Generasi Z dan Tantangan Menjaga Identitas Keislaman di Era Global

Authors

  • Hairul Baria SD Negeri 012 Bangko Sempurna
  • Sri Dewi Lestari SMP Negeri 2 Simpang Kanan
  • Sugiarti Sugiarti SMP S. YPDP Simpang Kanan, Rokan Hilir

DOI:

https://doi.org/10.31004/joecy.v4i3.140

Keywords:

Generasi Z, Identitas Keislaman, Pendidikan Islam

Abstract

Di era globalisasi yang terus berkembang pesat, Generasi Z menghadapi tantangan yang signifikan dalam mempertahankan identitas keislaman mereka. Globalisasi membawa masuk berbagai budaya dan nilai-nilai asing yang seringkali bertentangan dengan ajaran Islam, menciptakan dilema bagi generasi muda yang terhubung secara digital dengan dunia luar. Pengaruh media sosial, gaya hidup hedonistik, dan pandangan sekuler mengancam keberadaan prinsip-prinsip agama dalam kehidupan sehari-hari. Meskipun begitu, Generasi Z memiliki potensi untuk mengatasi tantangan ini dengan cara yang cerdas dan konstruktif, asalkan mereka diberikan pendidikan dan pembinaan yang tepat. Dalam konteks ini, peran keluarga, pendidikan formal, dan komunitas sangat penting untuk memperkuat nilai-nilai keislaman dalam kehidupan mereka. Pendidikan Islam yang integratif, yang mengajarkan bagaimana menjalani kehidupan modern tanpa mengorbankan prinsip agama, bisa menjadi kunci utama. Selain itu, pembentukan karakter Islami yang kuat melalui teladan dalam keluarga dan dukungan sosial dari komunitas Muslim juga memainkan peran yang sangat besar dalam menjaga identitas keislaman generasi Z. Artikel ini bertujuan untuk membahas berbagai tantangan yang dihadapi oleh Generasi Z dalam menjaga identitas keislaman mereka, serta solusi-solusi praktis yang dapat diterapkan oleh keluarga, masyarakat, dan lembaga pendidikan untuk memastikan generasi muda tetap kokoh dalam memegang ajaran agama Islam.

References

’Ulya Lina, H. H. (2023). Inovasi Pengembangan Kurikulum PAI dalam Mengatasi Tantangan Etika Teknologi. Jurnal Studi Islam Dan Sosial, 6(1), 51–65. https://doi.org/10.61941/iklila.v6i1.220

Akuntansi, P. S. (2022). 1* , 2 1,2. 20(1), 105–123.

Arianto, M. S. (2006). Islamic Knowledge Classification Scheme in Islamic Countries’ Libraries. Al-Jami’ah: Journal of Islamic Studies, 44(2), 295. https://doi.org/10.14421/ajis.2006.442.295-323

Hefni, W., & Uyun, Q. (2020). Pendampingan Kader Pesantren Sebagai Aset Modal Sosial dalam Penguatan Moderasi Beragama. Dimas: Jurnal Pemikiran Agama Untuk Pemberdayaan, 20(2), 175. https://doi.org/10.21580/dms.2020.202.5452

Hyangsewu, P. (2019). Tantangan dan Antisipasi Pendidikan Agama Islam di Tengah Arus Globalisasi. Jurnal Kajian Peradaban Islam, 2(2), 1–5. https://doi.org/10.47076/jkpis.v2i2.27

Jurnal, P., Keagamaan, K., Murdan, M. N., Khalid, M. N., & Amir, A. (2023). Upaya Menumbuhkan Sikap Moderasi Beragama melalui Budaya Literasi Tafsir pada Masyarakat Pedesaan di Desa Bonde Kecamatan Campalagian , Polman An Effort to Growing Religious Moderation Discourse in Rural Communities with Interpretation Literacy Culture in Bonde Village , Campalagian Polman Distrik West Celebes Province Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Majene Jalan Balai Latihan Kerja Kelurahan Totoli Majene Email : nure1mandary@stainmajene.ac.id Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Makassar Jalan AP . Pettarani No . 72 Makassar Kantor Urusan Agama Bulu Taba Kabupaten Pasangkayu Jalan Mesjid Desa Karape Kec . Bulu Taba Kabupaten Pasangkayu SMPN 7 Campalagian Jalan Poros Suruang Desa Suruang Kec . Campalagian Kabupaten Polewali Mandar Info Artikel. 11(2), 429–448.

Karo, T. K. (2020). Perkembangan Epistemologi Dan Institusi Perguruan Tinggi Islam Indonesia. WARAQAT : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 2(1), 29. https://doi.org/10.51590/waraqat.v2i1.49

Kusdani, K. (2022). Pendidikan Islam Dan Teori Konstruktivisme Dalam Penguatan Keagamaan. Kreatifitas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 11(1), 36–46. https://doi.org/10.46781/kreatifitas.v11i1.532

Nugraha, C., Nawawi, A. U., Asianto, M. F., Ramlan, R. S., & Jenuri, J. (2023). Transformasi Pendidikan Islam Pada Pembelajaran Dan Nilai Keislaman Di Era Revolusi Industri 4.0. PROFETIK: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Agama Islam, 4(1), 1–12. https://doi.org/10.24127/profetik.v4i1.4837

Pabbajah, M. T. H., & Pabbajah, M. (2020). PERAN PONDOK PESANTREN SALAFIYAH TERHADAP REVITALISASI PENDIDIKAN ISLAM (Studi Pada Pondok Pesantren Salafiyyah Parappe, Campalagian, Polman). Educandum, 6(2), 227–235. https://doi.org/10.31969/educandum.v6i2.406

Qomar, M. (2019). Penelusuran Prototipe Pemikiran Islam Faisal Ismail Dan Problem Yang Menghadang. Nun: Jurnal Studi Alquran Dan Tafsir Di Nusantara, 4(1), 203–213. https://doi.org/10.32495/nun.v4i1.41

Rahim, A. (2016). Peran Madrasah Sebagai Pendidikan Islam Masa Kini (Studi Tradisi dan Perubahan). At-Ta’dib, 9(2). https://doi.org/10.21111/at-tadib.v9i2.312

Wasilah, H. (2020). Upaya Mengatasi Tantangan Pendidikan Islam Pada Abad Xxi. Tamaddun, 21(1), 077. https://doi.org/10.30587/tamaddun.v21i1.1379

Yuliani, A. (2021). Implementasi Prinsip Montessori dalam Pendidikan Keislaman Pada Anak Usia Dini. Jurnal Studi Islam Dan Kemuhammadiyahan (JASIKA), 1(2), 198–206. https://doi.org/10.18196/jasika.v1i2.16

Downloads

Published

30-10-2024

How to Cite

Baria, H., Lestari, S. D., & Sugiarti, S. (2024). Generasi Z dan Tantangan Menjaga Identitas Keislaman di Era Global. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 4(3), 68–74. https://doi.org/10.31004/joecy.v4i3.140

Issue

Section

Articles