Kontribusi Faktor Terapeutik dalam Konseling Kelompok: Tinjauan Literatur dalam Konteks Pendidikan dan Kesehatan Mental

Authors

  • Firdian Setiya Arinata Universitas Negeri Semarang
  • Erni Kurniawati Universitas Negeri Semarang
  • Mungin Eddy Wibowo Universitas Negeri Semarang
  • Muslikah Muslikah Universitas Negeri Semarang
  • Sinta Saraswati Universitas Negeri Semarang
  • Muh. Azhar Mubarak Universitas Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1439

Keywords:

Konseling Kelompok, Faktor Terapeutik, Pendidikan, Kesehatan Mental

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam kontribusi faktor terapeutik dalam kelompok konseling melalui tinjauan literatur sistematik yang relevan dalam konteks pendidikan dan kesehatan mental. Faktor terapeutik yang dikemukakan oleh Irvin D.Yalom, seperti penanaman harapan (pemberian harapan), universalitas (Universalisme), altruisme (altruism), dan kekompakan kelompok (kohesi kelompok), merupakan unsur inti yang mendorong perubahan psikologis dalam dinamika kelompok. Melalui penelusuran terhadap artikel ilmiah yang diterbitkan dalam rentang waktu 2021 hingga 2025 dari database google Scholar , Science Direct , dan Scopus , sebanyak 18 artikel terpilih dianalisis berdasarkan kriteria inklusi yang mencakup relevansi koteks, metodologi yang kuat, dan fokus pada implementasi kelompok konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi faktor terapeutik secara konsisten melemah positif dengan peningkatan efektivitas intervensi kelompok, baik dalam mengurangi gejala psikologis seperti kecemasan, depresi, dan stres, maupun dalam meningkatkan kesejahteraan emosional, efikasi diri, serta hubungan interpersonal antar anggota kelompok. Dalam konteks pendidikan, kelompok konseling berbasis terapeutik terbukti memperkuat ketahanan siswa dan menciptakan iklim belajar yang inklusif. Sementara dalam ranah kesehatan mental, keberadaan faktor-faktor tersebut mendukung pemulihan pasien, mengurangi stigma diri, dan mempercepat proses pemaknaan pascatrauma.Temuan ini menegaskan bahwa faktor terapeutik bukan sekadar aspek tambahan, melainkan komponen mendasar dalam struktur dan keberasilan kelompok konseling. Oleh karena itu, praktisi konseling menyarankan untuk mengintegrasikan faktor-faktor tersebut secara strategis dalam kelompok layanan desain, pelaksanaan, dan evaluasi. Penelitian lanjutan dengan pendekatan kuasi-eksperimental dan longitudinal direkomendasikan untuk mengukur secara lebih mendalam pengaruh spesifik dari masing-masing faktor terapeutik dalam berbagai konteks dan populasi target.

References

Alavi, S.S., Ghanizadeh, M., Jannatifard, F., Mohammadi, M. R., Farahani, M., dan Esmaeeli Alamooti, S. (2021). Efek dari terapi kelompok kognitif-perilaku untuk mengurangi gejala gangguan kecanduan internet dan meningkatkan kualitas hidup dan Kesehatan mental. Tren dalam psikiatri dan Psikoterapi, 43(1).

Almeida, R., & Rivera, G. (2021). Instillation of hope and its impact on group psychotherapy outcomes among trauma survivors. Journal of Group Therapy Research, 18(2), 56–71.

Bernecker, S.L., Wasil, A.R., Constantino, M.J., Williams, J.J., dan Caporale-Berkowitz, N.A. (2020) Dukungan Rekan Nonprofesional untuk meningkatkan Kesehatan Mental : Uji Coba Acak dari Kursus Konseling Rekan Berbasis Web yang dapat Diskalakan. Jurnal Penelitian internet medis, 22(9).

Farid, R. A., & Mahdiyah, N. (2023). Reducing self-harming behavior in adolescents through therapeutic group counseling. Indonesian Journal of Mental Health Education, 4(2), 56–69.

