Penerapan Pembelajaran Sejarah Menggunakan Model Discovery Learning pada Materi Jalur Rempah di SMK SMTI Padang
Penerapan Pembelajaran Sejarah Menggunakan Model Discovery Learning pada Materi Jalur Rempah di SMK SMTI Padang
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v6i2.13593Keywords:
pembelajaran sejarah, Discovery Learning, Jalur RempahAbstract
Pembelajaran sejarah pada materi Jalur Rempah memerlukan keterlibatan peserta didik dalam mengamati sumber, mengidentifikasi masalah, mengumpulkan dan mengolah informasi, memverifikasi temuan, serta menyusun generalisasi. Namun, keterlaksanaan setiap tahap tersebut belum dipetakan secara terukur di SMK SMTI Padang. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan pembelajaran sejarah menggunakan model Discovery Learning pada materi Jalur Rempah. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui angket skala Likert lima tingkat yang terdiri atas 20 pernyataan positif. Dari 69 respons awal, satu respons tidak disertai persetujuan dan dua respons tidak lengkap, sehingga 66 respons dianalisis. Analisis meliputi frekuensi, rata-rata, standar deviasi, persentase, corrected item-total correlation, dan koefisien Cronbach's Alpha. Hasil penelitian menunjukkan skor total 5.428 dari skor maksimal 6.600, rata-rata 4,11, dan persentase 82,24% dengan kategori sangat baik. Reliabilitas instrumen mencapai 0,930. Persentase tertinggi terdapat pada stimulation (88,18%), diikuti verification (86,36%) dan kepraktisan media (84,14%), sedangkan generalization menjadi aspek terendah (79,09%) tetapi tetap berkategori baik. Penerapan Discovery Learning dinilai sangat baik berdasarkan respons peserta didik, dengan penguatan yang masih diperlukan pada kegiatan menganalisis dan membandingkan sumber, berdiskusi, menghubungkan konsep, serta menyusun generalisasi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nisa Fahela

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





