Produksi Pangan Bertanggung Jawab Berbasis Ekonomi Sirkular Melalui Program CSR INNDESA 2.0 PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14349Keywords:
ekonomi sirkular, food loss, ketahanan pangan, produksi pangan bertanggung jawab.Abstract
Kabupaten Cilacap merupakan salah satu daerah yang dikenal menjadi penyumbang utama lumbung padi terbesar di Jawa Tengah, produktivitas padi sawah mencapai 758.569 ton. Besaran produksi tersebut belum tentu mencerminkan produksi pangan yang bertanggung jawab, mengingat wilayah ini masih menghadapi tantangan berupa timbulan limbah produksi, keterbatasan teknologi, dan risiko kehilangan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan produksi pangan bertanggung jawab di 4 desa wilayah ring 1 PT PLN Indonesia Power UBP Jawa Tengah 2 Adipala yakni Desa Bunton, Desa Adipala, Desa Wlahar, Desa Penggalang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif berbasis deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa data program CSR PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala. Pada aspek lingkungan, program ini memanfaatkan limbah PLTU, peternakan, dan perikanan menjadi produk bernilai tambah melalui inovasi SilashGro (Silica Fly Ash for Agro), pengomposan limbah kandang, dan Smart Cultiva IoT, yang berhasil menekan emisi gas rumah kaca serta meningkatkan efisiensi penggunaan air hingga 65,7 persen. Pada aspek ekonomi, substitusi bahan baku dan pengolahan limbah meningkatkan efisiensi biaya produksi serta mendorong pendapatan petani yang semula berada di bawah upah minimum, dengan pendapatan tertinggi mencapai Rp5.410.677 per bulan dari hilirisasi olahan pangan. Pada aspek sosial, penguatan forum integrasi memperkuat kemandirian kelompok tani serta melibatkan perempuan dan pemuda tani sebagai respons atas tingginya migrasi tenaga kerja muda ke kota. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan berbasis ekonomi sirkular dapat mendorong produksi pangan bertanggung jawab melalui efisiensi sumber daya, pengurangan limbah, dan penguatan sosial-ekonomi masyarakat desa.
References
Adriani, A. (2023). Penanganan, Pengolahan, Dan Pengawasan Pangan (Tanaman, Ikan Dan Ternak). In Seminar Nasional Lahan Suboptimal (Vol. 10, No. 1, Pp. 18-26).
Ali, A., Hussain, T., & Zahid, A. (2025). Smart Irrigation Technologies and Prospects for Enhancing Water Use Efficiency for Sustainable Agriculture. AgriEngineering, 7(106), 1– 21. https://doi.org/10.3390/agriengineering7040106
Andriawan, Y. I. (2021). Motivasi Belajar Penjas Siswa Melalui Pembelajaran Daring: Studi Literatur.
Anifah, E. M., Rini, I. D. W. S., Hidayat, R., & Ridho, M. (2021). Estimasi emisi gas rumah kaca (GRK) kegiatan pengelolaan sampah di kelurahan karang joang, balikpapan. Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan, 13(1), 17–33. https://doi.org/10.20885/jstl.vol13.iss1.art 2
Asnawati, A., Listiawati, A., Warganda, W., Maulidi, M., & Indrawati, U. S. Y. V. (2024). Pengolahan Limbah Ikan Menjadi Pupuk Organik Ramah Lingkungan Di Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Nusantara, 5(2), 1681-1687. https://doi.org/10.55338/jpkmn.v5i2.3096
Badan Pusat Statistik Kabupaten Cilacap. (2026). Kabupaten Cilacap dalam angka 2026.
Basu M, Pande M, Bhadoria PBS, Mahapatra SC. 2009. Potential fly-ash utilization in agriculture: A global review. Progress in Natural Science. 19(10): 1173–1186. https://doi.org/10.1016/j.pnsc.2008. 12.006
Diantoro, E., Suheri, S., & Arianto, B. (2024). Studi fenomenologi konsep bisnis berkelanjutan dalam konteks pegiat UMKM. Jurnal Manajemen Strategis: Jurnal Mantra, 1(02), 127-144. https://doi.org/10.30588/jmt.v1i02.2091
Fao. (2008). An Introduction To The Basic Concepts Of Food Security. Food And Agriculture Organization.
Fao. (2019). The State Of Food And Agriculture 2019. Moving Forward On Food Loss And Waste Reduction.
Garibaldi, S. A., & Frimawaty, E. (2024). Menuju sistem pangan yang berkelanjutan: bergerak dari pangan sebagai komoditas menuju sistem pangan yang berkelanjutan. Penelitian Ilmu Pengetahuan Sosial, 1(2), 117-125. https://doi.org/10.61511/pips.v1i2.2024.1003
Intergovernmental Panel on Climate Change. (2006). IPCC guidelines for national greenhouse gas inventories: volume 2- energy. Institute For Global Environmental Strategies (IGES)
Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). (2012). Pedoman Penyelenggaraan Inventarisasi Gas Rumah Kaca Nasional. Buku II Volume 3. Kementerian Lingkungan Hidup Press. Jakarta.
Kosasih, W., Kristina, H. J., Simorangkir, K. P., Wijaya, C., Aprillita, M., & Putri, A. P. K. (2023). Keberlanjutan Program Donasi E-Waste Prodi Teknik Industri Untar Dan Ecostar Group Sebagai Praktik Mendukung Sdg 4.7 Di Kampus. Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia, 6 (1), 190–197. https://doi.org/10.24912/Jbmi.V6i1.21024
Mirmanto, H. (2016). Analisis Performa Circulating Water Pump Pada Industri Pembangkitan (Studi Kasus PLTU Bolok NTT). In Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan.
Raja, A. H. L. (2024). Analisis Sistem Produksi Berkelanjutan: Membangun Industri Yang Ramah Lingkungan.Circle Archive, 1(6).
Take, W. H. Y., & Systems, A. F. (2015). Sustainable food systems Concept and framework
Waruwu, M. (2023). Pendekatan Penelitian Pendidikan: Metode Penelitian Kualitatif, Metode Penelitian Kuantitatif Dan Metode Penelitian Kombinasi (Mixed Method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896-2910. https://doi.org/10.31004/Jptam.V7i1.6187
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Taufik Hidayanto, Jofan NF Sanyoto, Ayu Widyaningrum, Dera Safira Ayu Intan Fariza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





