Analisis Fitokimia Dan Penetapan Kadar Flavonoid Total Pada Ekstrak Daun Matoa (Pometia pinnata) Dengan Metode Spektrofometri UV-Vis
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.164Keywords:
Pometia pinnata, daun matoa, flavonoid, skrining fitokimia, spektrofotometri UV-VisAbstract
Matoa (Pometia pinnata) adalah tanaman dari famili Sapindaceae tersebar diseluruh daerah tropis dan secara empiris oleh masyarakat sebagai komplek penyembuhan. Daun matoa diketahui memiliki potensi sebagai antihipertensi, antipiretik, dan obat untuk gangguan kulit serta pembengkakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi senyawa fitokimia dan menentukan kandungan flavonoid daun matoa. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%. Setelah menerima ekstrak kental, uji skrining fitokimia dan penetapan kadar flavonoid menggunakan pengukuran spektrofotometri UV-Vis dengan quersetin sebagai standar pada panjang gelombang 430 nm. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun matoa mengandung senyawa golongan flavonoid, tanin, saponin, dan triterpenoid. Kandungan flavonoid total yang diperoleh sebesar 15,884 mg QE/g ekstrak atau 1.588,4%. Temuan ini menunjukkan bahwa daun matoa memiliki potensi sebagai sumber senyawa bioaktif yang berkontribusi dalam pengembangan bahan alam untuk bidang kesehatan dan farmasi.
References
Amin, S., Utami, F., & Maulidya, S. A. I. (2022a). Skrining Virtual Senyawa Flavonoid Sebagai Inhibitor Main Protease Untuk Kandidat Anti-Sars-Cov-2. Yogyakarta: Deepublish.
Amin, S., Utami, F., & Maulidya, S. A. I. (2022b). Virtual Screening of Flavonoid Compounds as A Main Protease Inhibitor for Anti-Sars-Cov-2 Candidates. Indonesian Journal of Pharmaceutical Science and Technology, 9(3), 198–209.
Aminah, A., Tomayahu, N., & Abidin, Z. (2017). Penetapan kadar flavonoid total ekstrak etanol kulit buah alpukat (Persea americana Mill.) dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 4(2), 226–230.
Arifin, B., & Ibrahim, S. (2018). Struktur, bioaktivitas dan antioksidan flavonoid. Jurnal Zarah, 6(1), 21–29.
Fadillah, A., Rahmadani, A., & Rijai, L. (2017). Analisis Kadar Total Flavonoid dan Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Daun Kelubut (Passiflora foetida L.). Proceeding of Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, 5, 21–28.
Forestryana, D., & Arnida, A. (2020). Skrining fitokimia dan analisis kromatografi lapis tipis ekstrak etanol daun jeruju (Hydrolea spinosa L.). Jurnal Ilmiah Farmako Bahari, 11(2), 113–124.
Harborne, R. (1987). Pengaruh Varian Pelarut Saponin Daun Kelor dengan Metode Peredaman Radikal Bebas DPPH.
Ikalinus, R., Widyastuti, S. K., & Setiasih, N. L. E. (2015). Skrining fitokimia ekstrak etanol kulit batang kelor (Moringa oleifera). Indonesia Medicus Veterinus, 4(1), 71–79.
Lindawati, N. Y., & Ma’ruf, S. H. (2020). Penetapan kadar total flavonoid ekstrak etanol kacang merah (Phaseolus vulgaris L.) secara spektrofotometri visibel. Jurnal Ilmiah Manuntung: Sains Farmasi Dan Kesehatan, 6(1), 83–91.
Martiningsih, N. W., Widana, G. A. B., & Kristiyanti, P. L. P. (2016). Skrining fitokimia dan uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun Matoa (Pometia pinnata) dengan metode DPPH. Prosiding Seminar Nasional MIPA, 332–338. FMIPA Undiksha.
Nuryadin, Y., Naid, T., Dahlia, A. A., & Dali, S. (2018). Kadar flavonoid total ekstrak etanol daun serai dapur dan daun alang-alang menggunakan spektrofotometri UV-VIS. Window of Health: Jurnal Kesehatan, 337–345.
Rossalinda, R., Wijayanti, F., & Iskandar, D. (2021). Effectiveness of Matoa Leaf (Pometia pinnata) Extract as an Antibacterial Staphylococcus epidermidis. Stannum: Jurnal Sains Dan Terapan Kimia, 3(1), 1–8.
Sauriasari, R., Azizah, N., & Basah, K. (2017). Tyrosinase inhibition, 2, 2-diphenyl-1-picrylhydrazyl radical scavenging activity, and phytochemical screening of fractions and ethanol extract from leaves and stem bark of matoa (Pometia pinnata). Asian Journal of Pharmaceutical and Clinical Research, 85–89.
Syamsul, E. S., Hakim, Y. Y., & Nurhasnawati, H. (2019). Penetapan kadar flavonoid ekstrak daun kelakai (Stenochlaena palustris (Burm. F.) Bedd.) dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 1(1), 11–20.
Wahyulianingsih, W., Handayani, S., & Malik, A. (2016). Penetapan kadar flavonoid total ekstrak daun cengkeh (Syzygium aromaticum (L.) Merr & Perry). Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 3(2), 188–193.
Wulandari, L., Nugraha, A. S., & Himmah, U. A. (2021). Penentuan aktivitas antioksidan dan antidiabetes ekstrak daun matoa (Pometia pinnata JR Forst. & G. Forst.) secara In Vitro. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 132–141.
Ziraluo, Y. P. B. (2020). Tanaman Obat Keluarga Dalam Perspektif Masyarakat Transisi (Studi Etnografis pada Masyarakat Desa Bawodobara). Jurnal Inovasi Penelitian, 1(2), 99–106.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Saeful Amin, Dita Pebriyanti, Sahda Qolbiah, Syahda Noer Candramurti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







