Pengaruh Proporsi Terigu Dan Tepung Ganyong Terhadap Tingkat Kesukaan Soft Cookies
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1860Keywords:
Soft Cookies, Terigu, Tepung Ganyong, ProporsiAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1. Bagaimana pengaruh proporsi terigu dan tepung ganyong terhadap tingkat kesukaan soft cookies (warna, bentuk, tekstur, aroma, rasa, dan cheewy). 2. Bagaimana formula soft cookies terpilih berdasarkan uji hedonik (warna, bentuk, tekstur, aroma, rasa, dan cheewy) 3. Bagaimana kandungan gizi soft cookies terpilih (karbohidrat, protein, serat, dan abu). Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah banyaknya jumlah proporsi terigu pada tepung ganyong yaitu: 50% : 50%, 25% : 75% dan 100%. Metode pengumpulan data dengan cara observasi uji hedonik dilakukan pada 30 panelis dan masing masing diberi 3 sampel. Teknik analisis data dengan menggunakan uji anova tunggal dilanjutkan dengan uji duncaan apabila hasil produk ada berpengaruh. Berdasarkan tujuan tersebut, dapat diperoleh kesimpulan: 1. Proporsi tepung ganyong tidak berpengaruh nyata terhadap hasil jadi warna, aroma, rasa, tekstur, bentuk dan cheewy menurut tes uji anova tunggal, sedangkan menurut hasil tes uji duncan, proporsi tepung ganyong 75% dan terigu 25% menempati subset tertinggi. Hasil tes uji duncan bisa dilihat dalam lampiran 4. 2.Berdasarkan hasil uji anova tunggal tidak ditemukan formula soft cookies ganyong terbaik, karena uji parameter mutu menunjukkan nilai signifikan > alfa, sehingga semua parameter tidak berpengaruh signifikan. Namun dari hasil rerata nilai mean tertinggi adalah proporsi terigu 25% dan tepung ganyong 75%. 3. Kandungan gizi soft cookies terpilih yang sangat disukai, menurut rerata adalah proporsi 75% tepung ganyong dan 25% terigu. Adapun hasil uji laboratorium soft cookies proporsi tepung ganyong dan terigu memiliki kandungan air sebesar 26,10% per 100 gram, lemak sebesar 6,02% per 100 gram, karbohidrat sebesar 50,95% per 100 gram, protein sebesar 12,28% per 100 gram, serat sebesar 4,32% per 100 gram, dan abu sebesar 0,34% per 100 gram.
References
Alieza, N. (2025). Resep Soft Cookies: Panduan Lengkap Membuat Kue Lembut yang Lezat. https://www.liputan6.com/feeds/read/5856825/resep-soft-cookies-panduan-lengkap-membuat-kue-lembut-yang-lezat
Amadea, A. (2020). 5 Tips Membuat Soft Cookies yang Chewy untuk Camilan Lebaran. Kumparan.Com. https://kumparan.com/kumparanfood/5-tips-membuat-soft-cookies-yang-chewyuntuk-camilan-lebaran-1tQoSbt2hvI
Angga, J. (1997). FORNTLLASI MINYAK MARGARIN DENGAN PENDEKATAN LINEAR PROGRAMMING.
Aptindo. (2022). Pasokan Tepung Terigu Yang Andal Dengan Harga Kompetitif Mendorong Pertumbuhan Dan Daya Saing Ekspor Produk Industri Makanan Berbasis Tepung Terigu. https://aptindo.id/publikasi/pasokan-tepung-terigu-yang-andal-dengan-harga-kompetitif-mendorong-pertumbuhan-dan-daya-saing-ekspor-produk-industri-makanan-berbasis-tepung-terigu
Arikunto, S. (2014). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta, 2(3).
Ayuningtyas, D. S., & Jayendra, P. S. (2023). The Effect of Modified Cassava Flour Substitution on Making Soft Cookies. Jurnal Pariwisata Dan Bisnis), 02(8), 1879–1882. https://doi.org/10.22334/paris.v2i8.
Bagus, S. R. (2024). FORMULASI PENGGUNAAN TEPUNG GANYONG DALAM PEMBUATAN MIE BASAH SEBAGAI PRODUK MIE PEDAS KEKINIAN. 15(1).
BPOM. (2025a). Kukis Lunak Rasa Cokelat (Choco Delight Brownies) Merk: Nextar Kemasan: Plastik Metalized (90g). MD 236210284042. https://cekbpom.pom.go.id/all-produk?query=nextar
BPOM. (2025b). Pangan Olahan Kukis Lunak Isi Selai Stroberi Nextar. https://cekbpom.pom.go.id/all-produk?query=nextar
Entjo Sukarsa, Ir, M. (2010). Tanaman Ganyong. https://bbpplembang.bppsdmp.pertanian.go.id/publikasi-detail/1140
Fathullah, A. (2013). Perbedaan Brownies Tepung Ganyong Dengan Brownies Tepung Terigu Ditinjau Dari Kualitas Inderawi Dan Kandungan Gizi. Skripsi, 14, 112.
