Implikasi Kesepakatan Pembagian Harta Bersama Pasca Perceraian Terhadap Putusan Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Jember (Studi Putusan Nomor 4175/Pdt.G/2024/Pa.Jr.)

Authors

  • Hasbi Ash Shiddiqi Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain
  • Siti Nur Fadila Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain
  • R.A. Harum Sukmo Ningratna Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain
  • Siti Atika Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain
  • Zelumniatul Aisyah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain
  • Fitrotul Hasanah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain
  • Gita Aninda Putri Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain
  • Rizma Nur wulandari Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain
  • Karima Karima Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain
  • Nuri Nafisatul Kamaliyah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain
  • Irmawatul Islamiyah Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nurul Qarnain

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.180

Keywords:

Kesepakatan, Harta Bersama, Perceraian, Pengadilan Agama

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi kesepakatan pembagian harta bersama yang dilakukan oleh para pihak pasca perceraian terhadap putusan Pengadilan Agama, dengan fokus pada studi kasus Putusan PA Jember Nomor 4175/Pdt.G/2024/PA.Jr. Dalam praktik peradilan agama, pembagian harta bersama umumnya mengikuti ketentuan hukum positif, khususnya Kompilasi Hukum Islam (KHI). Namun, dalam perkara ini, hakim tidak menetapkan pembagian berdasarkan prinsip tersebut, melainkan memutuskan berdasarkan kesepakatan yang telah dibuat oleh para pihak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan studi kasus, melalui analisis putusan pengadilan, dokumen kesepakatan, serta wawancara dengan pihak-pihak terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hakim menjadikan kesepakatan para pihak sebagai dasar utama dalam menjatuhkan putusan, tanpa melakukan penilaian ulang terhadap proporsionalitas pembagian menurut hukum positif. Hal ini menunjukkan bahwa dalam perkara perdata Islam, khususnya pembagian harta bersama, hakim dapat bersifat pasif dan lebih berperan sebagai pengesah atas kesepakatan yang telah dicapai secara sukarela. Pendekatan ini mencerminkan penghormatan terhadap asas kebebasan berkontrak sebagaimana diatur dalam Pasal 1338 KUH Perdata. Kesimpulannya, kesepakatan para pihak memiliki kekuatan hukum yang cukup untuk menjadi dasar putusan pengadilan, selama dibuat secara sah dan tanpa paksaan. Praktik ini berimplikasi positif terhadap fleksibilitas penyelesaian sengketa, namun tetap memerlukan kewaspadaan agar tidak mengabaikan prinsip keadilan substantif.

References

Dr. H. Erwin Owan Hermansyah Soetoto, S.H., M.H Zulkifli Ismail, S.H., M.H., And M.H. Melanie Pita Lestari, S.S. Buku Ajar Hukum Adat. Malang: Madza Media, 2021.

Estryana, Pasca Puja. “Peranan Notaris Dalam Pembuatan Akta Pembagian Harta Bersama Akibat Perceraian.” Jurnal Locus Delicti 3, No. 2 (2022): 135–49. Https://Doi.Org/10.23887/Jld.V3i2.1610.

Hayatuddin, Khalisah, Ardiyan Saptawan, Muhamad Sadi Is, And Intan Atiqoh. “Penyelesaian Masalah Harta Bersama Dengan Mekanisme Peralihan Hak: Studi Terhadap Putusan Pengadilan Agama Sekayu.” Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum 21, No. 1 (2023): 61–81.

Hertasmaldi, Hafiz Abdul. “Penolakan Pembagian Harta Bersama Alasan Nafkah Anak Menurut Kompilasi Hukum Islam.” Jurnal Hukum Keluarga 6, No. 1 (2021).

Hyma Puspytasari, Heppy. “Harta Bersama Dalam Perkawinan Menurut Hukum Islam Dan Hukum Positif.” Jatiswara 35, No. 2 (2020): 129–43. Https://Doi.Org/10.29303/Jatiswara.V35i2.252.

Khisni, Akhmad. “Ijtihad Progresif Dalam Penegakan Hukum Positif Islam Di Pengadilan Agama Tentang Pembagian Harta Bersama.” Jurnal Hukum Ius Quia Iustum 19, No. 3 (2012): 455–70. Https://Doi.Org/10.20885/Iustum.Vol19.Iss3.Art7.

Limbong, Panal Herbet, Syawal Amry Siregar, And Muhammad Yasid. “Pengaturan Hukum Dalam Pembagian Harta Bersama Perkawinan Menurut Hukum Perdata Yang Berlaku Saat Ini Di Indonesia.” Jurnal Retentum 5, No. 2 (2023): 177. Https://Doi.Org/10.46930/Retentum.V5i2.1346.

Mesraini, Mesraini. “Konsep Harta Bersama Dan Implementasinya Di Pengadilan Agama.” Ahkam : Jurnal Ilmu Syariah 12, No. 1 (2014): 59–70. Https://Doi.Org/10.15408/Ajis.V12i1.980.

Nadinne, Astari. “Sengketa Harta Bersama Setelah Terjadinya Perceraian (Analisis Putusan Mahkamah Agung Nomor 1710 K/Pdt/2020).” Indonesian Notary 4, No. 11 (2022): 1105.

Nawawi, Kholil. “Harta Bersama Menurut Hukum Islam Dan Perundang-Undangan Di Indonesia.” Mizan: Journal Of Islamic Law 1, No. 1 (2018): 1–16. Https://Doi.Org/10.32507/Mizan.V1i1.104.

Prasetiya, Falah Andrean, Dian Septiandani, And Dhian Indah Astanti. “Pelaksanaan Poligami Dan Pembagian Harta Bersama Dalam Kajian Hukum Islam Dan Hukum Positif Indonesia.” Semarang Law Review (Slr) 4, No. 2 (2023): 123. Https://Doi.Org/10.26623/Slr.V4i2.7769.

