Analisis Koordinasi Transportasi Multimoda Darat-Laut Menggunakan Metode Value Chain Analysis (VCA) dan Diagram Fishbone
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.13673Keywords:
Value Chain Analysis (VCA), Transportasi Multimoda, Diagram Fishbone, Integrasi Logistik, Efisiensi Rantai Pasok.Abstract
Transportasi multimoda memiliki peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan konektivitas sistem logistik nasional. Namun, koordinasi antara moda transportasi darat dan laut di Indonesia masih menghadapi berbagai kendala, seperti ketidaksinkronan jadwal operasional serta belum optimalnya integrasi sistem informasi logistik. Penelitian ini bertujuan menganalisis koordinasi transportasi multimoda darat-laut menggunakan metode Value Chain Analysis (VCA) dan Diagram Fishbone untuk mengidentifikasi aktivitas yang memberikan nilai tambah, menganalisis akar penyebab permasalahan koordinasi, serta merumuskan strategi perbaikan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi literatur dan analisis data sekunder yang berkaitan dengan operasional transportasi multimoda antara Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya dan Pelabuhan Soekarno-Hatta, Makassar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan utama terletak pada ketidaksinkronan jadwal antar moda transportasi dan lemahnya integrasi sistem informasi logistik. Hasil analisis menggunakan Value Chain Analysis (VCA) menunjukkan bahwa hambatan utama terjadi pada aktivitas inbound logistics dan operations. Sementara itu, analisis menggunakan Diagram Fishbone mengidentifikasi bahwa faktor Method, Man, dan Machine merupakan penyebab dominan terjadinya ketidakefisienan koordinasi. Berdasarkan hasil penelitian, strategi perbaikan yang direkomendasikan meliputi penyusunan standar operasional prosedur (SOP) transportasi multimoda, integrasi sistem informasi secara real-time melalui National Logistics Ecosystem (NLE), peningkatan kompetensi digital sumber daya manusia, serta penerapan indikator kinerja koordinasi. Implementasi strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional, mengurangi dwell time, dan meningkatkan daya saing sistem logistik multimoda di Indonesia.
References
Gunawan, I. (2022). Metode Penelitian Kualitatif: teori dan praktik. Bumi Aksara.
HS, T. I., Sony, I., & Sarinah, S. (2016). Kajian peningkatan peranan transportasi multimoda dalam mewujudkan visi logistik Indonesia 2025. Jurnal Manajemen Bisnis Transportasi Dan Logistik, 3(1), 69–84.
Ishikawa, K., & Loftus, J. H. (1990). Introduction to quality control (Vol. 98). Springer.
Juniati, H. (2017). Analisis Pengaruh Transportasi Multimoda terhadap Disparitas Harga di Propinsi Papua Barat.
Nugraha, B., & Santoso, A. D. (2025). Peran Transportasi Multimoda dalam Meningkatkan Konektivitas dan Efisiensi Logistik di Pulau Jawa. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(2), 1935–1948.
Porter, M. E. (2008). Competitive advantage: Creating and sustaining superior performance. simon and schuster.
Setiawan, A., Deswita, A., Shofiyaturrahmah, S., Firmansyah, F. B., & Prastyo, Y. (2025). Studi Kasus Analisis Defect Pada Komponen Otomotif Disertai Pemecahan Masalah Menggunakan Diagram Pareto Dan Fishbone. Jurnal Ilmiah Research Student, 2(2), 53–63.
Sitorus, B. S. (2022). Peranan Transportasi Multimoda dan National Logistic Ecosystem (NLE) dalam Meningkatkan Daya Saing Logistik Nasional. Jurnal Manajemen Bisnis Transportasi Dan Logistik, 8(1), 22.
Sulianta, F., & Widyatama, U. (2024). Diagram Fishbone untuk Berbagai Kebutuhan. November.
Tampubolon, A., Indrawan, R., & Maimunah, S. (2025). Strategi Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia Angkutan Multimoda di PT. Masaji Kargosentra Tama. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 8(1), 824–837.
Yulianita, P. E., Salsabila, Q., Wijaya, M. G. W., & Effendi, L. P. (2025). Reimajinasi Logistik Sumatera: Kerangka Rekayasa Nilai Hijau Untuk Integrasi Transportasi Berkelanjutan. Technopex 2025, 9(1), 516–522.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Muhamad Hikmat Aprianto, Saskia Kanisaa Puspanikan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





