Filsafat Pendidikan Berbasis Sistematika Wahyu: Telaah Pendidikan Nilai Pada SD Integral Hidayatullah Salatiga

Authors

  • M. Zana Khoirin Zahwan UIN Salatiga, Indonesia
  • Mukh Nursikin UIN Salatiga, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1571

Keywords:

Filsafat, pendidikan, Sistematika Wahyu

Abstract

Tulisan ini mengkaji tentang filsafat pendidikan Islam berbasis Sistematika Wahyu dengan model pembelajaran pendidikan Islam berbasis tauhid (PIBT) di SD Integral Hidayatullah Salatiga. Tujuannya untuk mengkaji pemikiran filsafat pendidikan Abdullah Said, terutama melalui konsep Sistematika Wahyu yang menjadi dasar pembentukan sistem pendidikan Hidayatullah, mengetahui apa saja peran guru dalam pelaksanaannya, serta melihat potensi Sistematika Wahyu sebagai model pendidikan nilai yang mampu menjadi alternatif transformatif dalam sistem pendidikan Islam kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan studi kepustakaan dan lapangan. Data dikumpulkan melalui teknik triangulasi berupa observasi lokasi, dokumentasi dan wawancara dengan responden terdiri dari kepala yayasan, waka kurikulum, dan segenap informan berdasarkan rekomendasi responden pertama, dianalisis melalui teknik penyajian data, seleksi data dan analisis data. Sebagai temuannya, konsep ini menjadikan tahapan turunnya wahyu sebagai landasan pedagogis dalam mewujudkan tujuan pendidikan Islam yang bersifat transendental dan integratif. Guru dalam sistem Hidayatullah diposisikan sebagai murabbi, mujahid, dan kader ideologis yang mengemban misi peradaban, tidak sekadar fasilitator pembelajaran. Penelitian ini juga menganalisis tantangan implementasi konsep ini, termasuk keterbatasan sumber daya manusia, eksklusivitas model, dan sistem pendidikan nasional yang masih linear dan berbasis pada capaian kognitif. Namun demikian, temuan menunjukkan bahwa Sistematika Wahyu memiliki potensi besar untuk diadaptasi dalam pendidikan formal, khususnya dalam mendukung penguatan pendidikan nilai. Pendekatan ini juga membuka ruang dialog epistemologis antara pendidikan tradisional berbasis wahyu dan sistem modern yang humanistik. Temuan menunjukkan bahwa konsep ini memiliki relevansi tinggi dalam membangun sistem pendidikan Islam yang kontekstual, integratif, bernilai, dan berorientasi pada peradaban sebagai kontribusi penting bagi arah baru pendidikan.

References

Abdussamad, Z. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. CV Syakir Media Press.

Arifin, M. Z. (2022). The Traditionalism Of The Islamic Boarding School Education System In The Era Of Modernization. Scaffolding: Jurnal Pendidikan Islam Dan Multikulturalisme, 4(1), 286–396.

Arifin, M. Z., Ernas, M. I., Haris, Abd., & Mansur, R. (2024). Aliran-Aliran Filsafat Pendidikan Islam dan Implikasinya Terhadap Pendidikan Islam Era Kontemporer. Journal of Contemporary Islamic Education (Journal CIE), 4(1), 14–25.

Bungin, B. (2007). Penelitian Kualitatif: Komunikasi, Ekonomi, Kebijakan Publik, dan Ilmu Sosial Lainnya. In Jurnal Iman dan Spiritualitas (Issue 4). Fajar Interpratama Offset.

Hasyim, S. (2010). Spirit ber-Islam (1st ed., Vol. 1). Pustaka Nuun.

Hilalludin, H., & Haironi, A. (2024). Nilai-Nilai Perjuangan Pendidikan Karakter Islam K.H. Abdullah Sa’id. Jurnal Manajemen Dan Pendidikan Agama Islam, 2(3), 283–289.

Husaini, F. (2023). Konsep pemikiran pendidikan karakter Islam K.H. Abdullah Sa’id. UIN Jakarta.

Manan, A. (2021). Metode Penelitian Etnografi. AcehPo Publishing.

Margono. (2004). Metodologi Penelitian Pendidikan . Rineka Cipta.

Moleong, L. j. (2021). Metodologi Penelitian Kualitatif (Cet 40). Remaja Rosdakarya.

Mughni, M. S., & Bakar, M. Y. A. (2022). Studi Aliran Filsafat Pendidikan Islam Serta Implikasinya Terhadap Pengembangan Pendidikan Islam. Dirasah, 5(1), 81–99.

Murdiyanto, E. (2020). Metode Penelitian Kualitatif (1st ed.). Lembaga Penelitian dan Pengabdian Pada Masyarakat UPN ”Veteran” Yogyakarta Press.

Nasution, H. (2005). Filsafat Islam. Gaya Media Pratama.

Ridla, M. J. (2002). Tiga Aliran Utama teori pendidikan Islam: Persfektif Sosiologi - Filosofi. Tiara Wacana Yogya.

Rifa’i, M. (2018). Kajian Masyarakat Beragama Perspektif Pendekatan Sosiologis. Al-Tanzim Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 2(1), 23–35.

Rijali, A. (2018). Analisis Data Kualitatif. Jurnal Alhadharah, 17(33), 81–95.

Shodikin, M. A. (2025, February). Halaqah Jati Diri Hidayatullah.

Siyoto, S., & Sodik, M. A. (2015). Dasar Metodologi Penelitian. Literasi Media Publishing.

Strauss, A., & Corbin, J. (2003). Dasar-dasar Penelitian Kualitatif. Pustaka Amani Offset.

Sugiono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D . Alfabeta.

Syafi’i, M. A. (2020). 7 Tahap Kesempurnaan Hidup Menuju Kebahagiaan Tanpa Batas (3rd ed., Vol. 1).

Pustaka Nuun.

Sya’roni, A. (2019). Pendidikan Peradaban dalam Perspektif Abdullah Said. Jurnal Filsafat Dan Pendidikan Islam, 8(2), 123–138.

Usman, M. (2022). Sistematika Wahyu sebagai Metodologi Berislam dan Mengajarkan Islam. Jurnal Tarbiyah Islamiyah, 14(1), 45–60.

Downloads

Published

27-06-2025

How to Cite

Zahwan, M. Z. K. ., & Nursikin, M. (2025). Filsafat Pendidikan Berbasis Sistematika Wahyu: Telaah Pendidikan Nilai Pada SD Integral Hidayatullah Salatiga. Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 9044–9055. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1571

Issue

Section

Articles