Keadilan Substantif dalam Hukum Waris Islam: Telaah Teoritis dan Implikasinya dalam Praktik Peradilan Agama
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1889Keywords:
keadilan substantif, hukum waris Islam, Pengadilan Agama, maqasid al-syari’ah, mediasiAbstract
penyelesaian sengketa waris Islam di Indonesia, melalui pendekatan literatur terhadap praktik peradilan dan teori hukum Islam. Studi ini mengkaji pemikiran keadilan menurut John Rawls, Aristoteles, dan maqasid al-syari’ah serta menelaah efektivitas pendekatan mediasi di Pengadilan Agama. Temuan menunjukkan bahwa penerapan hukum waris Islam masih menghadapi tantangan ketimpangan sosial dan gender, namun reformasi seperti wasiat wajibah dan pendekatan kontekstual oleh hakim memberikan peluang menuju keadilan substantif. Penelitian ini merekomendasikan revisi terhadap Kompilasi Hukum Islam dan peningkatan kapasitas hakim dalam mediasi dan pemahaman maqasid al-syari’ah agar hukum waris lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
References
Andriani, A., & Susanti, S. (2024). Peran Dan Kontribusi Mediator Dalam Mediasi Sengketa Perceraian Di Pengadilan Agama Sungai Penuh. Syntax Idea, 6(3), 1498–1506. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v6i3.3130
Bola, M., Librayanto, R., & Arisaputra, M. I. (2015). Korelasi Putusan Hakim Tingkat Pertama, Tingkat Banding, Dan Tingkat Kasasi (Suatu Studi Tentang Aliran Pemikiran Hukum). Hasanuddin Law Review, 1(1), 27. https://doi.org/10.20956/halrev.v1n1.38
Elsafitri, M., Khan, M. D. A., & Hidayat, H. (2024). Tinjauan Yuridis Putusan Mk Nomor 93/Puu-X/2012 Terhadap Penyelesaian Sengketa Perbankan Syariah. Comserva Jurnal Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat, 3(11), 4618–4625. https://doi.org/10.59141/comserva.v3i11.1241
Fadhilah, N. (2021). Pembaruan Hukum Waris Islam: Wasiat Wajibah Mesir Dan Relevansinya Dengan Konsep Waris Pengganti Indonesia. Al-Mawarid Jurnal Syariah Dan Hukum (Jsyh), 3(1), 36–47. https://doi.org/10.20885/mawarid.vol3.iss1.art4
Fitri, A., & Huda, M. I. (2025). Penyelesaian Sengketa Mudharabah Perspektif Keadilan John Rawls. Jurnal At-Tamwil Kajian Ekonomi Syariah, 7(1), 77–89. https://doi.org/10.33367//at.v7i1.1508
Halili, H., Hartini, S., & Arpannudin, I. (2018). Kinerja Mahkamah Konstitusi Dalam Mewujudkan Electoral Justice Pada Pilkada Serentak Tahun 2017. Jurnal Civics Media Kajian Kewarganegaraan, 15(2), 111–119. https://doi.org/10.21831/jc.v15i2.20647
Haryono, H. (2019). PENEGAKAN HUKUM BERBASIS NILAI KEADILAN SUBSTANTIF (Studi Putusan MK No. 46/Puu-Vii/2012 Tertanggal 13 Februari 2012). Jurnal Hukum Progresif, 7(1), 20. https://doi.org/10.14710/hp.7.1.20-39
Hudawati, S. N. (2020). Problematika Hukum Formil Penyelesaian Sengketa Ekonomi Syariah Di Pengadilan Agama. Jurnal Penegakan Hukum Dan Keadilan, 1(1). https://doi.org/10.18196/jphk.1102
Idzhar, M. (2021). Konsep Maqasid Syariah Menurut Muhammad Thahir Ibnu ’Asyur. Qonun Jurnal Hukum Islam Dan Perundang-Undangan, 5(2), 154–165. https://doi.org/10.21093/qj.v5i2.4095
Istirahat, I. (2023). Rekonstruksi Peran Hakim Dalam Mewujudkan Keadilan Substantif Di Pengadilan Indonesia. Yudhistira, 1(2), 44–51. https://doi.org/10.59966/yudhistira.v1i2.1704
Nurdiansyah, A., & Andaryuni, L. (2023). Perbandingan Antara Wasiat Wajibah Mesir Dengan Ahli Waris Pengganti Dan Wasiat Wajibah Indonesia. Jurnal Studi Hukum Islam, 12(2). https://doi.org/10.30651/mqs.v12i2.18950
Rahmadani, G. (2022). Pengaturan Warisan Beda Agama Dipandang Dari Hukum Islam Dan Hukum Perdata. Jurnal Ilmiah Metadata, 4(1), 342–352. https://doi.org/10.47652/metadata.v4i1.136
Sariffudin, A., & Fida, I. A. (2023). Efektivitas Upaya Hakim Sebagai Mediator Dalam Penyelesaian Mediasi Perkara Perceraian Di Pengadilan Agama Kota Probolinggo Kelas I B. Usrah Jurnal Hukum Keluarga Islam, 4(1), 30–45. https://doi.org/10.46773/usrah.v4i1.616
Sulaeman, S. (2018). Signifikansi Maqashid Asy-Syari’ah Dalam Hukum Ekonomi Islam. Diktum Jurnal Syariah Dan Hukum, 16(1), 98–117. https://doi.org/10.35905/diktum.v16i1.524
Syafi’i, A., & Anggraini, W. I. N. (2023). Penetapan Perkara Nomor 453/Pdt.P/2022/Pa.Kng Tentang Isbat Nikah Perkawinan Di Bawah Tangan: Suatu Tinjauan Maqashid Syariah. Al Mashalih - Journal of Islamic Law, 4(2), 111–121. https://doi.org/10.59270/mashalih.v4i2.219
Syahbudin, L. H., Junuh, M. R., & Harun, M. S. (2022). Analisis Pendekatan Maqāṣid Al-Syari’ah Menurut Liberal Dalam Wacana Hukum Islam. J. Muwafaqat, 5(2), 135–152. https://doi.org/10.53840/muwafaqat.v5i2.111
Tarmizi, T., & Zubair, A. (2023). Toleransi Hukum Islam Terhadap Sistem Kewarisan Adat Di Indonesia. Adhki Journal of Islamic Family Law, 4(2), 131–147. https://doi.org/10.37876/adhki.v4i2.98
Tohari, C. (2018). Sistem Kewarisan Bilateral Ditinjau Dari Perspektif Hukum Islam. Istinbath Jurnal Hukum, 15(1), 63. https://doi.org/10.32332/istinbath.v15i1.1094
Zainuddin, M. (2022). Ijma Dan Qiyas Sebagai Sumber Hukum Dalam Ekonomi Syariah. Sangaji Jurnal Pemikiran Syariah Dan Hukum, 6(2), 01–17. https://doi.org/10.52266/sangaji.v6i2.1124
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhamad Habib, Vinanda Langgeng Kencana, Violla Evarista, Riyan Ardiansyah, Kristanto Setyo Nugroho

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







