Menelusuri Perdagangan Laut dan Pertukaran Budaya dalam Peradaban Islam di Nusantara
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1552Keywords:
Perdagangan Laut, Pertukaran Budaya, Islam Nusantara, Peradaban Islam, Systematic Literature ReviewAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menelusuri peran perdagangan laut dan pertukaran budaya dalam perkembangan peradaban Islam di Nusantara melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Dengan menganalisis berbagai sumber akademik yang relevan, studi ini menemukan bahwa jalur perdagangan maritim menjadi media utama penyebaran Islam secara damai dan adaptif di wilayah Nusantara. Pelabuhan-pelabuhan strategis seperti Malaka, Aceh, dan Banten berperan sebagai pusat pertukaran budaya yang menghasilkan akulturasi nilai-nilai Islam dengan tradisi lokal, membentuk karakteristik Islam Nusantara yang unik. Selain aspek budaya, perdagangan laut juga memberikan kontribusi signifikan terhadap transformasi politik dan sosial melalui kemakmuran kerajaan-kerajaan Islam di kawasan tersebut. Penelitian ini menegaskan pentingnya pendekatan interdisipliner untuk memahami kompleksitas hubungan antara perdagangan dan pertukaran budaya dalam peradaban Islam Nusantara. Temuan ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi studi lanjutan dan relevan dalam konteks dialog lintas budaya di era globalisasi.
References
Andaya, B. W. (2000). Peranan Pelabuhan dalam Perdagangan dan Pertukaran Budaya di Asia Tenggara. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia.
Azra, A. (2004). The Spread of Islam in the Indonesian Archipelago: The Role of Trade and Sufism. Singapore: Institute of Southeast Asian Studies.
Berkat Immanuel Salempa, & Seniwati Seniwati. (2024). Diplomasi Maritim “Rempah” Di Nusantara: Perjalanan Dari Maluku Sampai Ke Pelabuhan Malaka. Journal Of Creative Student Research, 2(6), 71–84. Https://Doi.Org/10.55606/Jcsr-Politama.V2i6.4571
Laffan, M. (2003). The Makings of Indonesian Islam: Orientalism and the Narration of a Sufi Past. Princeton University Press.
Manggala, G. (2025). Strategi Poros Maritim Dunia Dalam Mewujudkan Pengembalian Identitas Indonesia Sebagai Bangsa Maritim. Indonesian Journal Of International Relations, 9(1), 116–138. Https://Doi.Org/10.32787/Ijir.V9i1.656
Norlita, D., Nageta, P. W., Faradhila, S. A., Aryanti, M. P., Fakhriyah, F., & Ismayam. A, E. A. (2023). Systematic Literature Review (Slr) : Pendidikan Karakter Di Sekolah Dasar. Jispendiora Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora,2(1), 209–219. Https://Doi.Org/10.56910/Jispendiora.V2i1.743
Petticrew, M., & Roberts, H. (2006). Systematic Reviews in the Social Sciences: A Practical Guide. Blackwell Publishing.
Reid, A. (1993). Southeast Asia in the Age of Commerce, 1450-1680: The Lands Below the Winds. Yale University Press.
Ricklefs, M. C. (2001). A History of Modern Indonesia since c. 1300. Stanford University Press.
Sari, I. P., Putri, S. A., Ananda, R. D., Andira, B. I., Manalu, A. I. A., & Zalukhu, D. (2024). Pengaruh Perdagangan Maritim Terhadap Penyebaran Islam di Indonesia Pada Abad Ke-15 M Hingga Ke-17 M. Polyscopia, 1(3), 74–79. Https://Doi.Org/10.57251/Polyscopia.V1i3.1342
Tranfield, D., Denyer, D., & Smart, P. (2003). Towards a Methodology for Developing Evidence-Informed Management Knowledge by Means of Systematic Review. British Journal of Management, 14(3), 207-222.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Hidayat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







