KEBIJAKAN PENANGANAN KONFLIK AGRARIA DI INDONESIA: ANALISIS TATA KELOLA MULTIAKTOR
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14528Keywords:
Konflik Agraria, Kebijakan Publik, Tata Kelola Multiaktor, Good GovernanceAbstract
Konflik agraria di Indonesia merupakan fenomena kompleks yang melibatkan berbagai aktor, mulai dari masyarakat adat, perusahaan, hingga pemerintah. Kebijakan penanganan konflik agraria selama ini masih menghadapi tantangan dalam hal koordinasi antarinstansi, transparansi, dan akuntabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan penanganan konflik agraria di Indonesia melalui pendekatan tata kelola multiaktor (multi-actor governance). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi literatur, menganalisis kebijakan pemerintah dan laporan lembaga nonpemerintah terkait penanganan konflik agraria. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola konflik agraria yang efektif memerlukan sinergi antara negara, swasta, dan masyarakat sipil, dengan prinsip partisipasi, transparansi, dan keadilan. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan dan mekanisme mediasi berbasis partisipatif untuk mencegah eskalasi konflik agraria di masa depan.
References
Ansell, C., & Miura, S. (2020). Governance with Dialogue: Collaborative Governance in Theory and Practice. Oxford University Press.
Booth, A., Sutton, A., & Papaioannou, D. (2022). Systematic Approaches to a Successful Literature Review (3rd ed.). SAGE Publications.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (7th ed.). SAGE Publications.
Emerson, K., & Nabatchi, T. (2022). Collaborative Governance Regimes. Georgetown University Press.
Konsorsium Pembaruan Agraria. (2023). Catatan Akhir Tahun 2023: Konflik Agraria dan Reforma Agraria di Indonesia. Jakarta: Konsorsium Pembaruan Agraria.
Martikasari, A., Wahyudi, W., & Saiman, S. (2023). Content Analysis on Agrarian Reform Policy in Indonesia. Jurnal Partisipatoris, 5(1). https://doi.org/10.22219/jp.v5i1.27978
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2022). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
OECD. (2023). OECD Due Diligence Guidance for Responsible Business Conduct. Paris: Organisation for Economic Co-operation and Development.
Pratiwi, D., & Hidayat, R. (2022). Penyelesaian konflik agraria melalui pendekatan mediasi dan tata kelola kolaboratif di Indonesia. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 26(2), 145–160.
Siscawati, M., Dharmawan, A. H., Arizona, Y., & Mulyani, L. (2023). Agrarian Conflicts, Land Governance, and Social Justice in Indonesia. Jakarta: Sajogyo Institute.
Snyder, H. (2021). Literature Review as a Research Methodology: An Overview and Guidelines. Journal of Business Research.
Triandaru, L., Amberi, M., Oktavianoor, T., & Hidayat, M. F. (2021). Kolaborasi Stakeholder dalam Reforma Agraria dengan Pola Redistribusi Tanah di Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Kolaborasi: Jurnal Administrasi Publik, 7(2), 201–216.
United Nations Development Programme. (2021). Governance for Sustainable Development. New York, NY: United Nations Development Programme.
Xiao, Y., & Watson, M. (2021). Guidance on Conducting a Systematic Literature Review. Journal of Planning Education and Research.
Yusran, Y., & Resosudarmo, I. A. P. (2021). Natural Resource Governance and Agrarian Conflict in Indonesia. Journal of Environmental Policy and Governance.
Zakie, M., & Nurjaya, I. N. (2022). Penyelesaian Sengketa Pertanahan dalam Perspektif Kepastian Hukum di Indonesia. Jurnal RechtsVinding: Media Pembinaan Hukum Nasional.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hak Denny Mim Shot Tanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





