Pengetahuan Malaria pada Mahasiswa Perantau dari Wilayah Endemis: Studi Deskriptif pada Penghuni Asrama Putra dan Putri Kinaonak Puncak Jaya, Di Kota Jayapura, Papua

Authors

  • Helmin Rumbiak Cenderawasih University
  • Delince Enumbi Universitas Cenderawasih
  • Natalia P. Adimuntja Universitas Cenderawasih
  • Nova Falentina Rumaropen Universitas Cenderawasih
  • Inriyanti Assa Universitas Cenderawasih

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14083

Keywords:

malaria, pengetahuan, mahasiswa, asrama, Papua

Abstract

Malaria masih menjadi masalah kesehatan masyarakat utama di wilayah endemis seperti Papua, dan kasusnya di Kota Jayapura terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, terutama pada kelompok usia produktif termasuk mahasiswa. Mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Puncak Jaya  yang merupakan salah satu wilayah dengan endemisitas malaria sangat tinggi saat ini tinggal di Asrama Putra dan Putri Kinaonak Puncak Jaya Kota Jayapura. Mahasiswa/I ini merupakan kelompok khusus yang rentan terhadap penularan berulang karena berpindah dari satu wilayah endemis ke wilayah endemis lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan malaria pada mahasiswa di asrama tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan observasional yang dilaksanakan pada Maret 2026 terhadap 80 responden yang diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia 17–20 tahun (50,0%), berjenis kelamin laki-laki (60,0%), berasal dari suku Dani (61,2%), dan paling banyak berasal dari Distrik Ilu (37,5%). Berdasarkan tingkat pengetahuan, sebagian besar responden berada pada kategori cukup (65,0%), diikuti kategori kurang (27,5%), dan kategori baik hanya sebesar 7,5%. Temuan ini mengindikasikan bahwa meskipun mahasiswa berasal dari daerah dengan paparan malaria tinggi, pemahaman mereka tentang penyebab, penularan, gejala, dan pencegahan malaria belum sepenuhnya optimal, sehingga diperlukan penguatan edukasi kesehatan yang lebih intensif dan berkelanjutan di lingkungan asrama.

References

Apriliani. (2021). Gambaran Pengetahuan dan Sikap Masyarakat terhadap Pencegahan Penyakit Malaria. Universitas Jambi.

Centers for Disease Control and Prevention. (2022). Malaria Worldwide. CDC.

Dinas Kesehatan Kota Jayapura. (2025). Laporan Tahunan Program Malaria Tahun 2022–2024.

Dinas Kesehatan Provinsi Papua. (2025). Data Kasus Positif Malaria Tahun 2023–2024.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Situasi Malaria di Indonesia Tahun 2021. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Buku Saku Tata Laksana Kasus Malaria. Kemenkes RI.

Latumahina, F. F. N., & Song, B. (2023). Tingkat Pengetahuan tentang Tindakan Pencegahan Malaria Berdasarkan Karakteristik Masyarakat di Kabupaten Merauke. Jurnal Kesehatan.

Notoatmodjo, S. (2021). Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta.

Rahmandhani, A. W., & Watunglawar, C. E. (2023). Gambaran Pengetahuan Remaja tentang Penyakit Malaria di SMP Negeri 2 Nimboran Kabupaten Jayapura. SBY Proceedings, 246–254.

World Health Organization. (2022). World Malaria Report 2022. World Health Organization.

Downloads

Published

25-06-2026

How to Cite

Helmin Rumbiak, Delince Enumbi, Natalia P. Adimuntja, Nova Falentina Rumaropen, & Inriyanti Assa. (2026). Pengetahuan Malaria pada Mahasiswa Perantau dari Wilayah Endemis: Studi Deskriptif pada Penghuni Asrama Putra dan Putri Kinaonak Puncak Jaya, Di Kota Jayapura, Papua. Journal of Innovative and Creativity, 6(2), 46704–46709. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14083

Issue

Section

Articles