Proses Pembelajaran Informal Musik Dol Di Sanggar Pesona Rumpun Pesisir Kota Bengkulu
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2118Keywords:
Pembelajaran Informal, Musik Dol, Faktor Pendukung dan HambatanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembelajaran informal musik dol di Sanggar Pesona Rumpun Pesisir Kota Bengkulu, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dan hambatan dalam pelaksanaannya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Proses Pembelajaran dilakukan dengan mengajak anak-anak belajar berdasarkan minat dan bakat mereka. Pembelajaran dilaksanakan melalui pendekatan sistematis dan kerja tim, di mana materi yang diajarkan mencakup tiga pukulan dasar alat musik dol tamatam, suena, dan sueri. Tujuan dari pembelajaran ini adalah agar anak-anak dapat membangun teknik dasar sebelum mengembangkan karya musik yang lebih kompleks. Faktor pendukung internal terdiri dari pengurus, pelatih, dan yang berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Dukungan eksternal dari pemerintah dan komunitas juga berperan penting dalam penyelenggaraan acara dan penyediaan alat musik. Namun, penelitian ini mengidentifikasi beberapa hambatan internal, seperti ketidakstabilan cuaca yang mempengaruhi latihan yang dilakukan di luar ruangan, serta kurangnya keterlibatan orang tua. Hambatan eksternal, seperti kondisi cuaca yang tidak menentu, juga dapat mengganggu kelancaran program. Dari hasil penelitian, disarankan agar Sanggar Pesona Rumpun Pesisir lebih aktif dalam menjalin kerjasama dengan pihak luar, mengembangkan program pelatihan yang lebih terstruktur, serta meningkatkan keterlibatan orang tua dan pemantauan rutin. Dengan mengikuti rekomendasi ini, diharapkan sanggar dapat terus berkontribusi pada perkembangan seni dan budaya lokal serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan generasi mendatang
References
Aryani, N. S. (2021). Belajar & pembelajaran: Teori beserta implikasinya.
Azizah, A. N., & Khairunnisa, A. (2024). Pendidikan informal dan mendidik perilaku ramah lingkungan pada anak. SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah, 3(7), 3299–3303. https://doi.org/10.55681/sentri.v3i7.3061
Haque, Z. (2014). Perkembangan musik dol di Kota Bengkulu. Ekspresi Seni, 16(1).
Haque, Z., & Kurniawan, I. (2020). Bentuk dan fungsi musik dol pada masyarakat Kota Bengkulu. Besaung: Jurnal Seni Desain dan Budaya, 5(1).
Inanna, I. (2020). Pentingnya pendidikan ekonomi informal dalam mewujudkan perilaku ekonomi mahasiswa yang rasional. JEKPEND: Jurnal Ekonomi dan Pendidikan, 3(1), 64. https://doi.org/10.26858/jekpend.v3i1.12373
Ii, B. A. B., & Pustaka, K. (2020). Pembelajaran informal anggota komunitas dangdut Bandung dalam meningkatkan keterampilan tampil di panggung. Universitas Pendidikan Indonesia.
Kurniawan, I. (2020). Bentuk dan fungsi musik dol pada masyarakat Kota Bengkulu.
Nugroho, B. S. (2018). Pendidikan informal: Reproduksi kepemimpinan dalam organisasi ekstra universiter.
Permadi, B. (2018). Transformasi musik dol dalam musikalitas ritual tabut di Kota Bengkulu [Disertasi].
Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 78.
Riana, E. R. (2019). Pengaruh bermain alat musik dol terhadap kecerdasan musikal anak 4–5 tahun di PAUD Haqiqi Kota Bengkulu.
Sanusi, R. T. (2020). Pembelajaran informal anggota komunitas dangdut Bandung dalam meningkatkan keterampilan tampil di panggung. Universitas Pendidikan Indonesia.
Septima, D., Restiana, R., & Aisyah, I. (2024). The role of informal education in the formation of children's character. Al-Afkar: Journal for Islamic Studies, 7(4), 526–531.
Sudiapermana, E., & Pendahuluan, A. (2009). Pendidikan informal. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 4(2), 11–46.
Sudiapermana, E. (2009). Pendidikan informal.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian bisnis: Pendekatan kualitatif, kuantitatif, dan R&D.
Sujana, W. (2019). Pendidikan untuk memanusiakan manusia. Jakarta: Pustaka Abadi.
Suprijanto, H. (2017). Pendidikan orang dewasa.
Syaadah, R., Ary, M. H. A. A., Silitonga, N., & Rangkuty, S. F. (2022). Pendidikan formal, pendidikan non formal dan pendidikan informal. PEMA: Jurnal Pendidikan dan Pengabdian kepada Masyarakat, 2(2), 125–131. https://doi.org/10.56832/pema.v2i2.298
Susilawati, D. (2024). Pengantar ilmu pendidikan. Bandung: Widina Media Utama.
Zainudin, Y. S. (2024). Mengasah emosi melalui pendidikan informal. Kediri: Kreator Cerdas Indonesia.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Septha Dwi Syafitri, Sofino Sofino, Dwi Ismawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







