Pengaruh Level Tannin Daun Kedondong Hutan (Spondias Pinnata) dalam Pakan Konsentrat Berbasis Tepung Tongkol Jagung terhadap Parameter Rumen Secara In Vitro

Authors

  • Oktovianus Sese Universitas Nusa Cendana
  • Grace Maranatha Universitas Nusa Cendana
  • Upik Syamsiar Rosnah Universitas Nusa Cendana

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14389

Keywords:

daun kedondong hutan, fermentasi rumen, in vitro, tanin, tongkol jagung

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh level tanin daun kedondong hutan dalam pakan konsentrat berbasis tepung tongkol jagung terhadap parameter rumen secara in vitro. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan.Adapun perlakuan yang digunakan yaitu P0 : Konsentrat tanpa penambahan tannin (kontrol), P1 : Konsentrat + 1%  tannin, P2 : Konsentrat + 3% tannin  , P3 : Konsentrat + 5% tannin. Tannin diperoleh dari ekstrak daun kedondong hutan dan dicampurkan secara homogen dengan pakan konsentrat berbasis tepung tongkol jagung.Parameter yang diamati dalam penelitian ini meliputi konsentrasi NH₃, VFA, dan nilai pH rumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suplementasi tanin daun kedondong hutan memberikan pengaruh yang sangat nyata (P<0,01) terhadap konsentrasi NH₃, VFA, dan pH rumen. Rataan konsentrasi NH₃ yang diperoleh pada masing-masing perlakuan  P0:18,06, P1: 15,26, P2;12,87, dan P3: 9,25 mM dengan rataan keseluruhan 13,86 mM. Konsentrasi VFA berturut-turut sebesar P0:104,12, P1:112,20,P2: 117,45; dan P3:96,05 mM dengan rataan keseluruhan 107,46 mM. Nilai pH rumen pada masing-masing perlakuan adalah P0: 6,08, P1:5,96, P2: 5,86, dan P3:6,21 dengan rataan keseluruhan 6,03.Dapat disimpulkan bahwa penggunaan tannin daun kedondong hutan dalam pakan konsentrat berbasis tepung tongkol jagung pada level 3%  mampu meningkatkan konsentrasi NH3, VFA, dan nilai pH.

References

Aboagye, I. A., & Beauchemin, K. A. (2019). Potential of supplementing condensed tannins to reduce enteric methane emissions from ruminant animals: A review. Animals, 9(11), 856. https://doi.org/10.3390/ani9110856.

Arora SP. 1995. Pencernaan Mikroba pada Ruminansia. Cetakan kedua. Diterjemahkan oleh Retno Muewani. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Asikin, N. 2015. Karakteristik fermentasi rumen pada ternak kambing kacang jantan yang di beri pakan komplit berbasis tongkol jagung mengandung sumber protein yang berbeda. Skripsi. Universitas Hasanuddin. Makassar. Hal 18.

Bae, H. D., McAllister, T. A., Yanke, L., Cheng, K. J., &Muir, A. D. 1993.

Effects of condensed tannins on endoglucanase activity and filter paper digesti on by ruminal fungi. Canadian Journal of Microbiology. 39(2): 213–217.

Boerman, J P, J L Firkins, N R St-Pierre, and A L Lock. 2015. “Intestinal Digestibility of Long-Chain Fatty Acids in Lactating Dairy Cows: A Meta-Analysis and Meta-Regressions.” Journal of Dairy Science 98 (12); 8889-8903.

Bergman, E. N. 1990. Energy contributions of volatile fatty acids from the gastrointestinal tract in various species. Physiological Reviews. 70(2): 567–590.

Badarina, I., Evitayani, dan Yulianti, E. 2014. Pengaruh suplementasi kulit buah kopi terhadap karakteristik fermentasi rumen secara in vitro. Jurnal Peternakan Indonesia, 16(2): 123–130.

Cahyani, R. D., Nuswantara, L. K., dan Subrata, A. 2012. Pengaruh penambahan tanin terhadap konsentrasi NH3 dan fermentasi rumen secara in vitro. Animal Agriculture Journal, 1(1): 339–347.

Chung, K. T., Lu, Z., &Chou, M. W. 1998. Mechanism of inhibition of tannic acid and related compounds on the growth of intestinal bacteria. Food and Chemical Toxicology. 36(12): 1053–1060.

Dai, X., & Faciola, A. P. 2019. Evaluating the effects of condensed tannins on rumen fermentation, methane production, and nutrient digestibility: A meta-analysis.

Journal of Dairy Science. 102(6): 5425–5437.

Djonu, A., S. Andayani., H. Nusryam. 2020. Pengaruh penambahan daun kelor (Moringa oleifera) terfermentasi Rhizopus oligosporus terhadap kandungan nutrisi pakan ikan. Jurnal Aquatik. 3(2) : 73-78.

Getachew, G., H. P. S. Makkar, and K. Becker. 2000. Effect of polyethylenegly colon in vitro degradability of nitrogen and microbial protein synthesis from tannin-rich brow seand herbaceous legumes. British Journal of Nutrition, 84(1): 73–83.

Harahap, N., E. Mirwandhono and N. D. Hanafi. 2017. Uji kecernaanbahankering, bahanorganik, kadarNH3 dan VFA pada pelepahdaunsawitterolah pada sapisecara in vitro. Jurnalpeternakan, 1 (1): 13-21.

Hindratiningrum, N., Bata, M., dan Santosa, S. A. 2011. Produk fermentasi rumen dan produksi protein mikroba sapi lokal yang diberi pakan jerami amoniasi dan beberapa bahan pakan sumber energi. Agripet Vol 11, (2).

