Perbandingan Aktivitas Senyawa Bahan Alam terhadap Enzim Mpro Sars-Cov-2: Studi Literatur Berdasarkan Pendekatan In Silico
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i4.189Keywords:
COVID-19, Mpro, in silico, senyawa bahan alam, Andrographis paniculata, asam maslinat, andrographolideAbstract
COVID-19 yang disebabkan oleh SARS-CoV-2 telah menjadi masalah kesehatan global sejak akhir 2019. Salah satu target utama dalam pengembangan terapi antivirus adalah enzim Main Protease (Mpro), yang berperan penting dalam replikasi dan transkripsi virus. Studi berbasis in silico telah digunakan secara luas dalam pencarian senyawa bahan alam yang berpotensi sebagai inhibitor Mpro karena pendekatan ini hemat biaya, efisien, dan dapat memprediksi afinitas senyawa terhadap target molekul secara cepat. Artikel ini bertujuan untuk membandingkan potensi senyawa bahan alam dari dua studi berbeda sebagai inhibitor Mpro SARS-CoV-2 berdasarkan pendekatan molecular docking, guna mengevaluasi senyawa yang paling menjanjikan dalam pengembangan antivirus berbasis bahan alam. Tinjauan ini menganalisis dua sumber data utama. Studi pertama mengevaluasi sepuluh senyawa bahan alam, termasuk asam maslinat dan luteolin-7-galaktosida, melalui simulasi molecular docking terhadap Mpro (PDB ID: 6LU7). Studi kedua mengevaluasi 46 senyawa aktif dari tanaman Andrographis paniculata (sambiloto), termasuk andrographolide dan turunannya, menggunakan berbagai teknik komputasi seperti PASS prediction, molecular docking, dan ADMET profiling. Asam maslinat menunjukkan nilai energi bebas Gibbs sebesar -8,73 kcal/mol dan konstanta inhibisi (Ki) sebesar 0,40 µM, mengindikasikan afinitas tinggi terhadap Mpro.
References
Hidayat, S., Cahyohartoto, A., Dewi, A. U., Mukminah, I. A., & Sigalingging, O. S. (2021). Uji Aktivitas Senyawa Bahan Alam terhadap Enzim Mpro pada SARS-CoV-2 secara In Silico. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 8(3), 235–241.
Amin, S., Aliansyah, L. A., Adlina, S., & Prasetiyo, A. (2024). Pencarian Kandidat Obat Baru sebagai Inhibitor Main Protease SARS-CoV-2 dari Senyawa Aktif Tanaman Andrographis Paniculata: Studi In-Silico. PT. Literasi Nusantara Abadi Grup.
Amin, S., Utami, F., & Maulidya, S. A. I. (2022). Skrining Virtual Senyawa Flavonoid Sebagai Inhibitor Main Protease Untuk Kandidat Anti-SARS-CoV-2. Deepublish.
Jain, A. N., & Nicholls, A. (2008). Recommendations for evaluation of computational methods. Journal of Computer-Aided Molecular Design, 22(3-4), 133–139. https://doi.org/10.1007/s10822-008-9196-2
Kitchen, D. B., Decornez, H., Furr, J. R., & Bajorath, J. (2004). Docking and scoring in virtual screening for drug discovery: methods and applications. Nature Reviews Drug Discovery, 3(11), 935–949. https://doi.org/10.1038/nrd1549
Morris, G. M., Huey, R., Lindstrom, W., Sanner, M. F., Belew, R. K., Goodsell, D. S., & Olson, A. J. (2009). AutoDock4 and
AutoDockTools4: Automated docking with selective receptor flexibility. Journal of Computational Chemistry, 30(16), 2785–2791. https://doi.org/10.1002/jcc.21256
Xu, Z., Peng, C., Shi, Y., Zhu, Z., Mu, K., Wang, X., & Zhu, W. (2020). Nelfinavir was predicted to be a potential inhibitor of 2019-nCov main protease by an integrative approach combining homology modelling, molecular docking and binding free energy calculation. bioRxiv. https://doi.org/10.1101/2020.01.27.921627
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Saeful Amin, Sindi Oktaviani, Fahmi Ramdlani, Rifqi Nabil Athollah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







