Pendidikan Islam Rasional: Refleksi Atas Pemikiran Mu’tazilah

Authors

  • Fadhilla Nangroe Anggraini Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam, Universitas Muhammadiyah Surakarta
  • Mutohharun Jinan Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.199

Keywords:

Pendidikan Islam, Pemikiran Kalam, Mu’tazilah

Abstract

Penelitian mengenai sejarah perkembangan dan pemikiran dalam Islam, khususnya dalam bidang teologi, telah menjadi perhatian para ulama dan akademisi, baik Muslim maupun non-Muslim. Mereka tertarik untuk mengeksplorasi secara mendalam bagaimana pemikiran teologis berkembang dalam masyarakat Islam. Permasalahan politik yang muncul sering kali memicu perdebatan teologis, seperti penentuan status seseorang sebagai kafir atau mukmin, konsekuensi dari dosa besar, serta hak seseorang untuk masuk surga atau neraka. Mu’tazilah merupakan salah satu aliran teologi dalam Islam, selain Syi’ah, Khawarij, Murji’ah, Qadariah, Jabariah, dan Ahlussunnah wal Jama’ah, yang mulai berkembang sejak periode awal Islam. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode kajian pustaka dengan menelaah berbagai sumber, termasuk buku, jurnal, dan penelitian terdahulu. Tujuan penelitian ini adalah membahas mengenai pemikiran aliran Mu’tazilah, selanjutnya merefleksikan pemikiran aliran Mu’tazilah yang dikenal rasional dalam konteks perkembangan pendidikan Islam kontemporer. Pemikiran rasional Muktazilah dapat ditarik relevansinya dalam Pendidikan guna menumbuhkan nalar kritis, membiasakan dialog, dan menguatkan posisi etika/moralitas obyektif.

References

Amalia, I. (2021). Aliran Mu ’ Tazilah. Jurusan Pendidikan Agama Islam Sekolah Tinggi Agama Islam Nida El-Adabi., 5.

Dr. H. Faishol Nasar Bin Madi, M. (2015). Ilmu Kalam (p. 152). IAIN Jember Press.

Hanafi, A. (2001). Teologi Islam (Ilmu Kalam). Bulan Bintan.

Hasibuan. (2021). Teologi Pemikiran Klasik Mu’tazilah dan Murji’ah. Ability: Journal Education and Social Analysis, 2(3), 52–64.

Madjid, N. (1995). Islam Doktrin dan Peradaban. Yayasan Wakaf Paramadina, 1995.

Nasution, H. (n.d.). Teologi Islam; Aliran Aliran Sejarah Analisis Perbandingan.

Pakpahan, E. S. (2017). Pemikiran Mu’tazilah. Al Hadi, 2(2).

Rohidin, R. (2018). Mu’Tazilah; Sejarah Dan Perkembangannya. EL-AFKAR : Jurnal Pemikiran Keislaman Dan Tafsir Hadis, 7(2), 1. https://doi.org/10.29300/jpkth.v7i2.1595

Shah, A., Khairani, D., Marpaung, W. R., & Lubis, Z. (2024). Sejarah perkembangan aliran muktazilah. 52–60.

Syarifudin, A. (2015). Pemikiran Islam (Tauhid dan Ilmu Kalam).

Tsuroya Kiswati, A.-J. (n.d.). Peletak Dasar Teologi Rasional Dalam Islam.

Zabidi, A. (2020). Metode, Corak Dan Pendekatan Muktazilah Dalam Penafsiran Al-Qur’an. Falsafah: Jurnal Kajian Filsafat, Teologi Dan Humaniora, 6(1), 16–27. http://journal.iaisambas.ac.id/index.php/Falsafah/article/view/266

Zainimal, Z. (2021). Mu’tazilah dalam Lintasan Sejarah Pemikiran Islam. Tarikhuna: Journal of History and History Education, 3(1), 99–112. https://doi.org/10.15548/thje.v3i1.2948

Downloads

Published

19-04-2025

How to Cite

Anggraini, F. N., & Jinan, M. (2025). Pendidikan Islam Rasional: Refleksi Atas Pemikiran Mu’tazilah. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 532–544. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.199

Issue

Section

Articles