PENGARUH REBUSAN KUNYIT ASAM TERHADAP PENURUNAN DISMENOREA PADA SISWI DI SMAS MUHAMMADIYAH RAMBAH
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14229Keywords:
Dismenorea, Kunyit Asam, Remaja PutriAbstract
ABSTRAK
Dismenorea merupakan nyeri yang terjadi selama menstruasi dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari serta aktivitas belajar remaja putri. Salah satu pendekatan nonfarmakologis yang digunakan untuk membantu mengurangi keluhan tersebut adalah rebusan kunyit asam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas rebusan kunyit asam terhadap penurunan dismenorea pada siswi di SMAS Muhammadiyah Rambah. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimen dengan one group pretest-posttest. Populasi penelitian berjumlah 35 siswi kelas IX dan X, sedangkan sampel sebanyak 16 siswi yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi skala nyeri 0–10. Rebusan kunyit asam diberikan mulai hari pertama menstruasi selama tiga hari berturut-turut. Analisis data meliputi analisis univariat dan bivariat menggunakan uji t-dependent. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor dismenorea sebelum pemberian rebusan kunyit asam sebesar 3,94 ± 1,289 dengan rentang 2–6, sedangkan setelah intervensi sebesar 0,19 ± 0,403 dengan rentang 0–1. Beda rata-rata sebesar 3,750 dengan standar deviasi 1,238 dan hasil uji statistik menunjukkan p<0,001. Dengan demikian, terdapat efektivitas rebusan kunyit asam terhadap penurunan dismenorea pada siswi SMAS Muhammadiyah Rambah.
References
Amelia, S., Juwita, F., & Fajriyah, A. (2020). Pengaruh pemberian kunyit asam terhadap penurunan intensitas nyeri haid. Indonesia Journal of Midwifery, 3(2), 143.
Anurahyu, C. A., Darsini, N., & Sa’adi, A. (2018). Minuman kedelai (Glycine max) dan kombinasi asam jawa (Tamarindus indica) dengan kunyit (Curcuma domestica) dalam mengurangi nyeri haid. Jurnal Farmasi dan Ilmu Kefarmasian Indonesia, 5(1).
Asroyo, T., Nugraheni, T. P., & Masfiroh, M. A. (2019). Pengaruh pemberian minuman kunyit asam sebagai terapi dismenorea terhadap penurunan skala nyeri. Indonesia Jurnal Farmasi, 4(1), 24–28.
Gutman, G., Munez, A. T., & Fisher, M. (2022). Dysmenorrhea in adolescents. Current Problems in Pediatric and Adolescent Health Care, 52(5), 101186.
Hayati, S., & Agustin, S. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan dismenorea pada remaja di SMA Pemuda Banjaran Bandung. Jurnal Keperawatan BSI, 8(1), 132–142.
Larasati, T. A., & Alatas, F. (2016). Dismenorea primer dan faktor risiko dismenorea primer pada remaja. Jurnal Majority, 5(3), 79–84.
Rezkiyanti, A., & Rusli, R. (2022). Efektivitas minuman kunyit asam sebagai terapi dismenorea primer terhadap penurunan skala nyeri. Jurnal Gizi Kerja dan Produktivitas, 3(2), 59.
Salamah, U. (2019). Hubungan pengetahuan dan sikap remaja putri terhadap perilaku penanganan dismenorea. Jurnal Ilmiah Kebidanan Indonesia, 9(3), 123–127.
Sugiharti, R. K., & Sundari, R. I. (2018). Efektivitas minuman kunyit asam dan rempah jahe asam terhadap penurunan skala nyeri haid primer. Jurnal Ilmiah Ilmu-ilmu Kesehatan, 16(2).
Sugiharti, R. K., & Febriana, D. (2021). Kebiasaan minum jamu kunyit asam dalam mengatasi keluhan dismenorea pada remaja putri, 12(2), 67–73.
Sutrisno, U. D., Herawati, V. D., & Muna, W. O. A. P. (2022). Pengaruh pemberian minuman kunyit asam terhadap penurunan skala nyeri dismenorea. Jurnal Ilmu Keperawatan Indonesia, 15(2), 108–114.
Unnisa, H., Annam, P., Gubba, N. C., Begum, A., & Thatikonda, K. (2022). Assessment of quality of life and effect of non-pharmacological management in dysmenorrhea. Annals of Medicine and Surgery, 81, 104407.
Winarso, A. (2014). Pengaruh minuman kunyit asam terhadap penurunan tingkat nyeri dismenorea pada siswi di Madrasah Tsanawiyah Negeri Jatinom Klaten. Jurnal Terpadu Ilmu Kesehatan, 3(2), 106–214.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Siti Nurkhasanah, Yurizka Putri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







