Studi Kasus Manajemen Pendidikan Agama Islam bagi Karakter Peserta Didik yang Tumbuh di Keluarga Brokenhome
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14481Keywords:
Manajemen PAI, Broken Home, Peserta Didik, PAI Management, Brokenhome, StudentsAbstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji manajemen pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi peserta didik yang tumbuh dalam keluarga broken home. Latar belakang keluarga yang tidak utuh seringkali berdampak pada kondisi psikologis, motivasi belajar, serta pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Fokus kajian meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran PAI yang diterapkan oleh guru dalam menghadapi peserta didik dari keluarga broken home, serta strategi pendekatan yang digunakan untuk menumbuhkan nilai-nilai spiritual dan moral. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen PAI yang efektif memerlukan pendekatan personal yang empatik, kolaborasi antara guru, konselor, dan pihak sekolah, serta penyesuaian metode pembelajaran yang responsif terhadap kondisi psikososial peserta didik. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi lembaga pendidikan dalam merancang strategi pembelajaran PAI yang inklusif dan berpihak pada peserta didik dari latar belakang keluarga yang kurang kondusif.
ABSTRACT
This study aims to examine the management of Islamic Religious Education (PAI) for students who grow up in broken home families. A non-intact family background often has a significant impact on students' psychological conditions, learning motivation, as well as the formation of their character and religious values. This study employs a qualitative approach using a case study method, conducted through observation, in-depth interviews, and documentation. The focus of the study encompasses the planning, implementation, and evaluation of PAI learning applied by teachers in addressing students from broken home families, as well as the engagement strategies used to foster spiritual and moral values. The findings indicate that effective PAI management requires an empathetic and personal approach, collaboration among teachers, counselors, and school stakeholders, as well as adaptation of learning methods that are responsive to the psychosocial conditions of students. The implications of this research are expected to serve as a reference for educational institutions in designing inclusive PAI learning strategies that are supportive of students from less conducive family backgrounds.
References
Arikunto, S. (2021). Dasar-dasar evaluasi pendidikan (3rd ed.). Bumi Aksara.
Creswell, J. W. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Firmansyah. (2019). Pendidikan Agama Islam: Pengertian, tujuan, dasar, dan fungsi. Jurnal Pendidikan Agama Islam-Ta'lim, 17(2), 79–90.
Hasibuan, M. S. P. (2020). Manajemen: Dasar, pengertian, dan masalah (Rev. ed.). Bumi Aksara.
Hayati, F. (2016). Profil keluarga bercerai dan pengaruhnya terhadap perkembangan sosial emosional anak. Jurnal Buah Hati, 3(2), 1–10.
Kementerian Agama Republik Indonesia. (2019). Keputusan Menteri Agama Nomor 183 Tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah. Kementerian Agama Republik Indonesia.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen pada Kurikulum Merdeka. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Majid, A. (2017). Belajar dan pembelajaran Pendidikan Agama Islam. PT Remaja Rosdakarya.
Makhmudah, S. (2018). Penguatan peran keluarga dalam pendidikan anak. Martabat: Jurnal Perempuan dan Anak, 2(2), 269–286.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2019). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (4th ed.). SAGE Publications.
Mudarya, I. N., Ursula, P. A., & Purwanto. (2025). Pengaruh broken home terhadap motivasi belajar siswa Madrasah Aliyah 45 Gianyar. Daiwi Widya: Jurnal Pendidikan, 12(2), 107–118.
Mulyasa, E. (2023). Menjadi guru penggerak Merdeka Belajar. Bumi Aksara.
Sanjaya, W. (2016). Strategi pembelajaran berorientasi standar proses pendidikan. Kencana.
Saputra, W., & Subiyantoro. (2021). Pendidikan anak dalam keluarga. Tarbawy: Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 1–6. https://doi.org/10.32923/tarbawy.v8i1.1609
Sugiyono. (2023). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Sukmadinata, N. S. (2017). Metode penelitian pendidikan. PT Remaja Rosdakarya.
Yin, R. K. (2018). Case study research and applications: Design and methods (6th ed.). SAGE Publications.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hurien Ain Istigfariyah, Isti’anatul Afaf, Isti’anatul Afaf, Faiz Hidayaturrohman, Samsul Aditya, Lukmanul Hakim, Lukmanul Hakim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