Fernández-Lansac, V., López-Monteagudo, P., & Ezquerro, R. (2021). The therapeutic power of altruism in group therapy: Empirical support and applications. Journal of Mental Health Counseling, 43(2), 110–125.

Fitriani, R., Suharti, E., & Mahardika, D. (2023). The impact of therapeutic group counseling on students' academic stress and test anxiety. Jurnal Psikologi Pendidikan Indonesia, 12(1), 45–57.

Hidayat, R., & Pratiwi, D. (2023). Hope development through group counseling in students with low academic resilience. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Konseling, 9(1), 44–56.

Kim, J., Lee, S. Y., & Cho, H. (2021). The role of universality in reducing first-year students' adjustment stress. International Journal of Group Psychotherapy, 71(3), 273–289.

Larasati, V., & Hidayah, M. (2024). Therapeutic group counseling as a strategy for career development in vocational school students. Jurnal Bimbingan Konseling dan Karir, 9(1), 14–26.

Larisch, L.-M., Blom, V., Hagstromer, M., Ekblom, M., Ekblom, O., Nilsson, J., & Kallings, L. V. (2024). Meningkatkan perilaku gerakan pada pekerja kantoran : efek dari dua intervensi cluster-RCT multi-level pada Kesehatan mental. Kesehatan Masyarakat BMSM 24(1).

Liu, H. & Wong, Y. J. (2022). Group cohesion and well-being: A study of therapeutic alliance in group settings. Group Dynamics: Theory, Research, and Practice, 26(1), 20–31.

Mendoza, M. G., & Castillo, J. R. (2022). Hope and cohesion in group counseling for clients with mood disorders. International Journal of Psychotherapy Research, 15(1), 112–124.

Mulyani, S., & Saputra, D. (2023). Cohesive classroom-based group counseling: Building inclusive peer support. Jurnal Bimbingan Konseling Indonesia, 12(2), 88–101.

Nakamura, K., Suzuki, H., & Yamamoto, A. (2022). Hope as a predictor of improvement in social anxiety group therapy outcomes. Asian Journal of Psychiatry, 75, 103–109.

Nurhayati, D., Handayani, S., & Yusuf, A. (2022). Improving interpersonal communication skills among high school students through therapeutic group counseling. International Journal of Educational Psychology and Counseling, 4(3), 88–96.

Rahmawati, N., & Yusuf, M. (2024). Altruism-based counseling interventions in promoting peer support behavior in secondary school students. Jurnal Ilmu Pendidikan dan Konseling, 13(1), 33–46

Rojas, M. L., & Martínez, J. F. (2021). Cohesiveness and recovery in mental health group interventions: A meta-review. Journal of Psychiatric Services, 72(6), 587–595.

Stahl, S. M., & Leber, B. A. (2020). Psychopharmacology and group psychotherapy: Combined effects on depression treatment. Psychiatric Clinics of North America, 43(2), 215–228.

Tanaka, M., Suzuki, T., & Harada, Y. (2021). Narrative identity reconstruction through therapeutic group work for trauma survivors in Japan. Asian Journal of Mental Health, 6(3), 88–101.

Utami, L., & Kurnia, P. (2022). Building Self-Efficacy through Group Counseling for Bullying Victims. Jurnal Konseling dan Psikologi Pendidikan, 7(2), 101–113.

Zhang, W., & Lee, A. (2023). Shared trauma and universality in group therapy for displaced youth. Journal of Adolescent Mental Health, 58(3), 199–210.

Downloads

Published

03-07-2025

How to Cite

Arinata, F. S. ., Kurniawati, E. ., Wibowo, M. E. ., Muslikah, M., Saraswati, S. ., & Mubarak, M. A. . (2025). Kontribusi Faktor Terapeutik dalam Konseling Kelompok: Tinjauan Literatur dalam Konteks Pendidikan dan Kesehatan Mental . Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 10564–10575. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1439

Issue

Section

Articles