Fatwa Mantan Mufti Mesir Syauqi 'Allam Tentang Kewajiban Istri Dalam Rumah Tangga
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1783Keywords:
Istri, Kewajiban, SyauqiAbstract
Penelitian ini bertujuan bahwa istri tidak berkewajiban untuk mengurus pekerjaan rumah menurut mantan Mufti Mesir Syauqi 'Allam. Fatwa tersebut sangat berbeda dengan pendapat ulama kontemporer lainnya yang mewajibkan istri untuk mengurus pekerjaan rumah. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah 1. Apa saja kewajiban istri menurut Syauqi, 2. Bagaimana dalil yang digunakan Syauqi tentang istri tidak diwajibkan untuk mengurus rumah, 3. Apa faktor penyebab perbedaan pendapat antara Syauqi ’Allam dengan ulama kontemporer lainnya tentang kewajiban istri. Penelitian ini adalah penelitian normatif. Sumber datanya adalah sumber sekunder, yaitu kitab Fatawa as-Syabab. Sebagai bahan penunjang, peneliti menggunakan kitab fiqh, buku-buku, jurnal ilmiah. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1. Kewajiban istri menurut Syauqi ‘ada empat, yaitu berhubungan seksual, menaati suami lebih didahulukan daripada ayahnya, memelihara diri dan martabat suami serta menempati rumah bersama suaminya. Fatwa tersebut dapat dipahami bahwa menurut Syauqi, istri tidak berkewajiban mengurus pekerjaan rumah. 2. Fatwa Syauqi merujuk Q.S al-Baqarah: 269 dan ar-Rum: 21, hadis, pendapat ulama dan ‘urf. 3. Faktor perbedaan pendapat Syauqi dengan ulama kontemporer lainnya dikarenakan berbedanya dalil. Fatwa mantan Mufti ini tidak sesuai dengan aturan hukum perkawinan di Indonesia. Hal ini karena aturan hukum perkawinan di Indonesia menetapkan bahwa istri berkewajiban untuk mengurus rumah tangga, termaktub pada Pasal 34 UU Nomor 1 Tahun 1974 pada poin 2 bahwa istri wajib mengatur urusan rumah tangga dengan sebaik-baiknya.
References
’Allam, S. (2014). Fatawa as-Syabab, J.4. Kairo: Daar al-Kutub wa al-Watsaiq al-Qaumiyyah.
’Allam, S. (2022a). Al-Mauqi’ ar-Rasmi li Fadhilati Syauqi ’Allam. Syauqi ’Allam.
’Allam, S. (2015). A'lam al-Muftin. Kairo: Daar al-Ifta`.
Abdul, H. (2018). Perspektif Hukum Islam Terhadap Istri Sebagai Pencari Nafkah Dalam Keluarga. Al Qodiri, 15(2018).
Abu Abdurrahman Ahmad Nasai. (2001). Sunan Kubra (1st ed.). Beirut: Muassasah ar-Risalah.
Ad-Dardir. (1431). Syarh al-Kabir. Beirut: Daar al-Fikri).
Agama, D. (2009). Al-Qur`an dan Tafsirnya (2nd ed.). Jakarta: Departemen Agama RI
Al-Jauziyah, I. Q. (1994). Zaadul Ma’ad. Beirut: Mu’assasah ar-Risalah.
Al-Kasani. (1986). Bada’i as-Shana’i fi Tartib as-Syarai’. Beirut: Daar al-Kutub.
Al-Qaradhawi, Yusuf. (n.d.). Fatawa Mu’ashirah. Damaskus: Maktabah Wahbah.
Al-Qurthubi, A. A. M. (1964). Al-Jami’u li Ahkamil Qur`an, J. 5. Beirut: Daar al-Kutub.
Al-Qurthubi, A. A. M. bin A. al-A. (2006). Tafsir al-Jami’ li Ahkam al-Quran. Kairo: Muassasah ar-Risalah.
An-Nawawi, M. (2014). Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim bin al-Hajjaj, J.10. Beirut: Daar al-Marifah.
As-Shabuni, M. A. (1995). Hadiyyah al-Afrah li al-’Arusain az-Zawaj al-Islami al-Mubakkir Sa’adah wa Hashanah.
’Asyur, Majdi. (2021). Daqiqah Fiqhiyyah. Kairo: Daar al-Ifta`.
At-Turmudzi. (1975). Sunan Turmudzi (2nd ed.). Maktabah Musthafa.
At-Turmudzi. (1996). Al-jami’ al-Kabir Sunan Turmudzi. Daar al-Gharb Islami.
Az-Zuhaili, Muhammad. (2013). Al-Mu’tamad fi al-Fiqhi as-Syafi’i, J. 4. Beirut: Daar al-Qalam.
Az-Zuhaili, Wahbah. (1985). Al-Fiqh al-Islam wa ’adillatuhu. Daar al-Fikri.
Az-Zuhaili, Wahbah. (2017). Mausuah al-Fiqh al-Islami wa al-Qadhaya al-Muashirah, J.8. Damaskus: Daar al-Fikri.
Baz, A. A. bin. (1433). Fatawa Nur ‘ala ad-Darb, Riyadh.
Haiah Kibar Ulama. (2020). Tasamuh Media.
Haitami, I. H. (2016). Fathu al-Mubin. Riyadh: Daar al-Minhaj.
Hilal ’Imad Ahmad. (2021). Masirah al-Fatwa bi ad-Diyar al-Mishriyyah. Kairo: Daar al-Ifta.
Ibn Majah. (2009). Sunan Ibn Majah. Riyadh: Daar al-Risalah al-'Alamiyah.
Kamil, Hisyam. (2017). Tuhfatul Kiram Syarh Arbain wa Qawaidh Ahkam (2nd ed.). Kairo: Daar Jawami’ al-Kalim.
Kementerian Agama. (2019). Al-Qur`an dan Terjemahnya. Jakarta: Lajnah Pentashih Mushaf al-Qur`an Kemenag RI.
Khidmat al-Marah li Zawjiha. (2010). Al-Ittihad.
Muhammad bin Ismail bin Ibrahim al-Bukhari. (2012). Shahih Bukhari. Riyadh: As-Sulthaniyah.
Munawarah, Ovi. (2018). Kewajiban IstriDalam Rumah Tangga.
Muslim Abu Husein. (1995). Shahih Muslim (Fuad Muhammad (Ed.)). Kairo: Mathba’ah Isa al-Babi.
Sarwat, Ahmad. (2017). Istri Bukan Pembantu (1st ed.). Jakarta: Rumah Fiqh Publishing.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D (2nd ed.). Jakarta: Alfabeta.
Syarifuddin, Amir. (2014). Hukum Perkawinan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.
Zahrah, M. A. (2015). Ahwal as-Syakhshiyyah. Kairo: Daar al-Fikri al-Arabi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Muhammad Fadhil, Muchlis Bahar , Zainal Azwar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





