tinggi. Menurut Kementerian Perikanan dan Kelautan Indonesia, salah satu kendala dalam proses budidaya adalah adanya kanibalisme, sehingga dianggap sebagai salah satu tantangan terpenting dalam budidaya lobster. Pada kegiatan pembesaran Lobster pasir (Panulirus homarus) bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan panjang, bobot, SR, FCR, kualitas air, dan laju pertumbuhan harian lobster pasir dengan sistem shelter melalui pemantauan langsung di lapangan di bak pemeliharaan meliputi monitoring pemeliharaan, pemberian pakan, parameter kualitas air pada bak pemeliharaan, dan pengamatan penyakit yang ditemukan pada lobster. Pertumbuhan panjang selama pemeliharaan mencapai 4.8 cm, pertumbuhan bobot mencapai 54g, dengan tingkat kelangsungan hidup 100%, FCR yang didapat selama masa pemeliharaan sebesar 1,13kg. Nilai rata-rata Kadar Oksigen dalam monitoring Kualitas Air yang didapat pada bak pemeliharaan (DO) 5,41 mg/L, dengan Suhu air rata-rata pada kolam pemeliharaan mencapai 28,4°C, nilai rata-rata salinitas pada bak pemeliharaan bernilai 31%, nilai pH yang terlarut pada bak pemeliharaan dengan rata-rata 7,09% kadar Nitrit pada bak pemeliharaan sebesar 0,089 mg/L, dan kadar Amoniak sebesar 0,0412 mg/L, serta laju pertumbuhan harian sebesar 0,34%.
References
Anggara, H. 2023. Pembesaran Lobster Pasir (Panulirus homarus) Di Balai Besar Perikanan Budidaya laut, Lampung vol 1.no 2, Tahun 2024.
Aswandy, I., 1981. Beberapa Catatan dalam Pengenalan Udang Karang. Pewarta Oseana Th. VII No. 4 Agustus 1981. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia. Lembaga Oseanografi Nasional, Jakarta.
Berry P. 1971. The biology of the spiny lobster Panulirus homarus (Linnaeus) off the East Coast of Southern Africa Investigational Report Oceanographic Research Institute, Durban (ZA), 28. hlm 1-75.
Cahyono, B. 2000. Budidaya Ikan di Perairan Umum. Kanisius. Yogyakarta
Department of Agriculture, Fisheries and Forestry (DAFF), 2012. Milky hemolymph disease of spiny lobster (Panulirus spp.) (Also known as milky hemolymph syndrome(MHS). Aquatic Animal Diseases Significant to Australia:Identification Field Guide.4 th ed. Department of Agriculture, Fisheries and Forestry. Australian Government.1-3pp.
Effendi, H. 2003. Telaah Kualitas Air (Bagi Pengelolaan Sumberdaya dan Lingkungan Perairan). Yogyakarta: Kanisius.
Effendie, M. 1997, Biologi Perikanan Yayasan Pustaka Nusatama. Yogyakarta.
Eny, D.D.S. 2006. Budidaya Pembesaran Udang Karang (Panulirus spp.) Oseana. 31(4):39- 48.
Fajar dkk. 2022 Budidaya benih Lobster Pasir (Panulirus homarus) Dengan Resirculation Aquaculture System (RAS) Di Pokdakan “Pesona Bahari”, Journal Of Innovation And Applied Technology,Hal 1362,Vol 08,Number 01,2022, e-ISSN:2477-7951 – p-ISSN:2502-4973.
Haris, A. dan Rani, C. 2013. Biologi dan Ekologi Udang Karang (Spiny Lobster). Makasar: Masagena Press
Hartoyo dkk. 2023 Respon Tingkah Laku Lobster Pasir (Panulirus homarus, Linnaeus,1758) Terhadap Kontaminasi Bahan Baku Minyak Bumi (Crude Oil), hlm.28, Sainteks, ISSN: 2686-0546,Vol 20 No 1, April 2023,DOI: 10,30595/sainteks.v20i1.16955 (27 – 37).
Holthuis, L.B. 1980. FAO species catalogue. Shrimps and prawns of the world. An annotated catalogue of species of interest to fisheries. FAO Fisheries Synopsis 125, volume 1. Food and Agriculture Organization of the United States, Rome.
Johnston, M.D. 2006. Feeding and Digestion in the Phyllosoma Larvae of Ornate Spiny Lobster, Panulirusornatus (Fabricius) and theImplications for their Culture. Thesis Doctor of Philosophy. The University of Western Australia. theses. Library.Uwa.edu.au/adtWU2007.0150/public/01 front.pdf.
Kadafi et al. 2005. Aspek Biologi dan Potensi Lestari Sumberdaya Lobster (Panulirus spp.) di Perairan Pantai Kecamatan Ayah Kabupaten Kebumen. Jurnal Perikanan. ISSN:0853-6384.8(1).
Lestari, D.P. 2018 Parameter Kualitas air Dalam Mendukung Kegiatan Budidaya Di Kawasan Teluk Jor, kabupaten Lombok Timur vol 1.
Marpaung, et al. 2015. Kondisi Perairan Teluk Ekas Lombok Timur. Jurnal Akuatika vol. 6 no. 2. September 2015.
Mashaii, M. F. Rajabipour & A. Shakouri. 2011. Feeding Habits of the Scalloped Spiny Lobster,Panulirus homarus (Linnaeus, 1758) (Decapoda: Palinuridae) from the South East Coast of Iran, Turkish Journal of Fisheries and Aquatic Sciences.11:45-54
Merrick, J.R. 1993. Fresh Water Cryfish if New South Wales Linnean Society of New South Wales. Australia. 127 p.
Pratiwi, R. 2016. Budidaya dengan Sistem Kompartemen Individu terhadap Respons Fisiologis dan Kinerja Reproduksi Lobster Pasir (Panulirus homarus) Sekolah PascaSarjana Institut Pertanian Bogor.
Satwika, H. 2014. Pengaruh Penggunaan Shelter Berbeda terhadap Tingkat Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Lobster Pasir (Panulirus homarus) pada Kegiatan Pendederan Secara Indoor Departemen Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institusi Pertanian Bogor. Bogor.
Saputra, S.W. 2009. Status Pemanfaatan Lobster (Panulius sp.) di Perairan Kebumen. Jurnal Saintek Perikanan. 4 (2): 10-15.
Shofura, H., Suminto, dan Chilmawati, D. 2017. Pengaruh Penambahan “Probio-7” pada Pakan Buatan terhadap Efisiensi Pemanfaatan Pakan, Pertumbuhan dan Kelulushidupan Benih Ikan Nila GIFT (Oreochromis niloticus). Jurnal Sains Akuakultur Tropis, 1(1): 10–20.
Supono dkk. 2021 PERFORMA UDANG VANAME Litopenaeus vannamei (Boone, 1931) YANG DIPELIHARA PADA SISTEM BIOFLOC DENGAN SUMBER KARBON BERBEDA, ISSN:1907-9931 (print),2476-9991 (online). hlm 194.
Thuy, N.T.B. and Ngoc, N.B. 2004. Current status and exploitation of wild spiny lobster in Vietnamese Watres. Proceeding of spiny lobster ecology and exploitation in the South China Sea Region. A workshop held at the Institute of Oceanography, Nha Trang,Vietnam. July 2004., 13-16.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Elfa Verda Puspita , Dwi Agung Saputra , Nadisa Theresia Putri , Nurfanni Fadhilah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







