Pengaruh Terpaan Dan Keterlibatan Konten Youtube Miawaug Terhadap Tingkat Kesantunan Berkomunikasi Generasi Z
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14459Keywords:
Terpaan Konten, Keterlibatan Audiens, YouTube, MiawAug, Kesantunan Berkomunikasi, Generasi ZAbstract
Perkembangan teknologi komunikasi mendorong pergeseran pola interaksi masyarakat ke media digital, salah satunya melalui tingginya penggunaan platform YouTube oleh Generasi Z. Di sisi lain, popularitas konten gaming juga memunculkan fenomena toxic gaming yang berpotensi memengaruhi kesantunan berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Terpaan Konten YouTube MiawAug dan Keterlibatan Audiens terhadap Tingkat Kesantunan Berkomunikasi Generasi Z di Kota Tangerang. Penelitian ini menggunakan Uses and Effects Theory dengan pendekatan kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring terhadap 100 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Terpaan Konten YouTube MiawAug berpengaruh positif dan signifikan terhadap Tingkat Kesantunan Berkomunikasi Generasi Z (t = 2,701; Sig. = 0,008), sedangkan Keterlibatan Audiens berpengaruh positif tetapi tidak signifikan (t = 1,504; Sig. = 0,136). Secara simultan, Terpaan Konten dan Keterlibatan Audiens berpengaruh signifikan terhadap Tingkat Kesantunan Berkomunikasi Generasi Z (F = 33,749; Sig. = 0,000) dengan nilai Adjusted R Square sebesar 0,398. Uji dominasi menunjukkan bahwa Terpaan Konten merupakan variabel yang memiliki pengaruh paling dominan terhadap Tingkat Kesantunan Berkomunikasi Generasi Z. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas terpaan konten positif lebih berperan dalam membentuk kesantunan berkomunikasi dibandingkan keterlibatan audiens.
References
APJII. (2025). Survei Profil Internet Indonesia 2025. https://survei.apjii.or.id/survei/group/11
Badri, M. (2022). Pribumi digital moderat: Profil kecakapan komunikasi digital generasi z. Jurnal Riset Komunikasi (Jurkom), 5(2), 291–303. https://doi.org/10.38194/jurkom.v5i2.653
Bandura, A., & Walters, R. H. (1977). Social learning theory. Prentice-Hall.
Beres, N. A., Frommel, J., Reid, E., Mandryk, R. L., & Klarkowski, M. (2021). Don’t you know that you’re toxic: Normalization of toxicity in online gaming. Conference on Human Factors in Computing Systems - Proceedings. https://doi.org/10.1145/3411764.3445157
Burgess, J., & Green, J. (2018). YouTube: Online video and participatory culture (2nd ed.). Polity Press. https://books.google.co.id/books?id=mg1rDwAAQBAJ
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications. https://books.google.co.id/books?id=335ZDwAAQBAJ
Francis, T., & Hoefel, F. (2018). True Gen’: Generation Z and its implications for companies. In McKinsey & Company (Vol. 12, Number 2). https://www.mckinsey.com/industries/consumer-packaged-goods/our-insights/true-gen-generation-z-and-its-implications-for-companies
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 26 (10th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hasan, K., Utami, A., Eni, S., Izzah, N., & Cahya Ramadhan, S. (2023). KOMUNIKASI DI ERA DIGITAL: ANALISIS MEDIA KONVENSIONAL VS NEW MEDIA PADA KALANGAN MAHASISWA ILMU KOMUNIKASI UNIVERSITAS MALIKUSSALEH ANGKATAN 2021. Jurnal Komunikasi Pemberdayaan, 2(1), 56–63. https://doi.org/10.47431/jkp.v2i1.302
Khan, M. L. (2017). Social media engagement: What motivates user participation and consumption on YouTube? Computers in Human Behavior, 66, 236–247. https://doi.org/10.1016/j.chb.2016.09.024
Leech, G. N. (2016). Principles of pragmatics. Routledge. https://doi.org/10.4324/9781315835976
Lwanga, S. K., & Lemeshow, S. (1991). Sample Size Determination in Health Studies: A Practical Manual. World Health Organization (WHO). https://iris.who.int/items/9c2e5da4-3785-4fec-9dbc-841e4ae0d98c
McQuail, D., & Deuze, M. (2020). McQuail’s media and mass communication theory. SAGE Publications Ltd.
Mulyana, A. P. (2026). The effect of government Instagram content on public awareness of fire prevention: A quantitative study in Tangerang City, Indonesia. International Journal of Advanced Research, 14(2), 706–713. https://doi.org/10.21474/IJAR01/22779
Putri, A. N., Abidin, Z., & Nayiroh, L. (2024). Pengaruh Tayangan Drama Korea di Media Baru terhadap Minat Belajar Bahasa bagi Remaja. Da’watuna: Journal of Communication and Islamic Broadcasting, 4(1), 228–239. https://doi.org/10.47467/dawatuna.v4i1.3396
Romdhoni, F. R., & Sugiharto, D. R. (2023). Pengaruh konten game streaming pada kanal YouTube terhadap dekadensi akhlak generasi muda. Nathiqiyyah: Jurnal Psikologi Islam, 6(1), 46–54. https://doi.org/10.46781/nathiqiyyah.v6i1.558
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.
Wahyudi, A. F., Widiasanty, G., & Nur’aeni, N. (2024). Pengaruh Konten Vloggers Youtube Jess No Limit terhadap Pembentukan Sikap Gen Z. TUTURAN: Jurnal Ilmu Komunikasi, Sosial Dan Humaniora, 2(4), 367–378. https://e-journal.nalanda.ac.id/index.php/TUTURAN/article/view/1378
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ayu Delia Sundari, Agung Putra Mulyana, Ali Imron Hamid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





