Implementasi Program Perlindungan Perempuan dan Anak oleh Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kota Gorontalo
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2208Keywords:
Perlindungan Perempuan dan Anak, Implementasi Kebijakan, DPPKBP3A, Kota GorontaloAbstract
Perlindungan terhadap perempuan dan anak merupakan isu strategis yang terus menjadi perhatian nasional, termasuk di Kota Gorontalo yang mencatat peningkatan kasus kekerasan seksual dari tahun 2022 hingga 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program perlindungan perempuan dan anak oleh DPPKBP3A Kota Gorontalo berdasarkan teori implementasi Charles O. Jones, yang mencakup tiga aspek: organisasi, interpretasi, dan penerapan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengorganisasian program masih menghadapi kendala pada aspek sumber daya manusia dan pendanaan. Interpretasi kebijakan belum optimal karena minimnya standar operasional dan petunjuk teknis. Penerapan program juga belum menyeluruh, hanya terbatas pada sektor pendidikan formal, dan belum tersedia Unit Pelayanan Teknis Daerah (UPTDPPA) secara fungsional. Meskipun demikian, kerja sama lintas sektor dan keterlibatan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam keberlanjutan program. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas kelembagaan dan peningkatan dukungan kebijakan agar sistem perlindungan menjadi lebih inklusif dan transformatif.
References
Anindya, A. dkk. (2020). Dampak psikologis dan upaya penanggulangan kekerasan seksual terhadap perempuan. Terapan Informatika Nusantara, 1(3), 137–140.
Beatrix, Y., & Anna Maria. (2022). Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan (Kajian Perbandingan Indonesia-India). Balobe Law Journal, 2(1), 7. https://doi.org/10.47268/balobe.v2i1.791
Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Gorontalo. (2025). Data Kekerasan Perempuan dan Anak Selang Tahun 2022-2024 di Kota Gorontalo.
Indonesia Judicial Research Society (IJRS). (2022). Data dan Fakta Kekerasan Seksual di Indonesia 2021.
Ivo Noviana. (2015). Kekerasan Seksual Terhadap Anak: Dampak Dan Penanganannya Child Sexual Abuse: Impact and Hendling. Sosio Informa, 1(1), 14.
Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA) Republik Indonesia. (2025). Korban Kekerasan. Kementerian PPA RI.
Komisi Nasional Anti Kekerasan Perempuan Republik Indonesia. (2025). MENATA DATA, MENAJAMKAN ARAH: Refleksi Pendokumentasian Dan Tren Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan 2024.
Pujasetiandi, L. B. P., Diswandi, & Fadliyanti, L. (2020). Implementasi Kebijakan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat Dalam Penggunaan Produk Lokal Unggulan Daerah. Jurnal LENTERA: Kajian Keagamaan, Keilmuan Dan Teknologi, 19, 1–224.
Syahida. (2014). Teori dan Implementasi. Penerbit Andi.
Winarno, B. (2012). Kebijakan Publik Teori, Proses dan Studi Kasus. CAPS.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Kemal Saidi, Jusrin Kadir, Agus Pariono

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







