Pengaruh Pemberian Pakan Konsentrat Dengan Imbuhan Rumput Laut Merah (Rhodophyta) Terhadap Konsumsi Dan Kecernaan Serat Kasar Dan Protein Kasar Pada Ternak Kambing Lokal Betina
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14362Keywords:
Kambing Betina Lokal, Kecernaan, Konsumsi, Protein Kasar, Serat Kasar, Rumput Laut MerahAbstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pemberian pakan konsentrat yang mengandung imbuhan rumput laut merah, juga dikenal sebagai rhodophytes, mempengaruhi konsumsi dan kecernaan protein kasar dan serat kasar kambing betina yang tinggal di daerah tersebut. Metode yang digunakan adalah metode percobaan menggunakan Rancangan Bujur Sangkar Latin (RBSL) dengan 4 perlakuan dan 4 periode sebagai ulangan dengan perlakuan terdiri dari P0= pakan basal+konsentrat tanpa imbuhan rumput laut, P1= pakan basal+ konsentrat mengandung tepung rumput laut 1%, P2= pakan basal+konsentrat mengandung tepung rumput laut 2%, P3= pakan basal+ konsentrat mengandung tepung rumput laut 3%. Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah konsumsi serat kasar dan protein kasar serta kecernaan serat kasar dan protein kasar. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam untuk mengetahui pengaruh perlakuan dan uji beda nyata terkecil untuk melihat perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian ini menunjukkan nilai rata-rata konsumsi serat kasar (g/e/h) : P0=74,96; P1=79,03; P2=85,88; P3=80,66, konsumsi protein kasar (g/e/h); P0=129,27; P1=136,66; P2=140,57; P3=124,60, kecernaan serat kasar (%) P0=38,31; P1=47,91; P2=34,95; P3=44,62 dan kecernaan protein kasar (%) P0=79,41; P1=82,64; P2=77,70; P3=81,22. Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa penyediaan konsentrat bersamaan dengan kompensasi rumput laut merah berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap konsumsi serat kasar dan protein kasar yaitu semakin tinggi level pemberian hingga 2% akan meningkatkan konsumsi serat kasar dan protein kasar namun akan menurun pada pemberian level 3%. Namun pemberian konsentrat dengan imbuhan rumput laut merah berpengaruh tidak nyata (P>0,05) terhadap kecernaan serat kasar dan protein kasar. Disimpulkan bahwa pemberian konsentrat dengan imbuhan rumput laut pada level 2% dapat meningkatkan konsumsi serat kasar dan protein kasar pada ternak kambing betina lokal dan pemberian hingga 3% akan menyebabkan penurunan konsumsi. Namun perlakuan memberikan berpengaruh yang relatif sama terhadap kecernaan serat kasar dan protein kasar.
References
Aling, C., R. A. V. Tuturoong., Y. L. R. Tulung dan M. R. Waani, 2020. Kecernaan serat kasar dan BETN (bahan ekstrak tanpa nitrogen) ransum komplit berbasis tebon jagung pada sapi Peranakan Ongole. Zootec, 40(2), 428–438.
Andini, W., A. Subrata dan L. K. Nuswantara, 2015. Pengaruh Rasio Energi Protein Ransum Berbasis Limbah Perkebunan Kelapa Sawit Terhadap Kecernaan Bahan Kering, Bahan Organik Dan Serat Kasar Secara in Vitro (the Influence of Energy Protein Ratio on Complete Feed Palm Oil Plantations Wasted Based to in VI. Animal Agriculture Journal, 4(1), 109–114.
Daud, R. 2013. Pengaruh masa tanam terhadap kualitas rumput laut, Kappaphycus alvarezii. Media Akuakultur, 8(2), 135–138.
Haki, M. S. M., E. J. L. Lazarus., E. D. W. Lawa dan I. Benu, 2021. Pemanfaatan Limbah Sayur Kol Dalam Ransum Terhadap Konsumsi, Kecernaan Nutrien Dan Total Digestible Nutrient (TDN) Ransum Pada Ternak Kambing Kacang: Utilization Of Vegetable Waste Cabbage In Rations On Consumption, Nutrient Digestibility And Total Digestible Nutrient Rations In Kacang Goat. Jurnal Peternakan Lahan Kering, 3(3), 1608-â.
Juniarti, N., R. Ngitung dan S. F. Hiola, 2019. Pengaruh pemberian tepung rumput laut pada ransum ayam broiler terhadap kadar lemak dan kolesterol. BIONATURE" Jurnal Kajian, Penelitian, Dan Pengajaran Biologi", 20(1), 64–78.
Khalil, H. A., Y. Y. Tye., S. T. Chow., C. K. Saurabh., M. T. Paridah., R. Dungani & M. I. Syakir, 2017. Cellulosic pulp fiber as reinforcement materials in seaweed-based film. BioResources, 12(1), 29–42.
