Struktur Tari Lacak Apung Di SMA Negeri 9 Palembang
Struktur Tari Lacak Apung Di SMA Negeri 9 Palembang
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1602Keywords:
Struktur tari lacak apungAbstract
Tari Lacak Apung merupakan salah satu tari kreasi berasal dari daerah Sumatera Selatan yang terinspirasi dari kehidupan masyarakat di rumah apung Sungai Musi. Secara etimologis, nama tarian ini berasal dari kata "lacak" yang berarti ”mencari” atau “melacak”, dan "apung" yang merujuk “mengapung” atau “di atas air”. Tarian ini lahir dari pengamatan kehidupan masyarakat rumah apung di Sungai Musi, yang menjadi jantung budaya dan ekonomi Palembang. Sebagai tari kreasi baru, proses penciptaannya melibatkan eksplorasi gerak, musik, dan kostum yang terinspirasi langsung dari aktivitas warga sungai, seperti mendayung, memancing, dan interaksi sosial di atas air.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokuinentasi kemudian dianalisis dengan teknik analisis data observasi, teknik analisis data wawancara, dan teknik analisis data dokumentasi.
Hasil penelitian menunjukan bahwa tari lacak apung memiliki 3 struktur, yakni : Struktur awal, Struktur tengah, Struktur akhir. Jumlah penari yakni 5 orang penari perempuan dan memiliki 20 ragam gerak yang di bentuk dalam tiga adegan mulai dari awal, konfik, serta berakhirnya tarian.
Keywords: Struktur tari lacak apung
References
Dama, T. A., & Rochayati, R. (2016). Deskripsi Gerak Tari Sekapur Sirih sebagai Tari Penyambutan Tamu di Provinsi Jambi. Sitakara: Jurnal Pendidikan Seni dan Seni, 1-13.
Dewi, N. M., Ruspawati, I. A., & Sutapa, I. K. (2023). Karya Tari Aci Dehe. Jurnal Igel: Journal Of Dance, 163-170.
Fajri, I., & Faud, A. (2021). Perancangan Buku Fotografi Bentuk Gerak tari Adok (Tarian Sumatra Barat). JCA of Design & Creative, 99-108.
fitri, A. Z., & Nik, H. (2020). Metodologi Penelitian Pendidikan: Kuantitatif, Kualitatif, Mixed Method, dan Research and Development. Malang: PT. Cita Intrans Selaras (Citila).
Hadi, Y. S. (2007). Kajian Tari: Teks dan Konteks. Yogyakarta: Pustaka Book Publisher.
Hadi, Y. S. (2021). Koreografi: Bentuk-Teknik-Isi. Yogyakarta: Dwi-Quantum.
Hanna, J. (2021). Dance and Creativity: The Choreographic Process. Oxford: University Press.
Ismiati, A., Fujiawati, F. S., & Permanasari, A. T. (2021). Perancangan Aplikasi Magic Card Augmented Reality pada Gerak Dasar Tari Sunda. JPKS: Jurnal Pendidikan dan Kajian Seni, 127-142.
Ismunandar. (2022). Struktur Penyajian Tari Jepin Rotan Pontianak. Aksara: Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal, 1177-1192.
Miroto, m. (2022). Dramaturgi Tari. Yogyakarta: Badan Penerbitan ISI Yogyakarta.
Prasetyo, M. A., Setyaningrum, N. D., & Yelli, N. (2022). Struktur Gerak Tari Zapin Rodat di Sanggar Seni Tari Tradisional Dinda Bestari Palembang. Besaung: Jurnal Seni, Desain dan Budaya, 89-96.
Rochayati, R. (2020). Tari Kipas Chandani: Gerak, Ruang dan Waktu. Geter: Jurnal Seni Drama Tari dan Musik, 12-25.
Sari, D. C. (2023). Analisis Struktur Tari Hadrah Di Sanggar Al-Karomah Di Kota Palangka Raya. Jurnal Tambuleng: Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik, 40-45.
Shaesa, G. N. (2021). Tari angglang Ayu di Kepulauan Riau Dikaji dalam Perspektif Analisis Koreografi. Jurnal Seni Tari, 65-82.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif. Bandung: Alfabeta, CV.
Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kulaitatif. Bandung: Alfabeta.
Turyati, & Azizah, F. N. (2022). Kajian Struktur Tari Perang Centong dalam Ritual Ngasa. Jurnal Panggung, 491-502.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Gabrela Malika Casta, Rully Rochayati, Dedy Firmansyah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







