Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Tentang Asi Eksklusif Terhadap Pengetahuan Ibu Menyusui Di TPMB Ida Kristanti,Amd.Keb

Authors

  • Yuliani Putri Giana Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen
  • Sulistiyah Sulistiyah Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1573

Keywords:

Edukasi Kesehatan, Pemberian Air Susu Ibu (ASI), Pengetahuan, Ibu Laktasi

Abstract

ASI eksklusif berperan sebagai sumber utama nutrisi yang dibutuhkan bayi selama enam  bulan pertama kehidupan dan memiliki peranan krusial dalam mendukung proses pertumbuhan serta perkembangan optimal. Namun demikian, tingkat pemahaman ibu menyusui terkait pentingnya pemberian ASI eksklusif masih tergolong rendah. Studi ini dilaksanakan guna menilai sejauh mana efektivitas dari kegiatan edukasi yang diberikan kesehatan reproduksi guna memperluas wawasan para ibu tentang Pemberian Air Susu Ibu secara eksklusif di lingkungan Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pra-eksperimen, yang melibatkan satu kelompok subjek yang diuji sebelum dan sesudah intervensi melalui pretest dan posttest, melibatkan 30 ibu menyusui pemilihan responden dilakukan secara purposive. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diisi oleh subjek penelitian sebelum dan sesudah pemberian edukasi. Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan melalui uji paired t-test, diperoleh temuan bahwa adanya perubahan tingkat pengetahuan yang menunjukkan perbedaan bermakna berdasarkan hasil analisis statistik (p < 0,05). Aspek yang mengalami peningkatan mencakup pemahaman mengenai manfaat ASI eksklusif, teknik menyusui yang benar, serta risiko yang ditimbulkan akibat pemberian makanan tambahan sebelum waktunya. Temuan ini menunjukkan bahwa intervensi edukasi kesehatan reproduksi memiliki dampak positif terhadap pengetahuan ibu menyusui. Oleh karena itu, kegiatan edukatif semacam ini sangat disarankan untuk diterapkan secara berkelanjutan di fasilitas layanan Pelayanan kesehatan yang bersifat promotif dan preventif merupakan komponen strategis dalam mendukung pencapaian target program ASI eksklusif secara nasional.

References

Andini, R., & Susanti, L. (2024). Pendekatan kelompok dalam pendidikan kesehatan untuk meningkatkan praktik menyusui pada ibu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(1), 45–52.

Dewi, S. M., & Wulandari, A. (2023). Hubungan tingkat pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif dengan perilaku menyusui di wilayah kerja Puskesmas Sukajadi. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 11(2), 78–86.

Kartika, L., Nugroho, D., & Damayanti, S. (2023). Intervensi pendidikan kesehatan reproduksi dalam meningkatkan pemahaman ibu tentang manfaat ASI eksklusif. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan, 14(3), 123–131.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Lestari, D., Yuliani, R., & Andriani, M. (2023). Edukasi kesehatan di pelayanan primer dan pengaruhnya terhadap praktik ASI eksklusif. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 8(1), 33–40.

Pramudita, A., & Setiawan, H. (2024). Media audiovisual sebagai sarana kampanye ASI eksklusif. Jurnal Komunikasi Kesehatan, 10(1), 25–32.

Putri, N., & Wijayanti, S. (2023). Peran keluarga dalam keberhasilan praktik ASI eksklusif. Jurnal Keperawatan Anak, 9(2), 55–61.

Rahmawati, N., Susilowati, L., & Anwar, F. (2024). Pengaruh mitos dan budaya lokal terhadap persepsi masyarakat mengenai ASI eksklusif. Jurnal Sosial dan Budaya Kesehatan, 6(1), 15–22.

Santoso, D., & Ningsih, E. (2023). Teknologi digital dalam penyebaran informasi ASI eksklusif. Jurnal Inovasi Kesehatan Masyarakat, 7(2), 74–81.

Sari, N., & Fitriani, A. (2024). Peran bidan dalam edukasi menyusui bagi keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Jurnal Kebidanan Indonesia, 12(1), 19–25.

Sari, N., Ramadhani, T., & Fitriani, A. (2023). Faktor-faktor yang memengaruhi praktik pemberian ASI eksklusif. Jurnal Gizi dan Kesehatan Reproduksi, 5(3), 90–98.

UNICEF. (2023). Panduan pemberian makanan bayi dan anak balita. New York: United Nations Children’s Fund.

Wahyuni, S., & Rahayu, T. (2024). Peran strategis bidan di TPMB dalam kampanye ASI eksklusif. Jurnal Pelayanan Kesehatan Primer, 9(1), 42–49.

WHO & UNICEF. (2023). Protecting, promoting and supporting breastfeeding: A policy brief. Geneva: World Health Organization and UNICEF.

World Health Organization. (2023). Exclusive breastfeeding and child development: Global guidelines. Geneva: WHO Press.

Yuliana, S., Hartati, E., & Wulandari, D. (2023). Efektivitas pendidikan kesehatan langsung dalam meningkatkan pengetahuan ibu tentang ASI eksklusif. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan Anak, 7(2), 66–72.

Downloads

Published

29-06-2025

How to Cite

Giana, Y. P. ., & Sulistiyah, S. (2025). Pengaruh Pendidikan Kesehatan Reproduksi Tentang Asi Eksklusif Terhadap Pengetahuan Ibu Menyusui Di TPMB Ida Kristanti,Amd.Keb. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 9472–9476. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1573

Issue

Section

Articles