Dakwah melalui Media: Representasi Nilai Humanisme dalam Film Sepatu Dahlan

Authors

  • Muhammad Ismail Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Aliasan Aliasan Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang
  • Anang Walian Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Keywords:

Dakwah melalui Media, Representasi, Humanisme Islam, Sepatu Dahlan.

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis representasi nilai-nilai humanisme dalam film Sepatu Dahlan sebagai media dakwah yang relevan dengan kehidupan masyarakat modern. Fokus penelitian meliputi representasi nilai humanisme, bentuk dakwah yang disampaikan melalui media film, serta peran film sebagai sarana dakwah dalam konteks sosial kontemporer. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif interpretatif. Data primer diperoleh dari film Sepatu Dahlan, sedangkan data sekunder berasal dari buku, jurnal, dan berbagai referensi ilmiah yang berkaitan dengan dakwah, komunikasi, media, dan humanisme. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi terhadap adegan, dialog, dan unsur visual, serta dokumentasi terhadap bagian-bagian yang relevan. Analisis data menggunakan teori representasi Stuart Hall dan semiotika Roland Barthes untuk mengungkap makna denotatif, konotatif, dan mitos yang terkandung dalam film, kemudian diinterpretasikan dalam perspektif dakwah dan humanisme Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Sepatu Dahlan merepresentasikan nilai-nilai humanisme berupa kerja keras, empati, solidaritas sosial, kejujuran, dan semangat pendidikan melalui perjalanan hidup tokoh utama. Dakwah dalam film disampaikan secara implisit melalui keteladanan dan nilai-nilai kehidupan tanpa menonjolkan simbol keagamaan, sehingga pesan yang disampaikan lebih persuasif dan mudah diterima oleh masyarakat. Film ini berperan sebagai media dakwah yang efektif dalam membangun kesadaran sosial dan nilai-nilai kemanusiaan melalui pendekatan yang humanis, kontekstual, dan sesuai dengan realitas kehidupan modern.

References

Alamsyah. (2021). Perspektif dakwah melalui film. Jurnal Dakwah Tabligh, 13(2), 197–211.

Aulia, B., dkk. (2023). Analisis semiotika pesan dakwah dalam film Ajari Aku Islam. Jurnal Pendidikan Tambusai, 7, 1719–1732.

Aziz, M. A. (2024). Ilmu dakwah (Edisi Revisi). Jakarta: Prenada Media.

Barthes, R. (1972). Elements of semiology. New York: Hill and Wang.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (3rd ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Danty, N., Pratiwi, I., & Afidah, I. (2022). Analisis semiotika Roland Barthes pesan dakwah dalam film Merindu Cahaya De Amstel. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 2, 93–98.

Effendy, O. U. (2009). Ilmu komunikasi: Teori dan praktik (Edisi ke-22). Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Franz Magnis-Suseno, S. J. Etika dasar: Masalah-masalah pokok filsafat moral. Yogyakarta: PT Kanisius.

Hall, S. (1997). Representation: Cultural representations and signifying practices. London: Sage Publications.

Hamandia, M. R., Hertimi, S., & Umariani, A. (2025). Dakwah di media digital: Sebuah analisis representasi nilai-nilai Islam pada film Merindu Cahaya De Amstel. Jurnal KIRANA: Social Science Journal, 2(3), 87–99.

Haq, I. (2023). Seni film sebagai sarana dakwah dalam perspektif Al-Qur'an (Analisis film 5 PM dengan teori semiotika Roland Barthes). IHSANIKA: Jurnal Pendidikan Agama Islam, 1(3), 49–65.

Koentjaraningrat. (1985). Pengantar ilmu antropologi. Jakarta: Aksara Baru.

Lufyani, M. D. (2021). Pesan Birrul Walidain dalam film Sepatu Dahlan (Analisis semiotika Roland Barthes). Skripsi.

Maslow, A. H. (2017). A theory of human motivation. Wilder Publications Incorporated.

Pancarrani, B., & Efendy, D. A. (2022). Film Sepatu Dahlan: Salah satu alternatif media pembelajaran pendidikan karakter anak sekolah dasar. Ghancaran: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4, 21–37.

Piliang, Y. A. (2012). Semiotika dan hipersemiotika: Kode, gaya & matinya makna. Yogyakarta: Jalasutra.

Rahmatika, A. (2021). Dakwah melalui film: Sebuah kajian aksiologi. Jurnal At-Taghyir, 4(1), 133–146.

Rismawati. (2025). Pesan dakwah dalam novel Ayat-Ayat Cinta karya Habiburrahman El-Shirazy (Kajian teori hermeneutika Paul Ricoeur). Skripsi. Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare.

Rogers, C. (1961). On becoming a person: A therapist's view of psychotherapy. Boston: Houghton Mifflin Company.

Sandyakala, M. C., Aliyudin, M., & Sambas, S. (2025). Film sebagai media dakwah: Analisis semiotika. Prophetica: Scientific and Research Journal of Islamic and Broadcasting, 5, 133–154.

Shohib. (2022). Hakikat dan tujuan dakwah dalam mewujudkan kehidupan yang damai dan harmonis. Tatar Pasundan: Jurnal Diklat Keagamaan, 12.

Sobur, A. (2012). Analisis teks media: Suatu pengantar untuk analisis wacana, analisis semiotik dan analisis framing. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Syah, H. (2023). Dakwah dalam film Islam di Indonesia (Antara idealisme dakwah dan komodifikasi agama). XIV(2), 263–282.

Downloads

Published

11-08-2026

How to Cite

Ismail, M., Aliasan, A., & Walian, A. . (2026). Dakwah melalui Media: Representasi Nilai Humanisme dalam Film Sepatu Dahlan. Journal of Innovative and Creativity (Joecy), 6(2), 44811–44818. Retrieved from https://joecy.org/index.php/joecy/article/view/13636

Issue

Section

Articles