Analisis Kesiapan Guru Pendidikan Khusus Dalam Menggunakan Teknologi Digital Untuk Pembelajaran Inklusif Di Era 5.0

Authors

  • Puja Amillah Pinkan Universitas Islam Riau
  • Rozalia Rozalia Universitas Islam Riau
  • Sellyn Frisca Maharani Universitas Islam Riau
  • Sriwinarni Sriwinarni Universitas Islam Riau
  • Dea Mustika Universitas Islam Riau

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1425

Keywords:

Guru Pendidikan Khusus, Kesiapan Digital, Pembelajaran Inklusif, Teknologi, Era 5.0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan guru pendidikan khusus dalam memanfaatkan teknologi digital untuk pembelajaran inklusif di era society 5.0. Era ini menuntut integrasi antara kemajuan teknologi dan pendekatan humanistik dalam pendidikan, khususnya dalam mendukung peserta didik berkebutuhan khusus. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun para guru telah memiliki kesadaran akan pentingnya teknologi, keterampilan teknis dan pedagogis mereka masih bervariasi. Faktor seperti akses infrastruktur, pelatihan yang tidak kontekstual, serta minimnya dukungan kelembagaan turut memengaruhi kesiapan tersebut. Penelitian ini merekomendasikan adanya pelatihan berkelanjutan yang spesifik dan dukungan sistemik dari berbagai pihak untuk memperkuat kompetensi digital guru pendidikan khusus. Kesimpulannya, kesiapan guru masih perlu ditingkatkan secara menyeluruh agar pembelajaran inklusif berbasis teknologi dapat berjalan secara optimal di era 5.0..

References

Ainscow, M., Booth, T., & Dyson, A. (2006). Improving Schools, Developing Inclusion. Routledge.

Arifin, Z. (2021). Kesiapan Guru dalam Menghadapi Transformasi Digital Pendidikan di Era Society 5.0. Jurnal Teknologi Pendidikan, 23(1), 45–56.

Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). Sage Publications.

Firman, F., & Rahman, T. (2020). Pembelajaran Digital di Masa Pandemi COVID-19 dan Tantangannya. Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, 22(1), 47–56.

Hockly, N. (2018). Digital literacies. ELT Journal, 72(3), 317–319.

Kurniawan, D. A., & Lestari, D. (2022). Literasi Digital Guru Pendidikan Khusus dalam Mewujudkan Pembelajaran Inklusif. Jurnal Inklusi Pendidikan, 5(2), 78–89.

Ministry of Education and Culture (Kemendikbud). (2020). Panduan Pembelajaran Inklusif Berbasis TIK. Jakarta: Kemendikbud.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

OECD. (2019). Trends Shaping Education 2019. OECD Publishing.

Prasetyo, H., & Sutopo, D. (2021). Transformasi Pendidikan di Era Society 5.0: Peluang dan Tantangan. Jurnal Ilmiah Pendidikan, 10(3), 112–121.

Putri, A. R., & Maulana, I. (2020). Implementasi Teknologi Digital dalam Pembelajaran Anak Berkebutuhan Khusus. Jurnal Pendidikan Khusus, 7(1), 32–40.

Salam, R. (2022). Inovasi Guru Pendidikan Khusus di Era Digital. Jurnal Pendidikan dan Teknologi Informasi, 5(2), 53–64.

Selwyn, N. (2016). Education and Technology: Key Issues and Debates. Bloomsbury Publishing.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. Paris: UNESCO Publishing.

Published

21-06-2025

How to Cite

Pinkan, . P. A., Rozalia, R., Maharani, S. F. ., Sriwinarni, S., & Mustika, D. (2025). Analisis Kesiapan Guru Pendidikan Khusus Dalam Menggunakan Teknologi Digital Untuk Pembelajaran Inklusif Di Era 5.0 . Journal of Innovative and Creativity, 5(2), 7640–7645. https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1425

Issue

Section

Articles