TRANSFORMASI DIGITAL MELALUI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DALAM PENGELOLAAN PAJAK DAERAH PADA BADAN PENDAPATAN DAERAH PROVINSI SUMATERA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.13812Keywords:
Digital Transformation, Local Tax, Management Information System, Regional Revenue Agency, SWOT AnalysisAbstract
This study analyzes the digital transformation of regional tax management through the implementation of a management information system at the Regional Revenue Agency (Badan Pendapatan Daerah/Bapenda) of West Sumatra Province. The research used a descriptive qualitative approach combined with SWOT analysis. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were processed into Internal Factor Analysis Summary (IFAS) and External Factor Analysis Summary (EFAS) matrices to determine the strategic position of the agency. The findings show that the digital transformation of tax management is supported by strong internal factors such as an integrated tax information system, online payment channels, and committed leadership, although it is still constrained by limited human-resource competence, uneven digital infrastructure, and incomplete data integration. External opportunities include increasing digital literacy, national e-government policy support, and collaboration with banking and financial-technology providers, while the main threats are cyber-security risks, taxpayer resistance, and the digital divide across regions. The IFAS score of 2.75 and the EFAS score of 2.65 place Bapenda West Sumatra in a growth-oriented position (Quadrant I), indicating that a progressive strategy (SO strategy) is the most appropriate. Overall, the management information system has strengthened the effectiveness, transparency, and accountability of regional tax management, but its sustainability requires continuous capacity building, infrastructure strengthening, and data-security governance.
References
Andriani, R., & Saputra, H. (2023). Penerapan sistem informasi manajemen dalam meningkatkan efisiensi pelayanan publik pada instansi pemerintah daerah. Jurnal Administrasi Publik dan Kebijakan, 5(2).
Fitri, A., & Wahyuni, S. (2024). Peran teknologi informasi terhadap akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah. Jurnal Akuntansi dan Keuangan Daerah, 9(1).
Handayani, T., & Rahman, F. (2023). Analisis SWOT dalam perumusan strategi peningkatan pendapatan asli daerah. Jurnal Manajemen Strategi dan Bisnis, 4(3).
Nurhaliza, D., & Pratama, Y. (2023). Kesiapan sumber daya manusia dalam implementasi e-government pada pemerintah daerah. Jurnal Ilmu Administrasi Negara, 11(2).
Prasetyo, B., & Lestari, N. (2024). Digitalisasi layanan Samsat dan pengaruhnya terhadap kepatuhan wajib pajak kendaraan bermotor. Jurnal Perpajakan Indonesia, 6(1).
Rahmawati, E., & Siregar, M. (2023). Transformasi digital sektor publik: Peluang dan tantangan tata kelola pemerintahan. Jurnal Kebijakan Publik dan Pemerintahan, 8(2).
Ramadhani, P., Yulia, R., & Putra, D. (2024). Pengaruh digitalisasi administrasi pajak terhadap penerimaan pendapatan asli daerah. Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Fiskal, 7(1).
Sari, M., & Hidayat, R. (2023). Implementasi sistem informasi manajemen pajak daerah berbasis web dalam meningkatkan pelayanan. Jurnal Sistem Informasi dan Teknologi, 10(2).
Wibowo, A., & Anggraini, L. (2024). Keamanan data dan tata kelola risiko dalam layanan pemerintahan berbasis elektronik. Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi, 12(1).
Yuliana, S., & Kurniawan, T. (2023). Strategi peningkatan penerimaan pajak daerah melalui inovasi layanan digital. Jurnal Ekonomi Pembangunan Daerah, 3(2).
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Peppy Eka Sari, Vicky Brama Kumbara

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