Putri, Elfirda Ade, And Windy Sri Wahyuni. “Penyelesaian Sengketa Harta Bersama Setelah Perceraian Dalam Hukum Positif Di Indonesia.” Jurnal Mercatoria 14, No. 2 (2021): 40–52. Https://Doi.Org/10.31289/Mercatoria.V14i2.5692.

Putri, Rabiatul Adawiyah Catur. “Pembagian Harta Bersama Pascaperceraian Dalam Perkawinan Adat Matrilineal Di Minangkabau Menurut Hukum Positif Dan Fiqh Islam.” Journal Of Indonesian Comparative Of Syari’ah Law 5, No. 1 (2022): 84–103. Https://Doi.Org/10.21111/Jicl.V5i1.7852.

Rahardjo, Mudjia. Studi Kasus Dalam Penelitian Kualitatif: Konsep Dan Prosedurnya. Http://Repository.Uin-Malang.Ac.Id/. Vol. 11. E Book, 2017.

Rastuti, Tuti, And Utari Dewi Fatimah. “Mendobrak Kelemahan Litigasi Konvensional Melalui Model Advokasi Mandiri Dalam Rangka Pembaharuan Proses Peradilan.” Jurnal Litigasi 16, No. 1 (2015): 2658–2740.

Rodríguez, Velastequí, Maldonado. “Efektivitas Pembagian Harta Gono - Gini Pasca Perceraian Dalam Persfektif Yuridis Sosiologi.” El-Ghiroh. Xvi, No. 01 (2019): 1–23.

Rohanawati, Ayunita Nur, And Dian Agung Wicaksono. “Kesetaraan Dalam Perjanjian Kerja Dan Ambiguitas Pertimbangan Hukum Mahkamah Konstitusi An Analysis Of Constitutional Court Decision Number 13/Puu-Xv/2017.” Jurnal Judisial 11, No. 03 (2018): 267–89.

Ruhimat, Mamat. “Teori Syirkah Dalam Pembagian Harta Bersama Bagi Istri Yang Berkarir Berdasarkan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 Dan Kompilasi Hukum Islam Serta Prakteknya Di Pengadilan Agama Mamat.” ’Adliya 11, No. 1 (2014): 79–97.

Setiawan, Eko. “Dinamika Pembaharuan Hukum Keluarga Islam Di Indonesia.” De Jure: Jurnal Hukum Dan Syar’iah 6, No. 2 (2014). Https://Doi.Org/10.18860/J-Fsh.V6i2.3207.

Sugiswati, Besse. “Konsepsi Harta Bersama Dari Perspektif Hukum Islam, Kitab Undang-Undang Hukum Perdata Dan Hukum Adat.” Perspektif 19, No. 3 (2014): 201. Https://Doi.Org/10.30742/Perspektif.V19i3.22.

Syahputra, M. Yusrizal Adi. “Penafsiran Hukum Oleh Hakim Mahkamah Konstitusi.” Mercatoria 4, No. 2 (2011).

Syamsiah, Desi, Riki Martin Bala Bao, And Nur Fatihah Yuliana. “Dasar Penerapan Asas Pacta Sunt Servanda Dalam Perjanjian.” Jurnal Hukum Das Sollen 9, No. 2 (2023). Https://Doi.Org/10.32520/Das-Sollen.V9i2.2988.

Trisnawati, Novitaningsih Dwi, And M. Yazid Fathoni. “Tinjauan Yuridis Pembagian Harta Perkawinan Menurut Hukum Islam Dan Hukum Perdata (Studi Kasus Putusan Nomor; 0752/Pdt.G/2015/Pa.Jb).” Jurnal Private Law Fakultas Hukum Universitas Mataram 2, No. 2 (2022): 336–43.

Utami, Safira Maharani Putri, And Siti Nurul Intan Sari Dalimunthe. “Penerapan Teori Keadilan Terhadap Pembagian Harta Bersama Pasca Perceraian.” Jurnal Usm Law Review 6, No. 1 (2023): 433. Https://Doi.Org/10.26623/Julr.V6i1.6899.

Yunanto, Yunanto. “Hakikat Asas Pacta Sunt Servanda Dalam Sengketa Yang Dilandasi Perjanjian.” Law, Development And Justice Review 2, No. 1 (2019). Https://Doi.Org/10.14710/Ldjr.V2i1.5000.

Yusriana, Yusriana. “Analisis Hukum Terhadap Penyelesaian Sengketa Harta Bersama Menurut Kompilasi Hukum Islam.” Juripol 5, No. 2 (2022): 68–78. Https://Doi.Org/10.33395/Juripol.V5i2.11690.

Zubaidi, Zaiyad. “Tanggapan Ulama Dayah Terhadap Pembagian Harta Bersama Menurut Pasal 97 Khi.” Media Syari’ah 22, No. 1 (2020): 30. Https://Doi.Org/10.22373/Jms.V22i1.6615.

Downloads

Published

15-04-2025

How to Cite

Ash Shiddiqi, H., Fadila, S. N., Ningratna, R. H. S., Atika, S., Aisyah, Z., Hasanah, F., Putri, G. A., Nur wulandari, R., Karima, K., Kamaliyah, N. N., & Islamiyah, I. (2025). Implikasi Kesepakatan Pembagian Harta Bersama Pasca Perceraian Terhadap Putusan Hakim Pengadilan Agama Kabupaten Jember (Studi Putusan Nomor 4175/Pdt.G/2024/Pa.Jr.). Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 297–316. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.180

Issue

Section

Articles