Pemanfaatan Air Kelapa Sebagai Bahan Baku Kecap Melalui Pelatihan Masyarakat Di Desa Panca Karsa I

Authors

  • Desrika Talib Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Putri Syakirah Wira Ibrahim Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Nur Fadhillah Harun Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Ratin R. Siondong Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Egi Dia Sapitri Kulati Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Pendiron Gire Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Zahwa Nabilla Noe Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Abdul Rahman Muksin Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Moh Indra Bayu Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Liskawati Dudi Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Deswinta Maharani T. Dadi Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Faradilaelestari Lumula Universitas Muhammadiyah Gorontalo
  • Moh Riski B. Nento Universitas Muhammadiyah Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14107

Keywords:

air kelapa, kecap, pelatihan, diversifikasi produk, uji hedonik

Abstract

Air kelapa merupakan salah satu hasil samping pengolahan buah kelapa yang masih belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, khususnya pada wilayah yang sebagian besar masyarakatnya mengolah kelapa menjadi kopra. Kondisi tersebut menyebabkan air kelapa berpotensi menjadi bahan yang kurang termanfaatkan. 

The study purpose. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan air kelapa menjadi produk kecap serta mengetahui tingkat penerimaan peserta terhadap produk yang dihasilkan. 

Materials and methods. Pembuatan kecap menggunakan 5 liter air kelapa, 1 kg gula merah khas Gorontalo, bawang putih, bawang merah, lengkuas, sereh, daun salam, dan garam. Proses pemasakan dilakukan selama 2–3 jam hingga diperoleh konsistensi kecap yang diinginkan. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung pembuatan kecap, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan uji hedonik. 

Results. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan peserta meningkat dari 62,72 pada pre-test menjadi 94,54 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 31,82 poin atau 50,71% dibandingkan dengan nilai rata-rata awal. Hasil uji hedonik menunjukkan rata-rata skor warna sebesar 4,00, aroma 3,82, rasa 4,09, dan kekentalan 3,68, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 3,90. 

Conclusions. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan peserta sekaligus memperkenalkan alternatif pemanfaatan air kelapa menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah.

References

B Deglas, W., Fransiska, & Wulandari, E. (2024). Pengaruh pemanfaatan air kelapa tua terhadap kualitas kecap manis dengan variasi lama waktu pemasakan. Agrofood: Jurnal Pertanian dan Pangan, 6(2), 29–38.

Hasanela, N., Sohilait, H. J., Malle, Y. T., Siahaya, A. N., Fransina, E. G., Laratmase, M., & Olong, I. (2022). Peningkatan nilai ekonomis buah kelapa melalui pelatihan pembuatan kecap dari air kelapa di Desa Morella. Jurnal Warta Desa, 4(1), 8–12. https://doi.org/10.29303/jwd.v4i1.177

Mardesci, H. (2018). Diversifikasi dan pengolahan produk olahan berbasis air kelapa. Jurnal Teknologi Pertanian, 7(2), 45–50. https://doi.org/10.32520/jtp.v7i2.349

Natsir, H., Arif, A. R., Arfah, R. A., Zakir, M., & Budi, P. (2020). Pelatihan pengolahan air kelapa menjadi kecap di Desa Mattirodeceng, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang. Jurnal Dinamika Pengabdian, 6(1), 103–115.

Sondakh, R. C., Hayatudin, F. Ahmad, Kahar, Adnan, M. Adi, & Fajrin. (2021). Pelatihan kecap dari air kelapa sebagai produk unggulan desa di Desa Sese, Kabupaten Tolitoli. Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 21–30. https://doi.org/10.25077/logista.5.2.21-30.2021

Umela, S., & Gintulangi, F. T. (2015). Analisis mutu kecap air kelapa dengan penambahan kedelai dan jagung. Jurnal Technopreneur (JTech), 3(1), 18–22.

Wattimena, A. Y., Nendissa, J. I., & Kembauw, M. G. I. (2023). Pelatihan pembuatan virgin coconut oil dan kecap manis dari kelapa di Kecamatan Morotai Jaya Kabupaten Pulau Morotai. HIRONO: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 158–168. https://doi.org/10.55984/hirono/v2i2/115

Downloads

Published

28-08-2026

How to Cite

Talib, D., Ibrahim, P. S. W. ., Harun, N. F. ., R. Siondong, R. ., Kulati, E. D. S. ., Gire, P. ., Noe, Z. N. ., Muksin, A. R. ., Bayu, M. I. ., Dudi, L. ., Dadi, D. M. T. ., Lumula, F. ., & Nento, M. R. B. . (2026). Pemanfaatan Air Kelapa Sebagai Bahan Baku Kecap Melalui Pelatihan Masyarakat Di Desa Panca Karsa I. Journal of Innovative and Creativity, 6(2), 46798–46804. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14107

Issue

Section

Articles