Langgajanji, V. D., G. Maranatha dan Y. R. Noach, 2024. Efek pemberian pakan komplit berbasis silase campuran sorghum dan daun gamal pada level berbeda terhadap konsumsi kecernaan protein kasar dan serat kasar ternak kambing lokal betina. Animal Agricultura, 1(3), 230–240.
Lasarus, E. J. L., E. D. W. Lawa dan S. M. Makandolu, 2022. Pemanfaatan Pakan Konsentrat dalam Ransum Sapi Bali. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Undana, 22–27.
Maesya, A., dan S. Rusdiana, 2018. Prospek pengembangan usaha ternak kambing dan memacu peningkatan ekonomi peternak. Agriekonomika, 7(2), 135–148.
Makkar, H. P. S., G. Tran., V. Heuzé., S. Giger-Reverdin., M. Lessire., F. Lebas., & P. Ankers, 2016. Seaweeds for livestock diets: A review. Animal Feed Science and Technology, 212, 1–17.
Malheiros, R. D., V. M. B. Moraes., A. Collin., G. P. J. Janssens., E. Decuypere., & J. Buyse, 2003. Dietary macronutrients, endocrine functioning and intermediary metabolism in broiler chickens: Pair wise substitutions between protein, fat and carbohydrate. Nutrition Research, 23(4), 567–578.
Martha, P. 2025. PENGARUH SUBTITUSI TEPUNG DAUN KATUK (Sauropus androgynus (L.) Merr) PADA RANSUM TERHADAP KONSUMSI RANSUM, PERTAMBAHAN BOBOT TUBUH DAN EFISIENSI RANSUM KAMBING JANTAN PERANAKAN BOER.
Matanjun, P., S. Mohamed., N. M. Mustapha., & K. Muhammad, 2009. Nutrient content of tropical edible seaweeds, Eucheuma cottonii, Caulerpa lentillifera and Sargassum polycystum. Journal of Applied Phycology, 21(1), 75–80.
Nawaly, H., A. B. Susanto dan J. L. A. Uktolseja, 2013. Senyawa bioaktif dari rumput laut sebagai antioksidan. Seminar Nasional X Pendidikan Biologi FKIP UNS 2013.
PRASETYO, S. P., D. N., Pt, S. Harianja., L. K., Pt, S. Widiastuti., E. R. V., Pt, S. Rahayu., H. B., Pt, S. Sanjaya dan I. N. E. Wati, 2025. MANAJEMEN PASTURA. Azzia Karya Bersama.
Rusdiana, S., dan A. Maesya, 2017. Pertumbuhan ekonomi dan kebutuhan pangan di Indonesia. Agriekonomika, 6(1), 12–25.
Sagito, N. D., R. Hidayat dan U. H. Tanuwiria, 2022. Pengaruh pemberian ransum mengandung tepung keong mas (Pomacea canaliculata L.) diproteksi berbagai level tanin terhadap kecernaan serat kasar dan energi ransum domba lokal jantan. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis Dan Ilmu Pakan, 4(1), 10–18.
Steel, R. G. D dan J. H. Torrie, 1993. Prinsip dan prosedur statistika. PT. Gramedia Pustaka Utama, Jakarta, 748.
Sugiyanto, S., S. Supriyono dan B. Putra, 2021. Tingkat Keberhasilan Inseminasi Buatan Sapi Simental Berdasarkan Conseption Rate (Cr) Dan Service Per Conception (S/C) Di Kecamatan Pamenang Barat Kabupaten Merangin. STOCK Peternakan, 3 (1), 40.
Suryanto, A., A. Muktiani & L. K. Nuswantara, 2018. Efisiensi Pakan Kambing Peranakan Ettawa Fase Bunting Yang Diberi Perlakuan Pakan Dengan Level Protein Kasar Dan Total Digestible Nutrients Yang Berbeda. Faculty of Animal and Agricultural Sciences.
Tillman, A. D. 1998. Ilmu makanan ternak dasar.
Widjaya, N. 2012. Pengaruh pemberian kalium yodida terhadap bobot kelenjar tiroid, pertambahan bobot badan dan suhu rektal kambing peranakan etawah lepas sapih. Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Peternakan, 15(1), 15–20.
Yanuarti, R., N. Nurjanah., E. Anwar dan G. Pratama, 2017. Kandungan senyawa penangkal sinar ultra violet dari ekstrak rumput laut Eucheuma cottonii dan Turbinaria conoides. Majalah Ilmiah Biologi BIOSFERA: A Scientific Journal, 34(2), 51–58.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Clinton Ngara Bili, Grace Maranatha, Marthen Yunus, Daud Amalo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





