Islam dan Kesehatan Mental: Menemukan Ketenangan dalam Iman
DOI:
https://doi.org/10.31004/joecy.v4i2.134Keywords:
Islam, Kesehatan, Ketenangan dalam IslamAbstract
Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kehidupan manusia, yang mencakup kesejahteraan emosional, psikologis, dan sosial. Dalam perspektif Islam, kesehatan mental tidak hanya berfokus pada aspek medis tetapi juga mencakup aspek spiritual yang berhubungan erat dengan keimanan. Islam menawarkan berbagai konsep yang dapat membantu individu mencapai ketenangan jiwa, seperti tawakal (berserah diri kepada Allah), shalat (sembahyang), dzikir (mengingat Allah), dan doa. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi hubungan antara ajaran Islam dan kesehatan mental serta bagaimana praktik keagamaan dapat membantu mengatasi stres, kecemasan, dan depresi. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur dari berbagai sumber akademik, kitab suci Al-Qur'an, dan hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keyakinan terhadap Islam dapat meningkatkan daya tahan psikologis, memberikan ketenangan batin, serta mengurangi risiko gangguan mental. Artikel ini menekankan pentingnya memperkuat keimanan sebagai bagian dari strategi menjaga kesehatan mental dan kesejahteraan emosional dalam kehidupan sehari-hari.
References
Al-Qur'anul Karim
Adrian, Y., & Agustina, R. L. (2019). Kompetensi Guru di Era Revolusi Industri 4. Lentera: Jurnal Pendidikan, 14(2). https://doi.org/10.33654/jpl.v14i2.907
Bintang, A. R., Makruf, M., Siahaan, A. D., & Gusmanelli, G. (2023). Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah. Journal of Mandalika Social Science, 1(2), 71–78. https://doi.org/10.59613/jomss.v1i2.49
Elkarimah, M. F. (2020). Kerukunan Antarumat Beragama di Kampung Sawah, Bekasi: Potret Masyarakat Madani. Human Narratives, 1(2), 55–65. https://doi.org/10.30998/hn.v1i2.180
Hidayah, F. A. N., Sholihah, F. U., Imam, F. I., Yuliyanti, H. D., Wahyono, & Sari, D. F. P. A. (2024). Pemurnian dan Pembaharuan Islam dalam Pendidikan Agama Islam di Indonesia. Al-Fiqh, 1(3), 101–112. https://doi.org/10.59996/al-fiqh.v1i3.281
Mustaniruddin, A., Afriyadi, H., & Abu Bakar, J. (2021). Indikator Terciptanya Masyarakat Madani Perspektif Al-Qur’an. TAJDID: Jurnal Ilmu Ushuluddin, 19(2), 164–187. https://doi.org/10.30631/tjd.v19i2.127
Pangestu, M. Y. C. (2021). Kajian Psikolinguistik Bahasa Skizofrenia: Studi Kasus pada Tokoh Utama dalam Film “Fractured.” Deiksis, 13(3), 257. https://doi.org/10.30998/deiksis.v13i3.8222
Syahrul, S., & Nurhafizah, N. (2022). Analisis Pola Asuh Demokratis terhadap Perkembangan Sosial dan Emosional Anak di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5506–5518. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.1717
Tang, S., Xiang, M., Cheung, T., & Xiang, Y. T. (2021). Mental health and its correlates among children and adolescents during COVID-19 school closure: The importance of parent-child discussion. Journal of Affective Disorders, 279. https://doi.org/10.1016/j.jad.2020.10.016
Zaim, M. (2020). Media Pembelajaran Agama Islam Di Era Milenial 4.0 Learning Media of Islamic Religion in the Milenial Era 4.0. Jurnal Kependidikan Islam, 6(1), 1–17.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Sucitra Sucitra, Aris Fadillah, Mukhlissal Hasbi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





