Pendekatan Kimia Medisinal dalam Penemuan Senyawa Antiretroviral Baru: Integrasi Komputasi dan Perspektif Klinis di Era Resistensi HIV
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.166Keywords:
HIV/AIDS, antiretroviral, kimia medisinal, , in silico, resistensi obat, desain berbasis strukturAbstract
Meningkatnya kasus resistensi terhadap terapi antiretroviral (ARV) menuntut pendekatan inovatif dalam penemuan obat HIV yang lebih efektif dan selektif. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pendekatan kimia medisinal terkini dalam penemuan dan pengembangan senyawa antiretroviral, khususnya melalui integrasi metode komputasi dan evaluasi klinis. Penelitian ini merupakan studi literatur berbasis analisis sistematis terhadap artikel primer nasional dan internasional dalam lima tahun terakhir. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pencarian literatur elektronik menggunakan database ilmiah terkemuka, dengan seleksi berdasarkan kriteria inklusi-eksklusi. Analisis dilakukan secara naratif dan deskriptif-kritis terhadap efektivitas metode in silico (molecular docking, QSAR, AI-assisted screening) serta karakteristik klinis pasien HIV/AIDS di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa senyawa alami dan sintetik yang ditargetkan pada enzim HIV-1 (reverse transkriptase, protease, integrase) menunjukkan potensi aktivitas antivirus yang menjanjikan, terutama setelah dilakukan optimasi struktur dan prediksi farmakokinetik. Penemuan ini mendukung pentingnya pemanfaatan kimia medisinal berbasis struktur dan teknologi komputasi sebagai strategi utama dalam melawan resistensi resistensi ARV. Kesimpulan dari kajian ini menekankan perlunya penguatan validasi eksperimental dan kolaborasi lintas sektor guna mempercepat pengembangan kandidat obat antiretroviral generasi baru yang lebih efektif, aman, dan terjangkau
References
Amin, S. (n.d.). KEMAJUAN DALAM PENGEMBANGAN SENYAWA ANTIRETROVIRAL : PERSPEKTIF. 1(6), 1362–1368.
Arini Nabila Putri, Taufik Muhammad Fakih, & Dina Mulyanti. (2022). Uji Aktivitas In Silico Senyawa Turunan Flavonoid sebagai Antiviral (HIV). Bandung Conference Series: Pharmacy, 2(2), 1–8. https://doi.org/10.29313/bcsp.v2i2.4699
Dickter, J. K., & Ross, J. A. (2023). in Patients with Cancer and Transplant Recipients. October, 1–5.
Hidayati, N. R., Setyaningsih, I., & Pandanwangi, S. (2018). Tingkat kepatuhan pasien HIV/AIDS terhadap penggunaan obat anti retroviral (ARV) di RSUD Gunung Jati Cirebon. Jurnal Ilmiah Farmasi, 14(2), 58–66. https://doi.org/10.20885/jif.vol14.iss2.art1
Martilova, D. (2020). Faktor Yang Mempengaruhi Pengetahuan Remaja Dalam Pencegahan Hiv Aids Di Sma N 7 Kota Pekanbaru Tahun 2018. JOMIS (Journal of Midwifery Science), 4(1), 63–68. https://doi.org/10.36341/jomis.v4i1.1072
Núñez, I., Caro-Vega, Y., MacDonald, C., Mosqueda, J. L., Piñeirúa-Menéndez, A., & Matthews, A. A. (2025). Comparative effectiveness of bictegravir versus dolutegravir, raltegravir, and efavirenz-based antiretroviral therapy among treatment-naïve individuals with HIV. European Journal of Internal Medicine, 133(May 2024), 86–92. https://doi.org/10.1016/j.ejim.2025.01.013
Oktafiani, D., & Putrie, I. R. (2023). Resistensi Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Mekanisme Kerja Antiretroviral. Jurnal Ilmiah Kedokteran, 8(2), 34–40.
Risko Faristiana, A., Oktafiana, H., Widarto, H. S., & Akyunina, Q. (2023). Upaya Penanggulangan dan Pencegahan Penyakit HIV/AIDS Bagi Masyarakat di Desa Bungkuk Efforts to Overcome and Prevent HIV/AIDS for Communities in Bungkuk Village. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia (JPMI), 2(3), 82–94.
Rohmatullailah, D., & Fikriyah, D. (2021). Faktor Risiko Kejadian HIV Pada Kelompok Usia Produktif di Indonesia. Jurnal Biostatistik, Kependudukan, Dan Informatika Kesehatan, 2(1), 45. https://doi.org/10.51181/bikfokes.v2i1.4652
Ruswanto, R., Nofianti, T., Mardianingrum, R., & Lestari, T. (2018). Desain dan Studi In Silico Senyawa Turunan Kuwanon-H sebagai Kandidat Obat Anti-HIV. Jurnal Kimia VALENSI, 4(1), 57–66. https://doi.org/10.15408/jkv.v4i1.6867
Sever, B., Otsuka, M., Fujita, M., & Ciftci, H. (2024). A Review of FDA-Approved Anti-HIV-1 Drugs, Anti-Gag Compounds, and Potential Strategies for HIV-1 Eradication. International Journal of Molecular Sciences, 25(7). https://doi.org/10.3390/ijms25073659
Smith, S. J., Zhao, X. Z., Passos, D. O., Lyumkis, D., Burke, T. R., & Hughes, S. H. (2021). Integrase strand transfer inhibitors are effective anti-hiv drugs. Viruses, 13(2), 1–28. https://doi.org/10.3390/v13020205
Suminar, E., Fitrianur, W. L., & ... (2023). Sosialisasi Tindakan Preventif HIV/AIDS Pada Remaja di SMP Muhammadiyah 4 Gresik. Jurnal …, 6(2), 88–95.
Suryawan, N. W., Bachrun, E., Prayitno, S., Bhakti, S., Mulia, H., Relationship, T., Parenting, B., & Behavior, S. (2023). JPKM Jurnal Profesi Kesehatan Masyarakat. 4(1), 1–7.
Sutrasno, M. A., Yulia, N., Rumana, N. A., & Fannya, P. (2022). Literature Review Gambaran Karakteristik Pasien HIV/AIDS di Fasilitas Pelayanan Kesehatan di Indonesia. Jurnal Manajemen Informasi Dan Administrasi Kesehatan (JMIAK) , 5(1), 50–59.
Utami, I. T., Prakoeswa, F. R. S., Lestari, N., & Ichsan, B. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan dengan Stigma Masyarakat Terhadap Infeksi HIV / AIDS di Indonesia : Literature Review. Jurnal Kedokteran Syiah Kuala, 23(1), 99–107. https://doi.org/10.24815/jks.v23i1.24678
Woldu, M. A. (2024). Enhancing antiretroviral efficacy : a comprehensive exploration of liposomal and receptor ‑ targeted drug delivery for HIV. Discover Medicine. https://doi.org/10.1007/s44337-024-00121-8
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Saeful Amin, Pradipta Apryan Sevrizal, Muhammad Haikal Alamsyah, Vicky Novia Sapitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







