Pemanfaatan Air Kelapa Sebagai Bahan Baku Kecap Melalui Pelatihan Masyarakat Di Desa Panca Karsa I
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14107Keywords:
air kelapa, kecap, pelatihan, diversifikasi produk, uji hedonikAbstract
Air kelapa merupakan salah satu hasil samping pengolahan buah kelapa yang masih belum dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, khususnya pada wilayah yang sebagian besar masyarakatnya mengolah kelapa menjadi kopra. Kondisi tersebut menyebabkan air kelapa berpotensi menjadi bahan yang kurang termanfaatkan.
The study purpose. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan air kelapa menjadi produk kecap serta mengetahui tingkat penerimaan peserta terhadap produk yang dihasilkan.
Materials and methods. Pembuatan kecap menggunakan 5 liter air kelapa, 1 kg gula merah khas Gorontalo, bawang putih, bawang merah, lengkuas, sereh, daun salam, dan garam. Proses pemasakan dilakukan selama 2–3 jam hingga diperoleh konsistensi kecap yang diinginkan. Metode kegiatan meliputi penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung pembuatan kecap, serta evaluasi melalui pre-test, post-test, dan uji hedonik.
Results. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata nilai pengetahuan peserta meningkat dari 62,72 pada pre-test menjadi 94,54 pada post-test, dengan peningkatan sebesar 31,82 poin atau 50,71% dibandingkan dengan nilai rata-rata awal. Hasil uji hedonik menunjukkan rata-rata skor warna sebesar 4,00, aroma 3,82, rasa 4,09, dan kekentalan 3,68, dengan rata-rata keseluruhan sebesar 3,90.
Conclusions. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan peserta sekaligus memperkenalkan alternatif pemanfaatan air kelapa menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah.
References
B Deglas, W., Fransiska, & Wulandari, E. (2024). Pengaruh pemanfaatan air kelapa tua terhadap kualitas kecap manis dengan variasi lama waktu pemasakan. Agrofood: Jurnal Pertanian dan Pangan, 6(2), 29–38.
Hasanela, N., Sohilait, H. J., Malle, Y. T., Siahaya, A. N., Fransina, E. G., Laratmase, M., & Olong, I. (2022). Peningkatan nilai ekonomis buah kelapa melalui pelatihan pembuatan kecap dari air kelapa di Desa Morella. Jurnal Warta Desa, 4(1), 8–12. https://doi.org/10.29303/jwd.v4i1.177
Mardesci, H. (2018). Diversifikasi dan pengolahan produk olahan berbasis air kelapa. Jurnal Teknologi Pertanian, 7(2), 45–50. https://doi.org/10.32520/jtp.v7i2.349
Natsir, H., Arif, A. R., Arfah, R. A., Zakir, M., & Budi, P. (2020). Pelatihan pengolahan air kelapa menjadi kecap di Desa Mattirodeceng, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang. Jurnal Dinamika Pengabdian, 6(1), 103–115.
Sondakh, R. C., Hayatudin, F. Ahmad, Kahar, Adnan, M. Adi, & Fajrin. (2021). Pelatihan kecap dari air kelapa sebagai produk unggulan desa di Desa Sese, Kabupaten Tolitoli. Logista: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 5(2), 21–30. https://doi.org/10.25077/logista.5.2.21-30.2021
Umela, S., & Gintulangi, F. T. (2015). Analisis mutu kecap air kelapa dengan penambahan kedelai dan jagung. Jurnal Technopreneur (JTech), 3(1), 18–22.
Wattimena, A. Y., Nendissa, J. I., & Kembauw, M. G. I. (2023). Pelatihan pembuatan virgin coconut oil dan kecap manis dari kelapa di Kecamatan Morotai Jaya Kabupaten Pulau Morotai. HIRONO: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 158–168. https://doi.org/10.55984/hirono/v2i2/115
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Desrika Talib, Putri Syakirah Wira Ibrahim, Nur Fadhillah Harun, Ratin R. Siondong, Egi Dia Sapitri Kulati, Pendiron Gire, Zahwa Nabilla Noe, Abdul Rahman Muksin, Moh Indra Bayu, Liskawati Dudi, Deswinta Maharani T. Dadi, Faradilaelestari Lumula, Moh Riski B. Nento

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







