Pendidikan Mental Anak Di Era Teknologi Digital: Literatur Review Tentang Peran Orang Tua Dan Guru
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1851Keywords:
Pendidikan Mental Anak, Era Teknologi Digital, Peran Orang Tua dan GuruAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dan guru dalam pendidikan mental anak di era teknologi digital melalui tinjauan literatur. Metode penelitian yang digunakan adalah literature review dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber seperti jurnal, buku, dan artikel terkait pendidikan mental, perkembangan anak, serta dampak teknologi digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua dan guru memegang peran kritis dalam membentuk ketahanan mental anak, termasuk pengawasan penggunaan teknologi, pendampingan dalam berinteraksi di dunia digital, serta penguatan nilai-nilai karakter. Kolaborasi antara orang tua dan guru dinilai efektif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental anak di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Temuan ini menekankan pentingnya kesadaran dan sinergi antara kedua pihak untuk memitigasi dampak negatif teknologi sekaligus memanfaatkannya sebagai sarana pembelajaran yang positif.
References
Abdillah, D.K. et al. (2023) ‘Pengaruh Aplikasi Game Online (Mobile Legends) Terhadap Kesehatan Mental Anak Muda di Era Digital’, in Seminar Pendidikan Agama Islam, pp. 109–125.
Anarta1, F. et al. (2022) ‘Kontrol Sosial Keluarga Dalam Upaya Mengatasi Kenakalan Remaja’.
Annas, A.N. (2017) ‘Manajemen Peserta Didik Berbasis Kecerdasan Spiritual Pendidikan Islam’, TADBIR: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), pp. 132–142.
Asruly, N., Rivauzi, A. and Nafsan, N. (2024) ‘Pendidikan Spiritual Pada Anak: Studi Pemikiran Abdullah Nashih Ulwan’, Tazakka: Jurnal Pendidikan dan Keislaman, 2(01), pp. 14–29.
Hyun, C.C. et al. (2020) ‘Piaget versus vygotsky: Implikasi pendidikan antara persamaan dan perbedaan’, Journal of Industrial Engineering & Management Research, 1(3), pp. 286–293.
Khasanah, U. and Suparman, M.A. (2022) Model pembelajaran keterampilan berbicara anak usia dini menggunakan big book: Konsep dan aplikasinya. Prenada Media.
Kobandaha, F. (2017) ‘Pendidikan Inspiratif (Menjadikan Iklim Pembelajaran Bermakna)’, Tadbir: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 5(2), pp. 118–123.
Latifa, R. (2025) ‘Filsafat Pendidikan Anak Usia Dini menurut Ki Hajar Dewantara: Menumbuhkan Karakter, Kemandirian, dan Cinta Belajar Sejak Dini’, Alzam: Journal of Islamic Early Childhood Education, 5(1), pp. 74–84.
Lesilolo, H.J. (2018) ‘Penerapan teori belajar sosial albert bandura dalam proses belajar mengajar di sekolah’, KENOSIS: Jurnal Kajian Teologi, 4(2), pp. 186–202.
Nababan, S. et al. (2023) ‘Peran Pendidikan Agama Kristen dalam Mengatasi Dampak Penggunaan Teknologi bagi Remaja di era Digital’, Harati: Jurnal Pendidikan Kristen, 3(2), pp. 205–217.
Ningsih, W. and Zalisman, Z. (2024) Pembelajaran pendidikan agama Islam (PAI) dalam konteks global. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.
Noor, G. et al. (2024) ‘Menyiapkan Anak Untuk Dunia Digital: Panduan Bagi Orangtua Dalam Mendampingi Penggunaan Teknologi’, Bersatu: Jurnal Pendidikan Bhinneka Tunggal Ika, 2(5), pp. 20–37.
Risdiany, H. and Dewi, D.A. (2021) ‘Penguatan karakter bangsa sebagai implementasi nilai-nilai Pancasila’, Jurnal Pendidikan Indonesia, 2(4), pp. 696–711.
Sherli, P. et al. (2022) ‘Penguatan Pendidikan Karakter Pada Siswa Sekolah Dasar Melalui Pemanfaatan Literasi Digital’, Jurnal Pgsd, 8(1), pp. 58–72.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







