Strategi PSHT Dalam Menginternalisasikan Nilai Pancasila Di Rayon Banaran Wetan Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14084Keywords:
Strategi, Internalisasi Nilai Pancasila, PSHT, Pembentukan Karakter, Citra OrganisasiAbstract
Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) merupakan organisasi pencak silat yang berperan dalam pembentukan karakter anggotanya melalui penanaman nilai-nilai yang selaras dengan Pancasila. Namun, keterlibatan sebagian oknum anggota dalam perilaku menyimpang menimbulkan stigma negatif yang memengaruhi citra organisasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi PSHT dalam menginternalisasikan nilai-nilai Pancasila di Rayon Banaran Wetan, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas pengurus, pelatih, dan anggota PSHT. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman dengan uji keabsahan melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi internalisasi nilai-nilai Pancasila dilaksanakan berdasarkan tahapan strategi Fred R. David, yaitu perumusan, implementasi, dan evaluasi. Tahap perumusan menetapkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar pembentukan karakter dengan menempatkan nilai Ketuhanan Yang Maha Esa sebagai fondasi melalui pembinaan Ke-SH-an. Implementasi dilakukan melalui pembinaan kerohanian, pembiasaan perilaku positif, keteladanan pengurus dan pelatih, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Evaluasi dilaksanakan melalui pemantauan perkembangan sikap anggota disertai pemberian teguran dan sanksi edukatif. Strategi tersebut mendukung terbentuknya karakter anggota yang religius, disiplin, bertanggung jawab, menjunjung persaudaraan, dan peduli sosial sehingga mampu mengamalkan nilai-nilai Pancasila serta memperkuat citra positif PSHT Rayon Banaran Wetan.
References
Diponegoro, S. E., & Adi, A. S. (2024). UKM PERSAUDARAAN SETIA HATI TERATE UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA Sulthoni Edgar Diponegoro. 12, 500–509.
Fitriana, E. N. (2019). Realitas Kekerasan Simbolik Dalam Relasi Sosial Anggota Organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate Di Kabupaten Nganjuk. Lakon : Jurnal Kajian Sastra Dan Budaya, 8(1), 40. https://doi.org/10.20473/lakon.v8i1.9339
Handayani, P. A., & Dewi, D. A. (2021). Implementasi Pancasila Sebagai Dasar Negara. Jurnal Kewarganegaraan, 5(1), 6–12. https://doi.org/10.31316/jk.v5i1.1439
Nurgiansah, H., Pd, S., Pd, M., Studi, P., Pancasila, P., Kewarganegaraan, D., Keguruan, F., & Pendidikan, I. (2022). Rencana Pembelajaran Semester Mata Kuliah: Pendidikan Pancasila. 1–10. https://jbasic.org/index.php/basicedu/article/view/3481
Sanjoyo, M. P., Fatkurrohman, R. A., & Jodi, J. (2022). Kajian Fungsional Tradisi Sah-SahanPencak Silat Pesaudaraan Setia Hati Terate. Advances in Humanities and Contemporary Studies, 3(1), 172–182. https://doi.org/10.30880/ahcs.2022.03.01.017
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Dian Achmad Eko Husodo, Muhammad Turhan Yani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







