Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Jual Beli Tanah Kuburan (Kelurahan Bandar Jaya, Kecamatan Rantau Rasau)
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.2092Keywords:
Islamic Law, Buying and Selling Cemetery Land, Muamalah, Bandar Jaya VillageAbstract
This study examines the practice of buying and selling cemetery land in Bandar Jaya Village, Rantau Rasau District, from an Islamic legal perspective. The focus of the study includes analyzing the transaction's compliance with the principles of Sharia muamalah (Islamic transactions), particularly regarding ownership, fair pricing, and the prohibition of exploitation. The research method employed descriptive qualitative methods, with data collection techniques including observation, in-depth interviews with religious leaders, local government officials, and community participants, as well as the study of related documents. The results indicate that the practice of buying and selling cemetery land in the study area is essentially permissible in Islam as long as it meets the following requirements: (1) certainty of land ownership (free from gharar), (2) a reasonable price agreement without any element of coercion, and (3) the land's use according to its function as a cemetery. However, several problems were identified, such as not everyone being able to pay the full fees and the potential for exploitation of bereaved families. This study recommends the need for socialization of Islamic law regarding cemetery land transactions and the strengthening of Sharia-based local regulations to ensure the principles of justice and the public interest.
References
Abdul Halim. (2014). Hukum Perwakafan di Indonesia, Jakarta: Ciputat Press.
Achmad irwan Hamzani. (2015). kemajuan Hukum Wakaf Di indonesia, Brebes: Diya Media Group.
Adhi Kusumastuti, Ahmad Mustamil Khoirin. (2019). Metode Penelitian Kualitatif, Penerbit: Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo Kota Semarang.
Amir Syarifuddin. (2009). Hukum Islam: Pengantar Ilmu Hukum Islam di Indonesia, Jakarta: Kencana.
Anwar Hafidzi Dkk. (2023). Mekanisme Akad Bisnis Tanah Pemakaman, Alkah Mahabbah Gunung.
Asmira Dkk. (2023). Analisis Hukum Islam Terhadap Pengelolaan Tanah Wakaf Kuburan Di Desa Sendoyan Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas, Jurnal Lunggi.
Athoillah. (2014). Hukum Wakaf, Bandung: Yrama Widya.
Daud (2023). Mekanisme Bagi Hasil Dalam Penggarapan Tanah Pada Akad Mukhabarah https://e-jurnal.iims.ac.id/index.php/JALHu/article/view/152
Dimyaudin Djuwaini. (2008). Pengantar Fiqih Muamalah, Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Fatwa Majelis Ulama Indonesia Nomor 09 Tahun 2014 Tentang Jual Beli Tanah Untuk Kuburan Dan Bisnis Lahan Kuburan Mewah.
Haeran. (2019). “Kemampuan Kerja Aparat Kelurahan Dalam Memberikan Pelayanan Administrasi Kepada Masyarakat Kelurahan Nipah Panjang Ii Kecamatan Nipah Panjang Kabupaten Tanjung Jabung Timur”, Jurnal Al-Mujaddidid, 5(1), p.1-20.
Kurniawan dkk. (2023). “Legal Counseling Regarding the Formation of Village Regulations in East Tanjung Jabung District”, Zabags International Journal of Engagement, 1(2), p.62-66, https://e.journal.zabagsqupublish.com/zijen/index.php/zijen/article/view/11
Lexy J. Maleong. (2011). Metode Penelitian Kualitatif, Bandung: Remaja Rosdakarya.
Lutfi El Falahy, “Alih Fungsi Tanah Wakaf Ditinjau Dari Hukum Islam dan UndangUndang Nomor 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf”, Al Istinbath : Jurnal Hukum Islam, Bengkulu: Sekolah Tinggi Agama Islam (STAIN) Curup, Vol. 1, No. 2, 2016.
Moh. Nazir. (2014). Metode Penelitian, Bogor: Ghalia Indonesia.
Nasrun Haroen. (2007). Fiqh Muamalah, Jakarta: Gaya Media Pratama.
Noferiadin dkk. (2025). “Pemanfaatan Tanah Kas Desa oleh Pemerintah Desa dalam Meningkatkan Perekonimian Masyarakat di Desa Sungai Sayang Kecamatan Sadu”, Journal of Innovative and Creativity, 5(5), https://joecy.org/index.php/joecy/article/view/1930.
Nur Fathoni, “Konsep Jual Beli Dalam Fatwa DSN-MUI”, Jurnal Economica, Semarang: IAIN Walisongo, Volume IV/Edisi 1/Mei 2013.
Nursapia Harahap. (2020). Penelitian Kualitatif, Penerbit: Wal Ashri Publishing Medan Sumatra Utara.
Oni Sahroni dan Adiwarman A. Karim. (2018). Riba, Gharar dan Kaidah-Kaidah Ekonomi Syariah: Analisis Fikih & Ekonomi, Jakarta: Rajagrafindo Persada.
Reza Okva Marwendi, 2024 Diskursus Kampung Restorative Justice Dan Eksistensi Peradilan Adat Di Provinsi Jambi, http://jurnal.utu.ac.id/jcivile/article/viewFile/9146/4583.
Ronggeng. (2020). Martapura Kalimantan Selatan Dalam Perspektif Madzhab Imam Syafi’i, Jurnal Hukum Ekonomi Syariah.
Rozalinda. (2016). Fikih Ekonomi Syariah, (Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Shania Rahmawati dkk. (2020). Tinjauan Fatwa Dsn Mui No. 09 Tahun 2014 Terhadap Praktik Jual Beli Tanah Kuburan. Jurnal UNISBA.
Shobirin. (2015). “Jual Beli dalam Pandangan Islam“, Jurnal Bisnis dan Manajemen Islam, Vol. 3, No. 2, Desember.
Sudirman Hasan. (2020). Wakaf uang perspektif fiqh dan manajemen, UIN Maliki, Malang.
Suparman Usman. (1999). Hukum Perwakafan Di Indonesia, Jakarta: Darul Ulum Press.
Surahman, Zaenal Abidin dan Haeran. (2021). “Implementasi Sistem Gadai Tanah Kebun dalam Perspektif Hukum Islam”, Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam (JIEI), 7(3), p. 1524-1529.
Tati Rohayati. (2016). Al-azhar Memorial Garden: Wakaf Makam Solusi Tingkatkan Aset Lembaga Wakaf, Jurnal Wakaf dan Ekonomi Islam.
Umar Sidiq, Moh. Miftachul Choiri. (2019). Metode Penelitian Kualitatif di Bidang Pendidikan, (Penerbit: CV. Nata Karya.
Wahbah al-Zuhaili. (2016). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu, Damaskus: Dar al-Fikr.
Yusuf al-Qaradawi. (2015). Fiqh al-Mu’amalat al-Maliyah al-Mu’ashirah, Kairo: Maktabah Wahbah.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Puput Indarwati, Daud Daud, Reza Okva Marwendi, Alisya Pitri, Hasna Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







