Efektivitas Penggunaan Yellow Trap Sebagai Strategi Pengendalian Hama Terpadu (PHT) Pada Tanaman Terong Ungu (Solanum Melongena L.)

Authors

  • Tri Yanita Ginting Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Bellyada jonsam Sihotang Universitas Pembangunan Panca Budi
  • David Lanu Yuveter Zebua Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Abid Farhan Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Aan pradana Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Chindy Diah Isyarah Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Andreas augestian sbr Universitas Pembangunan Panca Budi
  • Chrisna Natalia Simanjuntak Universitas Pembangunan Panca Budi

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1885

Keywords:

Pengendalian Hama Terpadu, Yellow Trap, Terong Ungu, Lalat Daun, PHT

Abstract

Tanaman terong ungu (Solanum melongena L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang penting dan memiliki nilai ekonomi tinggi. Namun, produktivitas tanaman ini sering terganggu oleh serangan hama, khususnya hama terbang. Penelitian ini bertujuan untuk mengamati efektivitas penggunaan perangkap kuning (yellow trap) dalam menangkap dan mengurangi populasi hama pada budidaya terong ungu sebagai bagian dari strategi Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Pengamatan dilakukan selama delapan minggu (Mei–Juli 2025) di lahan pertanian Desa Sendang Rejo, Kecamatan Binjai, Sumatera Utara. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa jenis hama yang paling dominan adalah lalat daun (Liriomyza sp.) dengan jumlah maksimum 25 ekor pada minggu ke-6. Yellow trap juga menangkap jenis hama lain seperti semut terbang (Alates), anggang-anggang (Gerris marginatus), belalang (Caelifera), dan kutu dompol (Planococcus citri). Hasil penelitian menunjukkan bahwa yellow trap efektif sebagai alat monitoring sekaligus pengendalian awal populasi hama. Penerapan metode ini disarankan sebagai bagian dari sistem PHT yang lebih luas guna mendukung pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan

References

Candisari Bansari, Temanggung. (2022). Yellow Trap: Solusi Praktis untuk Pengendalian Hama di Lahan Pertanian. Artikel ini menegaskan efektivitas yellow trap dalam menangkap berbagai jenis hama seperti lalat buah dan kutu daun pada tanaman sayur termasuk terong.

Dinas Pertanian dan Pangan Kota Yogyakarta. (2020). Membuat Perangkap Likat Kuning (Yellow Sticky Trap) sebagai Salah Satu Upaya Pengendalian Hama Terpadu pada Pertanaman. Yogyakarta: Dinas Pertanian.

Journal of Community Development. (2024). Pelatihan Pemanfaatan Yellow Trap Sebagai Perangkap Serangga dalam Pengendalian Hama Terpadu. Vol. 12 No. 3.

Jurnal Pengabdian Masyarakat Ummat. (2023). Edukasi Teknik Pengendalian Hama Terpadu Menggunakan Yellow Trap dan Bangkai Keong Mas pada Tanaman. Vol. 6 No. 1.

Makalah Peramalan Hama. (2021). Penggunaan Yellow Sticky Trap dalam Memantau dan Mengendalikan Populasi Hama pada Tanaman Terong. Fakultas Pertanian, Universitas Negeri Yogyakarta.

Mursiana, et al. (2018). Implementasi Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman Terong di Kabupaten Ogan Ilir, Banyuasin, dan Muara Enim, Sumatera Selatan. Balai Proteksi Tanaman Palembang.

Sari, et al. (2016). Konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT) untuk Mengurangi Penggunaan Pestisida pada Tanaman Terong. Jurnal Perlindungan Tanaman Indonesia, 20(1), 25-33.

Skripsi Universitas Lampung. (2022). Keragaman dan Kelimpahan Artropoda Tajuk Tanaman Terong Menggunakan Yellow Sticky Trap. Fakultas Pertanian, Universitas Lampung.

World Vegetable Center. (2020). Insect and Mite Pests on Eggplant: Pengendalian Hama Terpadu pada Tanaman Terong. Taiwan: AVRDC.

Zuraida. (2016). Pengendalian Hama Terpadu dengan Metode Fisik Menggunakan Perangkap Kuning Berperekat. Jurnal Agroteknologi Tropika, 4(2), 79–86.

Downloads

Published

09-07-2025

How to Cite

Ginting, T. Y. ., Sihotang , B. jonsam ., Zebua, D. L. Y. ., Farhan, A. ., pradana, A. ., Isyarah, C. D. ., sbr, A. augestian ., & Simanjuntak, C. N. . (2025). Efektivitas Penggunaan Yellow Trap Sebagai Strategi Pengendalian Hama Terpadu (PHT) Pada Tanaman Terong Ungu (Solanum Melongena L.). Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 12178–12184. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1885

Issue

Section

Articles