Meta-Analisis Faktor Penerapan Kesehatan Dan Keselamatan Kerja Pada Pekerja Proyek di Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1951Keywords:
Kesehatan dan keselamatan kerja, faktor penerapan K3, meta-analisis, proyek konstruksi, kecelakaan kerjaAbstract
Penerapan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada proyek konstruksi di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan meskipun regulasi yang mengatur K3 telah ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi penerapan K3, menganalisis faktor penghambat penerapan K3, dan mengetahui pengaruh penerapan K3 terhadap kecelakaan kerja pada proyek konstruksi di Indonesia melalui pendekatan meta-analisis. Metode yang digunakan adalah meta-analisis dengan mengkaji delapan artikel ilmiah yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020-2025. Hasil meta-analisis menunjukkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi penerapan K3 adalah pelaksanaan sistem manajemen K3 (37%), kondisi dan lingkungan kerja (30%), dan keterlibatan pekerja (26%). Faktor penghambat utama penerapan K3 meliputi kurangnya pelatihan K3 (37%), tidak adanya anggaran untuk K3 (30%), dan kurangnya kepedulian pekerja (25%). Analisis regresi menunjukkan adanya pengaruh signifikan antara pemenuhan peraturan perundangan (β=0.423, p<0.001), komitmen kebijakan K3 (β=0.346, p=0.002), dan faktor manusia (β=0.377, p<0.001) terhadap tingkat kecelakaan kerja. Sebagai upaya meningkatkan penerapan K3, direkomendasikan untuk melakukan pelatihan K3 secara berkala, meningkatkan pengawasan, menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) yang memadai, dan melakukan sosialisasi kebijakan K3 secara komprehensif
References
D. A. Purnomo and H. Prisilia, “Sosialisasi Keselamatan Dan Kesehatan Kerja (K3) Pada Proyek Konstruksi (Gedung Terpadu Poliwangi),” Pengabdi. Masy. dan Inov. Teknol., vol. 3, no. 2, pp. 172-178., 2024, doi: 10.38156/dimastek.v3i02.107.
A. Winaya, A. B. Siswanto, M. A. Salim, and R. B. Fauzi, “Pengaruh Komitmen Manajemen, Peraturan K3, Kompetensi Pekerja dan Pelaksanaan K3 terhadap Kinerja Karyawan,” J. Ilmu Manaj., vol. 11, no. 1, pp. 231–240, 2023.
K. Putri and F. M. Assidiq, “Analisis Faktor Penghambat Penerapan Sistem Manajemen K3 Serta Langkah Menciptakan Safety Culture Terhadap Pt. Gunanusa Utama Fabricators,” Ris. Sains dan Teknol. Kelaut., vol. 5, no. 1, pp. 27–32, 2022, doi: 10.62012/sensistek.v5i1.19385.
S. Pajri, F. S. Widyatami, and S. Mentari, “Analisis Faktor yang Mempengaruhi Penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) Konstruksi Pembangunan Gedung Resto Apung Muara Angke,” J. Komposit, vol. 7, no. 2, pp. 275–282, 2023, doi: 10.32832/komposit.v7i2.14392.
Y. K. Sari and S. Tanjung, META ANALISIS TERHADAP PENGARUH PEMBELAJARAN INKUIRI: Dalam Pemecahan Masalah Matematis Siswa SLTP. EDU PUBLISHER., 2022.
B. Dale, “Integrated Management Systems,” Wiley Encycl. Manag., vol. 10, 2015, doi: 10.1002/9781118785317.weom100035.
M. C. Ulum, Perilaku organisasi menuju orientasi pemberdayaan. Universitas Brawijaya Press., 2016.
M. B. Kurnia, “Faktor-Faktor Penyebab Rendahnya Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) pada Perusahaan Bidang Pekerjaan Konstruksi,” J. Student Tek. Sipil, vol. 2, no. 2, pp. 141–146, 2020.
P. A. R. Barbosa, “Compliance and its Contributions to Safety at Work,” Ius Novum, vol. 17, no. 3, pp. 47–56, 2023, doi: 10.2478/in-2023-0021.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Rini Sari, Irfan Hafiz Nasution, Andriyan Andriyan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







