Epistemologi Dalam Konsep Islam: Epistemologi Bayani, Burhani, Dan ‘Irfani
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v5i2.1412Keywords:
Epistemologi Islam, Bayani, Burhani, Irfani, Integrasi IlmuAbstract
Tulisan ini membahas tiga pendekatan utama dalam epistemologi Islam, yaitu bayani, burhani, dan irfani. Ketiganya merepresentasikan cara umat Islam memperoleh dan memahami ilmu pengetahuan berdasarkan wahyu, rasio, dan intuisi spiritual. Epistemologi bayani menekankan otoritas teks-teks keagamaan seperti Al-Qur’an dan Hadis. Epistemologi burhani mengedepankan rasionalitas dan logika dalam mengembangkan ilmu, sementara epistemologi irfani berlandaskan pada pengalaman mistis dan penyucian diri sebagai jalan memperoleh pengetahuan. Makalah ini menganalisis perbedaan dan keunggulan masing-masing pendekatan serta pentingnya integrasi ketiganya dalam pengembangan ilmu pengetahuan Islam yang holistik. Integrasi epistemologi bayani, burhani, dan irfani diyakini mampu menjawab tantangan pendidikan dan ilmu pengetahuan Islam di era modern, dengan tetap menjaga keseimbangan antara wahyu, akal, dan spiritualitas.
References
Abd Wahab Khalaf. Ilm Ushul Fiqh, Terj. Madar Helmi. Bandung: Gema Risalah Pres, 1996.
Al-Jabiri, M. A. Formasi Nalar Arab: Kritik Tradisi Menuju Pembebasan Dan Pluralisme Wacana Interreligius, Terj.Imam Khoiri. IRCiSoD, 2003.
Al-Jabiri, M.A. Bunyah Al-‘Aql al-‘Arabi. Beirut: Markaz Dirasat al-Wahdah al-‘Arabiyah, 1991.
Hamdy, M. Z. “TELAAH KEMBALI PEMAHAMAN SISTEM KETATANEGARAAN DALAM ISLAM ( KHILAFAH ) ( Kajian Historis Dan Ideologis Terhadap Gerakan HTI Di Indonesia ).” Syaikhuna: Jurnal Pendidikan Dan Pranata Islam, 2020, 158–72.
Harry Hamerma. Pintu Masuk Ke Dunia Filsafat. Yogyakarta: Karisusu, 1992.
Hasbi Amiruddin. Filsafat Ilmu Dalam Perspektif Islam. Banda Aceh: Lembaga Studi Agama dan Masyarakat (LSAMA), 2018.
Hikmah, Muslimah, and Sardimi. “Epistemologi Ilmu Dalam Perspektif Islam.” Akademika 15 no. 02 (2021): 31–40.
Khalaf, A. W. Ilm Ushul Fiqh, Terj. Masdar Hilmi. Jakarta: Gema Risalah Press, 1996.
Mehdi Hairi Yazdi. Ilmu Hudhuri, Terj. Ahsin Muhammad. Bandung: Mizan, 1994.
Mochamad Hasyim. “EPISTEMOLOGI ISLAM BAYANI, BURHANI, IRFANI.” Al-Murabbi: Jurnal Pendidikan Agama Islam Volume 3, Nomor 2, (2018): 217–27.
Muhammad ‘Abd Rauf al-Manawi. Al-Tauqif ‘Ala Muhimmat al-Ta’Arif. Cet. I. Bairut: Dar al-Fikr al-Mu’asir, 1410.
Muhammad Abed al-Jabiri. Formasi Nalar Arab: Kritik Tradisi Menuju Pembebasan Dan Pluralisme Wacana Interreligius, Terj. Imam Khoiri. Yogyakarta: IRCiSoD, 2003.
Muhammad Imam Asrofi and Muhammad Yusron Maulana El-Yunusi. “PENERAPAN EPISTEMOLOGI BAYANI, BURHANI, DAN IRFANI DALAM PEMBELAJARAN PAI.” MIDA: Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 7 No.1 (2024).
Muhammad Syarif. “Pendekatan Bayani, Burhani Dan Irfani Dalam Pengembangan Hukum Islam.” JURNAL AL-MIZAN: JURNAL HUKUM ISLAM DAN EKONOMI SYARIAH volume 09,nomor 02 (2022): 169–87.
Nasution, S. Epistemologi Islam: Bayani, Burhani, Dan Irfani. jakarta: RajaGrafindo Persada, 2021.
Suparlan Suhartono. Fisafat Ilmu Pengetahuan. Yogyakarta: (Ar-Ruzz Media: Cetakan 1), 2008.
Syamsuddin, A. Tasawuf Dan Epistemologi Islam. Bandung: Mizan, 2022.
Zainuddin, M. Pendidikan Islam Dan Tantangan Keilmuan Di Era Digital. Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2022.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Aswandi Aswandi, Amril M, Eva Dewi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







