Implementasi Manajemen Pendidikan Inklusi DI TK Pembangunan Laboratorium UNP
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1723Keywords:
Pendidikan Inklusi, Anak Berkebutuhan Khusus, PAUDAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi manajemen pendidikan inklusi di TK Pembangunan UNP, Padang. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan guru serta observasi langsung ke kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lembaga ini telah berupaya menerapkan pendidikan inklusi meskipun belum sepenuhnya memiliki dokumen kebijakan tertulis dan kurikulum khusus. Identifikasi kebutuhan anak dilakukan melalui asesmen awal, dan terdapat keterlibatan orang tua serta tenaga ahli dalam perencanaan program. Observasi menunjukkan bahwa interaksi guru dengan anak berkebutuhan khusus cukup baik, namun beberapa aspek seperti media pembelajaran adaptif dan struktur organisasi belum optimal. Meskipun menghadapi keterbatasan sumber daya dan pedoman pelaksanaan, semangat inklusivitas tercermin dalam sikap tidak membeda-bedakan anak. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan dalam aspek perencanaan formal, pelatihan guru, dan penyediaan fasilitas adaptif guna mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusi yang lebih efektif di tingkat PAUD.
References
Direktorat Jenderal PAUD dan DIKMAS. (2018). Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif di Satuan Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Hidayat, D. R., Irawati, Y., & Suryani, N. (2023). Penerapan Pendidikan Inklusi di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Deepublish.
Imara’atul Mauliddiyah, N., & Permata, F. A. (2023). Strategi Guru dalam Pelaksanaan Pendidikan Inklusi di PAUD. Bandung: Alfabeta.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Pedoman Umum Penyelenggaraan Pendidikan Inklusif. Jakarta: Kemendikbud.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2016). Kebijakan Pendidikan Inklusif untuk PAUD. Jakarta: Kemendikbud.
Kemendikbudristek. (2022). Profil Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Inklusif. Jakarta: Kemendikbudristek.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). California: SAGE Publications.
NAEYC. (2022). Developmentally Appropriate Practice in Early Childhood Programs Serving Children from Birth through Age 8 (4th ed.). Washington, DC: National Association for the Education of Young Children.
Permendiknas. (2009). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 70 Tahun 2009 tentang Pendidikan Inklusif bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa. Jakarta: Kemdiknas.
Santrock, J. W. (2011). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Siregar, E., & Manullang, S. (2023). Pendidikan Inklusif di Indonesia: Teori dan Praktik. Medan: Graha Ilmu.
Soetjiningsih. (2012). Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: EGC.
Subini, N. (2013). Strategi Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sunardi, et al. (2011). Pendidikan Inklusif: Konsep dan Aplikasi. Jakarta: Direktorat Pembinaan Sekolah Luar Biasa, Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah, Kemendiknas.
UNESCO. (2009). Policy Guidelines on Inclusion in Education. Paris: United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization.
UNESCO. (2020). Inclusion and Education: All Means All. Paris: UNESCO.
UNICEF. (2022). Early Childhood Education and Inclusive Learning Environments. New York: UNICEF.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Fiyola Triana Eldiva, Ringgi Rahmat Fitra, Della Oktania, Rahmat Junaidi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







