KUALITAS SANITASI LINGKUNGAN KEJORONGAN SIMPANG AMPEK NAGARI LINGKUANG AUA KECAMATAN PASAMAN KABUPATEN PASAMAN BARAT

Authors

  • Yandi Rahman Universitas Negeri Padang
  • Deded Chandra Universitas Negeri Padang

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14008

Keywords:

Geografi, Kejorongan Simpang Ampek, Kualitas Fisik, Sanitasi Dasar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) kualitas penyediaan air bersih, (2)
kualitas fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK), (3) kualitas Saluran Pembuangan Air Limbah
(SPAL), dan (4) kualitas sarana pembuangan sampah di Kejorongan Simpang Ampek, Nagari
Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini
menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian adalah seluruh Kepala
Keluarga (KK) di Kejorongan Simpang Ampek yang berjumlah 1.311 KK. Jumlah sampel
sebanyak 93 KK ditetapkan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan (e) 10%
dan dipilih melalui teknik Purposive Sampling berdasarkan kriteria: (1) berdomisili tetap di
lokasi penelitian, (2) kondisi sanitasi rumah tangga dapat diobservasi langsung, dan (3)
bersedia menjadi responden. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, kuesioner, dan
dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan instrumen berskala Guttman dengan cut-off
point 75% berdasarkan Penilaian Acuan Patokan (PAP) menurut Arikunto (2010). Hasil
penelitian menunjukkan: (1) kualitas air bersih berada pada kategori baik (91,40%); (2)
kualitas fasilitas MCK tergolong baik (88,17%); (3) kualitas SPAL masih rendah, hanya
41,94% yang memenuhi syarat; (4) kualitas sarana pembuangan sampah merupakan yang
paling rendah, hanya 21,51% yang memenuhi syarat. Secara keseluruhan, kualitas sanitasi
lingkungan di Kejorongan Simpang Ampek berada pada kategori baik dengan angka 75,27%,
namun masih memerlukan perbaikan infrastruktur pada sektor SPAL dan pengelolaan
sampah.

References

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Bumi Aksara.

Azwar, A. (1990). Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Mutiara Sumber Widya.

Badan Pusat Statistik. (2024). Persentase Rumah Tangga yang Memiliki Akses terhadap Sanitasi Layak Menurut Provinsi: Hasil SUSENAS 2023. BPS Republik Indonesia.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasaman Barat. (2025). Kecamatan Pasaman dalam Angka 2025. BPS Kabupaten Pasaman Barat.

Badan Pusat Statistik Provinsi Sumatera Barat. (2023). Persentase Rumah Tangga dengan Akses Sanitasi Layak Menurut Kabupaten/Kota di Sumatera Barat. BPS Provinsi Sumatera Barat.

Chandra, B. (2007). Pengantar Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Depkes RI. (2004). Jamban Keluarga Sehat. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Pasaman Barat. (2025). Data Kependudukan Kecamatan Pasaman Tahun 2025.

Duwila, F., Dangiran, H. L., & Dewanti, N. A. Y. (2018). Pemetaan sanitasi dasar dengan penyakit diare pada masyarakat Desa Pesisir Kecamatan Mangoli Timur Kabupaten Kepulauan Sula Provinsi Maluku Utara Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(6), 119-127.

Iswandi, U. (2012). Ekologi dan Ilmu Lingkungan. Padang: UNP Press.

Mulia, R. (2005). Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Mundiatun, & Daryanto. (2015). Pengelolaan Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Gava Media.

Notoatmodjo, S. (2011). Kesehatan Lingkungan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pemerintah Republik Indonesia. (2009). Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Jakarta.

Pemerintah Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan. Jakarta.

Sa'ban, L. A., Sadat, A., & Nazar, A. (2021). Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat dalam Perbaikan Sanitasi Lingkungan. Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 10-17.

Slamet. (2002). Kesehatan Lingkungan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Sudijono, A. (2012). Pengantar Statistik Pendidikan. Jakarta: Rajagrafindo Persada.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sukarni, M. (1994). Kesehatan Keluarga. Yogyakarta: Kanisius.

Sumbarsatu. (2025, 27 Oktober). Pasbar siap deklarasikan daerah bebas buang air besar sembarangan. https://sumbarsatu.com/berita/33998

World Health Organization & United Nations Children's Fund. (2025). Progress on Household Drinking Water, Sanitation and Hygiene 2000–2024: Special Focus on Inequalities. Geneva: WHO dan UNICEF.

World Health Organization (WHO) Indonesia. (2025). Di Indonesia, Perencanaan Keamanan Sanitasi Memperkuat Ketahanan terhadap Dampak Perubahan Iklim pada Kesehatan. https://www.who.int/indonesia/id/news/detail/19-11-2025

Zulhelmi. (2016). Pengelolaan Sanitasi Toilet Pemantauan Jentik Nyamuk Aedes Spp pada Bak Toilet di Pasar Tradisional Kota Medan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8-15.

Downloads

Published

26-08-2026

How to Cite

Rahman, Y., & Chandra, D. . (2026). KUALITAS SANITASI LINGKUNGAN KEJORONGAN SIMPANG AMPEK NAGARI LINGKUANG AUA KECAMATAN PASAMAN KABUPATEN PASAMAN BARAT. Journal of Innovative and Creativity, 6(2), 46696–466703. https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.14008

Issue

Section

Articles