Fatsecret. (2021a). Nextar Kukis lunak isi Brownies Choco Delight. https://mobile.fatsecret.co.id/kalori-gizi/nextar/brownies-choco-delight/1-porsi
Fatsecret. (2021b). Nextar Kukis lunak isi strawberry. https://mobile.fatsecret.co.id/kalori-gizi/nextar/strawberry-cookies/1-porsi
Giuffrida, J. (2023). This is the ultimate chocolate chip cookie, with everything readers asked for (crispy edges, yes!). https://www.latimes.com/recipe/the-ultimate-chocolate-chip-cookie-recipe
Harmayani, E., Murdiati, A., & Griyaningsih. (2011). Characterization of Edible Canna Starch ( Canna edulis ) and Its Application as Ingredient for Soft Cookies and Cendol. Agritech, 31(4), 297–304.
Jatim, B. K. T. (2014). Budidaya umbi ganyong di daerah tulungagung jawa timu. https://bppkalidawir.blogspot.com/2014/09/budidaya-umbi-ganyong.html
Juwita, Z. (2009). Formulasi dan Nilai Indeks Glikemik Cookies Ganyong(CannaedulisKerr.). https://123dok.com/document/oy8mnx0z-formulasi-nilai-indeks-glikemik-cookies-ganyong-canna-edulis.html
KementerianKesehatan.(2017).FoodCompositionTable—Indonesia (Daftar Komposisi Bahan Makanan). In Tabel Komposisi Pangan Indonesia.
Kerlinger.(1986).PengertianJenisPenelitian. https://www.scribd.com/embeds/84055328/content?start_page=I&view_mode=scroll&access_key=key-fFexxf7rlbzEfWu3HKwf
McQueen, J. (2024). The Secret Ingredient: How Salt Enhances FlavorandTextureinBakedGoods. https://www.homecookingtech.com/the-secret-ingredient-how-salt-enhances-flavor-and-texture-in-baked-goods/
Meilgaard,M.C.,Civille,G.V,&Carr, B. T. (2007). Sensory evaluation techniques 4th ed CRC Press LLC. New York.
Pistocchi, M. (2012). Biscuits / biscotti: quick history and curiosity. https://ladolcevitacooking.com/biscuits-biscotti-quick-history-curiosity
Ratnaningsih, N., Nugraheni, M., Handayani, T. H. W., & Chayati, I. (2010). Perbaikan Mutu Dan Diversifikasi Produk Olahan Umbi Ganyong Dalam Rangka Peningkatan Ketahanan Pangan.
RI,&BPOM.(2022).HANDBOOKREGISTRASIPANGAN OLAHANBISKUIT,KUKIS,WAFER, & KREKERSBADAN PENGAWASOBATDANMAKANANRI2022. https://www.scribd.com/embeds/642437004/content?start_page=I&view_mode=scroll&access_key=key-fFexxf7rlbzEfWu3HKwf
Septika,S.(2025).PerbedaanSodaKue dan Baking Powder: Panduan LengkapuntukHasilKueTerbaik. https://www.liputan6.com/feeds/read/5873307/perbedaan-soda-kue-dan-baking-powder-panduan-lengkap-untuk-hasil-kue-terbaik?utm_source=perplexity&page=3
Sholihatul, H. N. (2015). EKSPERIMEN PEMBUATAN MUFFIN BAHAN DASAR TEPUNG TERIGU SUBSTITUSI TEPUNG GANYONG. Journal of Nutrition Education, 16(2), 112. https://doi.org/10.1016/s0022-3182(84)80328-3
Slamet, A. (2010). Pengaruh Perlakuan Pendahuluan pada Pembuatan Tepung Ganyong (Canna edulis) Terhadap Sifat Fisik dan Amilografi Tepung yang dihasilkan. Agrointek,4(2),100–103. https://doi.org/https://doi.org/10.21107/agrointek.v4i2.1361
Sofiah, B. D., & Achyar, T. S. (2008). Buku Ajar Kuliah Penilaian Indra. Cetakan Ke-1). Jatinangor: Universitas Padjadjaran.
Sugiyono, P. D. (2013). METODEPENELITIAN KUANTITATIF, KUALITATIF DAN R & D (19th ed.). PENERBIT ALFABETABANDUNG. https://www.scribd.com/embeds/84055328/content?start_page=I&view_mode=scroll&access_key=key-fFexxf7rlbzEfWu3HKwf
Tri Pangesthi, L. (2009). Pemanfaatan Pati Ganyong (Canna Edulis) pada Pembuatan Mie Segar sebagai Upaya Penganekaragaman Pangan Non Beras. Media Pendidikan Gizi Dan Kuliner, 1(1), 1–6.
Tri Pangesthi, L. (2022). MATERI PPT BISCUIT|PENDIDIKAN TATABOGAUNESAScribd. https://www.scribd.com/embeds/448591256/content?start_page=I&view_mode=scroll&access_key=key-fFexxf7rlbzEfWu3HKwf
Wibowo, R. A., & Handayani, S. (2014). Koleksi Resep Kue Kering (1sted.).PT.KawanPustaka. https://books.google.co.id/books?hl=id&lr=&id=szUOBAAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA5&dq=Wibowo+dan+Handayani,+2014&ots=SR4Tek1iGq&sig=zFR-crL8WtlT1MpO67PIH-PkoqA&redir_esc=y#v=onepage&q=Wibowodan Handayani%2C 2014&f=false
Widiya, K. (2024). Penasaran Beda Gula Semut dan Gula Palem? Ayo Cari Bedanya! https://puncatraining.id/beda-gula-semut-dan-gula-palem/
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







