Sistem Informasi Geografis Penyebaran Titik Lokasi Penginapan Menggunakan Metode Geolocation dan Haversine Formula

Authors

  • Fidelis Ratuama Hayon Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka
  • Bernadete Deta Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka
  • Martinus Irwanto Ishak Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2150

Keywords:

SIG, Geolocation, HV, Penyebaran Penginapan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan titik lokasi dan jarak penginapan menggunakan metode Geolocation dan Haversine Formula di wilayah Kota Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Latar belakang penelitian ini adalah belum tersedianya sistem informasi yang mampu menyajikan secara akurat titik lokasi dan jarak antar penginapan, sehingga menyulitkan wisatawan dalam menentukan tempat menginap. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, peneliti mengembangkan sebuah Sistem Informasi Geografis (SIG) berbasis spasial yang menyajikan sebaran titik lokasi penginapan di Kota Larantuka. Sistem dikembangkan menggunakan model waterfall, dan diuji menggunakan metode black-box serta skala Likert untuk menilai tingkat kepuasan pengguna. Metode penelitian yang digunakan mengintegrasikan pendekatan SIG dengan metode Geolocation dan Haversine Formula sebagai metode utama dalam menentukan koordinat dan menghitung jarak antar titik lokasi. Data penelitian dikumpulkan melalui tiga teknik: (1) wawancara dengan pegawai Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Flores Timur untuk memperoleh informasi penyebaran penginapan, (2) observasi langsung ke lokasi penginapan di Kota Larantuka untuk dokumentasi dan verifikasi titik lokasi, serta (3) studi pustaka terhadap jurnal dan literatur ilmiah terkait SIG. Analisis spasial dilakukan menggunakan perangkat lunak QGIS melalui fungsi overlay. Populasi dalam penelitian ini melibatkan 28 responden dari lingkungan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Flores Timur. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu memberikan informasi lokasi dan rute penginapan secara efektif, akurat, dan dapat meningkatkan aksesibilitas informasi bagi wisatawan secara signifikan.

References

Anwar, F., & Rahmawati, I. (2021). Pengembangan sistem informasi geografis untuk pemetaan lokasi wisata berbasis web. Jurnal Informatika dan Rekayasa Perangkat Lunak, 7(2), 101–110.

Arifin, M. Z., & Setiawan, A. (2020). Sistem informasi geografis berbasis web untuk pemetaan fasilitas umum. Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer, 8(3), 234–242.

Astarina, S., & Nurhayati, I. (2019). Sistem informasi geografis pemetaan rumah sakit di Kota Bandung menggunakan metode Haversine. Jurnal Teknik Informatika (JATIKOM), 6(1), 47–54.

Deta, B. (2024). The implementation of gamification methods in the Edusting application as an educational medium to enhance mothers’ knowledge of stunting. Journal of Educational Innovation, 4(December), 928–942.

Fatimah, A., & Kurniawan, H. (2022). Perancangan sistem informasi geografis untuk pemetaan potensi pariwisata berbasis QGIS. Jurnal Ilmiah Geomatika, 11(1), 21–30.

Gunawan, D., & Permana, R. (2020). Penggunaan QGIS dalam pemetaan dan analisis spasial. Jurnal Geospasial Indonesia, 4(2), 55–64.

Hidayat, M. F., & Ramadhan, A. (2020). Implementasi metode Haversine dalam sistem pencarian lokasi terdekat berbasis mobile. Jurnal Teknologi dan Sistem Komputer, 8(1), 13–20.

Ikhsan, M. (1981). Pemetaan dan penentuan desa wisata di Kabupaten Bantul berbasis Android menggunakan metode TOPSIS (pp. 35–39).

Iskandar, T. (2019). Sistem informasi geografis: Konsep dasar dan aplikasinya dalam pemetaan digital. Penerbit Andi.

Kamal, M., & Ridwan, A. (2021). Pemetaan digital lokasi penginapan menggunakan SIG berbasis web. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi, 9(2), 87–96.

Putri, N. A., & Waljiyanto, W. (2020). Analisis sistem informasi geografis (SIG) untuk penentuan lokasi homestay wisata (Studi kasus: Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri). JGISE: Journal of Geospatial Information Science and Engineering, 3(2), 113.

Rahmawati, D., & Syamsudin, R. (2022). Sistem informasi geografis dalam menunjang pengambilan keputusan wisata berbasis data spasial. Jurnal Sains dan Teknologi Informasi, 6(2), 112–119.

Sa’ad, M. I., Surahmanto, M., Soemari, M. R. P., K., K., & Mustafa, M. S. (2020). Sistem informasi geografis (SIG) pemetaan kost-kosan menggunakan metode formula Haversine. J-SAKTI (Jurnal Sains Komputer dan Informatika), 4(1), 54. https://doi.org/10.30645/j-sakti.v4i1.187

Salim, F., & Lestari, D. (2021). Analisis penerapan QGIS dalam pengembangan sistem informasi pariwisata. Jurnal Geomatika dan Lingkungan, 3(1), 45–52.

Saputro, F. (2018). Skripsi Bab 2: Pemetaan Konsep (pp. 9–39).

Sari, E. P., & Pratama, A. (2020). Sistem informasi geografis dalam pemetaan fasilitas publik berbasis open-source GIS. Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer, 7(2), 98–105.

Suryadi, A. A., Mubarok, H., & Gunawan, R. (2018). Implementasi sistem informasi geografis (SIG) pada penyebaran lokasi kuliah kerja nyata (KKN). Simetris: Jurnal Teknik Mesin, Elektro dan Ilmu Komputer, 9(1), 219–224. https://doi.org/10.24176/simet.v9i1.2082

Triwardhani, D., Zaidiah, A., & Tim Peneliti. (2019). Pemetaan obyek wisata di Kabupaten Lebak menggunakan GIS (Geographic Information System). Prosiding Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi (SENTIKA), 4221, 123–136.

Yusuf, A. M. (2023). Implementasi geolocation dalam sistem informasi geografis berbasis mobile: Studi kasus lokasi layanan publik. Jurnal Penelitian Teknologi dan Komputer, 10(1), 70–79.

Downloads

Published

20-07-2025

How to Cite

Fidelis Ratuama Hayon, Bernadete Deta, & Martinus Irwanto Ishak. (2025). Sistem Informasi Geografis Penyebaran Titik Lokasi Penginapan Menggunakan Metode Geolocation dan Haversine Formula. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 14392–14405. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2150

Issue

Section

Articles