Holik, Y.L.A., Abdullah, L & Karti, PDMH. Evaluasi nutrisi silase kultivar baru tanaman sorgum (Sorghum bicolor) dengan penambahan legum Indigofera sp. Pada taraf berbeda. Jurnal Ilmu Nutrisi dan Teknologi Pakan, 17(2), 38-46. https:doi.org/10.29244/jintp. 17.2.38-46.

Jayanegara, A., Togtokhbayar, N., Makkar, H. P. S., & Becker, K. 2009. Tannins determined by various methods as predictors of methane production reduction potential of plants by in vitro rumen fermentation. Media peternakan (Journalof Animal Science and Technology). 32(3): 184–191.

Lee, S. S., Hsu, J. T., Mantovani, H. C., dan Russell, J. B. 2011. The effect of carbohydrate source on ruminal fermentation characteristics and pH. Asian-Australasian Journal of Animal Sciences, 24(5): 694–701.

Mayangsari, N., Widyobroto, B. P., dan Soejono, M. 2013. Pengaruh proteksi protein terhadap konsentrasi amonia dan sintesis protein mikroba rumen. Buletin Peternakan, 37(2): 89–96.

Mansay, Yosefa Lestari, Marthen Yunus, and Gusti Ayu Y. Lestari. 2021. “Pengaruh Subtitusi Jagung Giling dan Dedak Padi Dengan Tepung sabuk Kelapa Muda Hasil Fermentasi Khamir (Saccromyces Cerevisiae) Terhadap Fermentasi Rumen in Vitro.” Jurnal Peternakan Lahan Kering 3 (1): 1217-26.

McAllister, T. A., Bae, H. D., Jones, G. A., & Cheng, K. J. (2005). Microbial attachment and feed digestion in the rumen. Journal of Animal Science, 73(3), 3004–3013. https://doi.org/10.2527/1994.7393004x

McDonald, P. R. A. Edwards, J. F. D. Greenhalg, & C. A Morgan. 2002 Animal Nutrition 6th Edition. Longman Scientific and Technical Co. Published in The United Status with John Willey and sons Inc, New York.

McDonald, P. R. A. Edwards, J. F. D. Greenhalg, & C. A Morgan, L A Sinclair, and R G Wilkinson. 2011. “Animal Nutrition Essex.” Prentice Hall, Pearson.

Min, B. R., Barry, T. N., Attwood, G. T., & McNabb, W. C. (2003). The effect of condensed tannins on the nutrition and health of ruminants fed fresh temperate forages: a review. Animal Feed Science and Technology, 106(1-4), 3–19. https://doi.org/10.1016/S0377-8401(03)00041-5.

Mueller-Harvey, I. (2006). Unravelling the conundrum of tannins in animal nutrition and health. Journal of the Science of Food and Agriculture, 86(13), 2010–2037. https://doi.org/10.1002/jsfa.2577.

Patra, A. K., & Saxena, J. 2011. Exploitation of dietary tannins to improve rumen metabolism and ruminant nutrition. Journal of the Science of Food and Agriculture. 91(1): 24–37.

Sayuti, M. 1989. Biokimia Rumen. Institut Pertanian Bogor Press. Bogor.

Sasongko, W. T. 2010. Pengaruh tanin terhadap degradasi protein dan fermentasi rumen pada ternak ruminansia. Jurnal Ilmu Ternak, 10(1): 45–52.

Sagito, N. D., U. H. Tanuwiria, dan Dan R. Hidayat. 2022. “Pengaruh Pemberian Ransum Mengandung Tepung Keong Mas.” Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan 4(1):10–18.

Sutardi T. 1977. Ikhtisar Ruminologi. Bahan Penataran. Kursus Peternakan Sapi Perah di Kayu Ambon. Lembang. BPPLP-Ditjen Peternakan-FAO.

Taopan R. 2018. Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik, Kadar VFA, dan NH3 secara in vitro silase Campuran Batang Pisang dengan Daun Kelor dengan Rasio yang Berbeda. Skripsi. Fakultas Peternakan Universitas Nusa Cendana, Kupang.

Tilley, J. M. A., & Terry, R. A. (1963). A Two-Stage Technique For The In Vitro Digestion Of Forage Crops. Journal Of The British Grassland Society, 18(2), 104-111.

Usman, Y. 2013. Pengaruh pemberian pakan terhadap nilai pH cairan rumen ternak ruminansia. Jurnal Agripet, 13(1): 35–40.

Van Soest, P.J. 1994. Nutritional Ecology of the Ruminant (2nd ed.). Cornell University Press, Ithaca, New York.

Wang Q, Zeng Y , Zeng X, Wang X, Wang Y, Dai C, Li, J, Huang P , Huang J, Hussain T, Zhu M, & Yang H. 2021. Effects of dietary energy levels on rumen fermentation, gasrointestinal tract histology, and bacterial community diversity in fattening male hu lambs. Front Microbiol, 12, 695445. https://doi.org/10.3389/fmicb.2021.695445.

Yanza, Y. R. S., Jayanegara, A., & Wina, E. 2021. Effects of tannin-containing plantson rumen fermentation and methane emissions in ruminants: A meta-analysis. Sustainability. 13(13): 7410.

Yanti, N., Sari, D. P., dan Putri, M. E. 2023. Kandungan fitokimia dan aktivitas antioksidan daun kedondong hutan (Spondias pinnata). Jurnal Farmasi Indonesia, 20(1): 55–63.

Downloads

Published

30-09-2026

How to Cite

Sese, O., Maranatha, G. ., & Rosnah, U. S. . (2026). Pengaruh Level Tannin Daun Kedondong Hutan (Spondias Pinnata) dalam Pakan Konsentrat Berbasis Tepung Tongkol Jagung terhadap Parameter Rumen Secara In Vitro. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(2), 51161–51171. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14389

Issue

Section

Articles