Deteksi Dini Masalah Emosi dan Perilaku Siswa SMP
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1982Keywords:
Emosi, Perilaku, hiperaktivitas, propososial, teman sebayaAbstract
Masalah emosi dan perilaku yang terjadi pada kalangan siswa di sekolah semakin mendapat perhatian dalam beberapa tahun terakhir. Emosi dan perilaku yang tidak terkendali dapat mempengaruhi proses belajar mengajar, hubungan sosial antar siswa, serta perkembangan mental dan emosional siswa itu sendiri. Deteksi dini terhadap perubahan emosi dan perilaku pada siswa SMP menjadi langkah krusial dalam upaya pencegahan masalah psikologis yang lebih serius. Tujuan penelitian ini adalah diketahuinya analisis deteksi dini emosi dan perilaku siswa SMP di Kecamatan Semende Darat Ulu Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SMP kelas VIII sebanyak 145 orang. Sampel dalam penelitian ini diambil dengan teknik total populasi. Penelitian dilaksanakan pada Bulan April – Mei 2025. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Hasil penelitian didapatkan ada hubungan antara gejala emosional (p = 0,000), tidak ada hubungan antara masalah perilaku siswa (p = 0,127), hiperaktivitas siswa (p = 0,865), perilaku propososial (p = 1,000), dan masalah teman sebaya (p = 1,000) dengan emosi dan perilaku siswa SMP di Kecamatan Semende Darat Ulu tahun 2025. Disarankan dalam pengendalian emosi dan perilaku siswa remaja SMP, perlu dilakukan pembinaan secara rutin dan berkelanjutan dalam rangka pemantauan kondisi kesehatan emosional siswa.
References
Alderman, G. M. (2013). Understanding and managing student behavior: A guide for educators and school leaders. Pearson Education.
Badan Pelnellitian dan Pelngelmbangan Kelselhatan. (2020). Lapolran Nasiolnal Riselt Kelselhatan Dasar 2018. Jakarta: Kelmelnkels RI.
Eklof, M., & Trillingsgaard, T. (2017). The relationship between emotional regulation and behavioral problems in children. Journal of Child and Family Studies, 26(4), 1015-1026. https://doi.org/10.1007/s10826-017-0731-x
Hurlbut, M. A., & McNamara, B. C. (2019). Early detection of emotional and behavioral problems in school-age children: Approaches and challenges. Psychology in the Schools, 56(6), 922-933. https://doi.org/10.1002/pits.22313
Moore, A. M., & de Langen, M. (2015). Deteksi dini masalah perilaku dan emosi pada siswa di sekolah: Perspektif sekolah dan keluarga. Penerbit Andi.
Nugrolhol, A. (2021). Eldukasi kelselhatan melntal di masyarakat: tantangan dan pelluang. Jurnal Psikollolgi*, 10(1), 45-56.
Rahmawati, L. (2022). Kelbijakan kelselhatan melntal di Indolnelsia: tantangan dan pelluang. Jurnal Administrasi Kelselhatan, 10(1), 45-58.
Smith, P. K., & Sharp, S. (2013). School bullying: Insights and perspectives. Routledge.
Surjono, H. D. (2018). Pendidikan karakter di sekolah menengah: Pengembangan keterampilan sosial dan emosional siswa. Gema Media.
Weare, K., & Nind, M. (2011). Mental health promotion and problem prevention in schools: What does the evidence say? Health Promotion International, 26(suppl_1), i29-i69. https://doi.org/10.1093/heapro/dar075
Wolrld Helalth Olrganizatioln. (2021). Melntal Helalth and Substancel Usel: Infolrmatioln Shelelt. Diaksels dari [WHOl Welbsitel](https://www.whol.int).
Zins, J. E., & Elias, M. J. (2007). Social and emotional learning: Promoting the development of all students. Journal of Educational and Psychological Consultation, 17(3), 233-256. https://doi.org/10.1080/10474410701413152 Araujol, B., & Bolrrelll, L. (2012). Undelrstanding thel link beltweleln discriminatioln, melntal helalth olutcolmels, and lifel chancels amolng Latinols. Hispanic Jolurnal olf Belhaviolr Scielncels, 28 (2),245–266.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Yulizah Yulizah, Gema Asiani, Muhammad Prima Cakra Randana, Merry Fanada

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







