PENDEKATAN FILOSOFIS, HISTORIS, DAN SOSIOLOGIS DALAM STUDI PERBANDINGAN PENDIDIKAN

Authors

  • Abdul rauf Universitas Islam Annadwah Kuala Tungkal
  • Arif sobri Universitas Islam Annadwah Kuala Tungkal
  • Hadijah Hadijah Universitas Islam Annadwah Kuala Tungkal
  • Aryadi Aryadi Universitas Islam Annadwah Kuala Tungkal
  • Suhadi Suhadi Universitas Islam Annadwah Kuala Tungkal

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14586

Keywords:

perbandingan pendidikan, pendekatan filosofis, pendekatan historis, pendekatan sosiologis

Abstract

Studi perbandingan pendidikan lahir dari kebutuhan untuk memahami mengapa sistem pendidikan di berbagai negara tumbuh berbeda satu sama lain, meskipun sama-sama menghadapi persoalan mendasar seperti akses, mutu, dan relevansi. Artikel ini bertujuan mengkaji tiga pendekatan yang menjadi fondasi metodologis studi perbandingan pendidikan, yaitu pendekatan filosofis, historis, dan sosiologis, serta bagaimana ketiganya saling melengkapi dalam membaca sebuah sistem pendidikan secara utuh. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui studi kepustakaan (library research), dengan menelaah gagasan tokoh-tokoh perbandingan pendidikan seperti Kandel, Bereday, Sadler, serta Noah dan Eckstein, dan mengaitkannya dengan konteks pendidikan di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan filosofis membantu menyingkap nilai dan pandangan hidup yang melandasi tujuan pendidikan suatu bangsa; pendekatan historis menjelaskan bagaimana sistem pendidikan terbentuk melalui rangkaian peristiwa dan kebijakan masa lalu; sementara pendekatan sosiologis mengungkap keterkaitan pendidikan dengan struktur masyarakat, stratifikasi sosial, dan proses perubahan sosial. Ketiga pendekatan tersebut tidak berdiri sendiri-sendiri, melainkan saling menopang: pemahaman filosofis memberi arah nilai, pemahaman historis memberi konteks waktu, dan pemahaman sosiologis memberi konteks ruang sosial. Kajian ini merekomendasikan agar mahasiswa dan peneliti pendidikan tidak menggunakan satu pendekatan secara terpisah ketika membandingkan sistem pendidikan antarnegara atau antarwilayah, melainkan mengintegrasikan ketiganya agar simpulan yang dihasilkan lebih utuh dan kontekstual.

References

Bereday, G. Z. F. (1964). Comparative Method in Education. New York: Holt, Rinehart and Winston.

Brubacher, J. S. (1962). Modern Philosophies of Education (3rd ed.). New York: McGraw-Hill.

Hans, N. (1949). Comparative Education: A Study of Educational Factors and Traditions. London: Routledge & Kegan Paul.

Holmes, B. (1981). Comparative Education: Some Considerations of Method. London: George Allen & Unwin.

Kandel, I. L. (1933). Comparative Education. Boston: Houghton Mifflin.

Noah, H. J., & Eckstein, M. A. (2020). Toward a Science of Comparative Education (Revised ed.). London: Routledge.

Ornstein, A. C., & Levine, D. U. (2008). Foundations of Education (10th ed.). Boston: Houghton Mifflin.

Pidarta, M. (2007). Landasan Pendidikan: Stimulus Ilmu Pendidikan Bercorak Indonesia. Jakarta: Rineka Cipta.

Rizvi, F., & Lingard, B. (2021). Globalizing Education Policy. London: Routledge.

Sadler, M. (1900). How Far Can We Learn Anything of Practical Value from the Study of Foreign Systems of Education? Guildford: Guildford Educational Conference.

Yahya AD. (2011). Mengenal Ilmu Perbandingan Pendidikan. Lampung: Fakta Press.

Downloads

Published

30-09-2026

How to Cite

rauf, A., sobri, A. ., Hadijah, H., Aryadi, A., & Suhadi, S. (2026). PENDEKATAN FILOSOFIS, HISTORIS, DAN SOSIOLOGIS DALAM STUDI PERBANDINGAN PENDIDIKAN. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(2), 51206–51211. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14586

Issue

Section

Articles